Aquascape Minimalis, Tanpa CO2, Cocok untuk Pemula yang Ingin Praktis

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB
Aquascape minimalis modal Rp247 ribu tanpa injeksi CO2 bisa menjadi pilihan pemula yang ingin setup sederhana dengan maintenance lebih praktis. (PINTEREST)
Aquascape minimalis modal Rp247 ribu tanpa injeksi CO2 bisa menjadi pilihan pemula yang ingin setup sederhana dengan maintenance lebih praktis. (PINTEREST)

JAKARTA - Aquascape minimalis tidak selalu membutuhkan modal besar dan peralatan yang rumit. Sebuah setup dalam video menunjukkan akuarium dengan total biaya Rp247 ribu yang dibuat tanpa injeksi CO2. Konsep ini ditujukan terutama bagi orang yang baru terjun ke dunia aquascape dan ingin perawatan yang lebih sederhana.

Aquascape tersebut menggunakan sejumlah bahan dengan harga yang disesuaikan anggaran. Akuarium yang dipakai merupakan barang bekas dengan harga Rp30 ribu. Kemudian ada lampu seharga Rp40 ribu dan filter gantung Rp50 ribu.

Sementara itu, komponen lainnya terdiri dari kayu Rasamala, pasir pumis, bakteri starter, lem, serta tanaman. Jika seluruh bahan digabungkan, modal yang disebutkan dalam video mencapai Rp247 ribu.

Setup tersebut dibuat sebagai gambaran bagi mereka yang ingin mulai membuat aquascape dengan biaya terbatas. Pembuat video juga menunjukkan bahwa pemilihan bahan dapat disiasati agar sebuah tank tetap bisa dibuat dengan anggaran yang relatif rendah.

Ketika pertama kali diperlihatkan, tank tersebut baru selesai disetting dan berusia sekitar 30 menit. Setelah proses setting selesai, aquascape dibiarkan selama satu hari agar air menjadi lebih bening sebelum dilanjutkan dengan pengambilan video sinematik.

Baca Juga: Kimeng Berkarakter Tua Jadi Koleksi Istimewa, Tampilannya Seperti Pohon Ratusan Tahun

Dibuat Tanpa Injeksi CO2

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam setup tersebut adalah penggunaan tanaman tanpa suplai atau injeksi CO2. Pembuat video menyebut seluruh tanaman yang berada di dalam tank dapat bertahan tanpa injeksi CO2.

Konsep ini kemudian direkomendasikan bagi orang yang baru memulai hobi aquascape. Dengan tidak menggunakan injeksi CO2, perlengkapan yang diperlukan menjadi lebih sederhana.

Aquascape tersebut juga diarahkan kepada orang yang merasa malas melakukan maintenance atau terlalu sering mengganti air. Berdasarkan pengalaman pembuat video, tanaman yang digunakan masih dapat bertahan dan tumbuh meski pergantian air dilakukan satu bulan sekali.

Namun, terdapat syarat yang tetap perlu diperhatikan, yakni pencahayaan harus konsisten. Lampu menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kondisi tanaman yang berada di dalam tank.

Minggu Pertama Perlu Lebih Sering Ganti Air

Meski konsepnya menawarkan perawatan yang lebih praktis, pembuat video tetap memberikan saran mengenai pergantian air. Pada minggu pertama setelah penanaman, pergantian air disarankan dilakukan minimal dua hari sekali.

Saran tersebut diberikan karena pada masa awal penanaman dapat muncul tanin, biofilm, dan kondisi lain yang berkaitan dengan proses awal setup. Setelah kondisi tersebut selesai, pergantian air dapat dilakukan satu bulan sekali sesuai pengalaman yang disampaikan.

Namun, jika pemilik mampu melakukan pergantian air lebih rutin, langkah tersebut tetap dianjurkan. Pembuat video menyebut pertumbuhan tanaman dapat menjadi lebih baik apabila pergantian air dilakukan lebih rutin.

Perawatan juga tidak hanya berkaitan dengan air. Konsistensi lampu tetap menjadi perhatian. Karena itu, pemilik aquascape perlu menjaga pencahayaan agar tetap konsisten sesuai kebutuhan setup.

Baca Juga: Kimeng Berkarakter Tua Jadi Koleksi Istimewa, Tampilannya Seperti Pohon Ratusan Tahun

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan tank tersebut menunjukkan konsep sederhana yang dapat diterapkan dengan anggaran terbatas. Selain akuarium bekas, lampu, dan filter gantung, setup juga memanfaatkan kayu Rasamala, pasir pumis, bakteri starter, lem, serta tanaman.

Total biaya Rp247 ribu menjadi salah satu daya tarik dari setup tersebut. Konsep ini sekaligus memperlihatkan pilihan bagi pemula yang ingin mencoba membuat aquascape tanpa harus langsung menggunakan sistem yang kompleks.

Tidak adanya injeksi CO2 juga menjadi bagian dari konsep yang ditawarkan. Tanaman dalam tank disebut mampu bertahan tanpa injeksi tersebut, sehingga setup dapat menjadi gambaran bagi orang yang baru mengenal aquascape.

Meski demikian, perawatan tetap tidak bisa sepenuhnya ditinggalkan. Pergantian air dan konsistensi lampu masih menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Dengan demikian, konsep aquascape minimalis ini lebih menekankan penggunaan bahan sederhana, modal terbatas, serta pola maintenance yang dapat disesuaikan dengan kondisi tank.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Aqua Realistic
Aquascape Pemula Aquascape Minimalis Maintenance Aquascape Aquascape Tanpa CO2 Aquarium