JAKARTA - Aquascape minimalis dapat dibuat dari akuarium berukuran kecil dengan memadukan batu, pasir, tanaman, pupuk dasar, lampu, dan filter gantung. Konsep ini tidak hanya membuat akuarium menjadi tempat memelihara ikan hias, tetapi juga menambahkan unsur seni agar tampil lebih estetis.
Dalam pembuatan aquascape mini, tahap awal dimulai dengan menyiapkan akuarium beserta perlengkapan pendukung. Lampu dipasang terlebih dahulu, kemudian filter gantung digunakan untuk sistem penyaringan air. Sebelum masuk ke tahap dekorasi, akuarium diisi air untuk memastikan seluruh peralatan dapat berfungsi dan berjalan normal.
Setelah perlengkapan dipastikan bekerja, proses menghias akuarium dapat dimulai. Bahan utama yang digunakan berupa batu lapa sekitar 1 kilogram. Jumlah material tetap disesuaikan dengan dimensi akuarium agar komposisinya tidak berlebihan.
Selain batu, beberapa tanaman juga disiapkan. Tanaman yang digunakan terdiri dari javapen sebanyak tiga porsi, kriptocorin satu porsi, buce palandra satu porsi, serta moss satu porsi. Moss digunakan untuk memberikan kesan natural pada tampilan aquascape.
Bahan lainnya adalah pasir sekitar dua bungkus dan pupuk dasar secukupnya. Pupuk dasar menjadi lapisan awal sebelum ditutup menggunakan pasir. Setelah pasir dimasukkan, permukaannya dirapikan agar siap menjadi dasar untuk penyusunan batu.
Baca Juga: Aquascape Pemula Tema Natural, Ini Langkah Sederhana Membuatnya
Susun Batu Sesuai Kreasi
Tahap berikutnya adalah menata batu. Batu berukuran besar ditempatkan terlebih dahulu, kemudian dilengkapi dengan batu-batu kecil di sisi kiri maupun kanan. Penyusunan tidak memiliki pola yang harus diikuti secara kaku.
Kreativitas dan imajinasi digunakan untuk menentukan komposisi yang dianggap sesuai. Setelah susunan batu dirasa sudah pas, batu dapat direkatkan menggunakan lem Korea. Perekat tersebut digunakan agar susunan batu menjadi lebih menyatu dan kuat.
Pasir kemudian ditambahkan pada bagian belakang akuarium. Bagian tersebut dibuat lebih tinggi sehingga memberikan perbedaan ketinggian dalam susunan aquascape.
Setelah hardscape selesai, akuarium kembali diisi air. Air kemudian dikuras untuk mempersiapkan tahap penanaman tanaman yang telah disediakan.
Penanaman diawali dengan moss. Tanaman tersebut ditempelkan pada batu menggunakan lem Korea. Penempatannya disesuaikan dengan porsi yang tersedia sambil tetap mempertahankan karakteristik batu.
Bagian batu yang dianggap cocok kemudian ditutup dengan moss. Namun, susunan tanaman tidak dibuat sampai menghilangkan bentuk asli batu. Karakter material tetap dipertahankan agar kesan natural tetap terlihat.
Berikutnya, buce palandra diselipkan di antara bagian-bagian batu. Sementara itu, kriptokorin ditanam pada bagian belakang batu. Tanaman javapen kemudian digunakan untuk memadatkan komposisi tanaman pada area yang sudah disiapkan.
Setelah seluruh tanaman selesai ditata, susunan kembali diperiksa dan dirapikan. Air kemudian dimasukkan kembali. Lampu dipasang dan filter dijalankan untuk melengkapi sistem akuarium.
Baca Juga: Aquascape Pemula Tema Natural, Ini Langkah Sederhana Membuatnya
Pembuatan aquascape minimalis tersebut dinyatakan selesai setelah seluruh tanaman, batu, lampu, dan filter berada pada posisi yang sesuai. Perawatan selanjutnya menekankan pada kebersihan akuarium.
Tanaman yang digunakan dalam contoh tersebut disebut sebagai tanaman yang low maintenance dan low cahaya. Meski demikian, kebersihan tetap perlu dijaga. Lampu juga disarankan tetap menyala secara stabil selama 7 hingga 8 jam.
Dengan bahan yang relatif sederhana, akuarium kecil dapat diubah menjadi aquascape mini yang memadukan unsur tanaman dan batu. Penyusunan material berdasarkan kreativitas menjadi bagian penting untuk mempertahankan tampilan natural sekaligus memberikan nilai estetis pada akuarium.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Aqua One Design