Aquascape Natural untuk Pemula, Begini Cara Membuat Tank 30 Cm dengan Empat Tanaman

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 16:05 WIB
Aquascape Natural bisa dibuat dengan tank 30 x 25 x 25 cm. Simak tahapan hardscape, cycling, hingga planting dengan empat jenis tanaman. (PINTEREST)
Aquascape Natural bisa dibuat dengan tank 30 x 25 x 25 cm. Simak tahapan hardscape, cycling, hingga planting dengan empat jenis tanaman. (PINTEREST)

JAKARTA - Aquascape natural dapat dibuat dengan konsep sederhana menggunakan akuarium berukuran 30 x 25 x 25 sentimeter, filter gantung, lampu model jepit, batu, kayu, serta sejumlah tanaman. Konsep ini cocok menjadi contoh bagi pemula yang ingin belajar membuat aquascape dengan tahapan yang tidak terlalu rumit.

Dalam video tersebut, pembuat aquascape menyarankan pemula untuk memulai dari konsep yang simpel. Tema natural dipilih dengan menonjolkan susunan batu dan kayu sebagai hardscape, kemudian dilengkapi tanaman yang ditempatkan di sejumlah bagian akuarium.

Peralatan utama yang disiapkan terdiri dari akuarium berukuran 30 x 25 x 25 sentimeter, filter gantung, dan lampu model jepit. Filter yang digunakan memiliki daya sekitar 3 watt, sedangkan lampunya sekitar 5 watt. Dengan demikian, total daya kedua perangkat tersebut sekitar 8 watt.

Penggunaan perangkat juga memiliki durasi berbeda. Filter dinyalakan selama 24 jam, sementara lampu cukup menyala sekitar 7 sampai 8 jam.

Baca Juga: Aquascape Pemula Tema Natural, Mulai dari Akuarium hingga Proses Planting

Susun Hardscape Mengikuti Bentuk Material

Tahap awal pembuatan Aquascape Natural adalah menyusun batu dan kayu menjadi hardscape. Bentuk susunan dapat disesuaikan dengan kreativitas pembuatnya. Namun, ada satu tips yang diberikan, yakni mengikuti karakter atau bentuk bahan yang digunakan.

Jika material memiliki bentuk melengkung, misalnya, alurnya dapat disesuaikan dengan bentuk tersebut. Begitu pula apabila material memiliki bentuk zigzag, bergelombang, atau lurus. Penyesuaian ini dilakukan agar susunan hardscape terlihat lebih natural.

Setelah hardscape selesai dibuat, susunan tersebut dikeluarkan terlebih dahulu. Bagian dasar kemudian diberi rumah bakteri. Dalam contoh tersebut, kerikil batu Lapa digunakan sebagai bagian dari lapisan tersebut.

Kerikil kemudian ditutup menggunakan pasir Malang kasar yang sebelumnya sudah dicuci. Material tersebut dirapikan dan ditempatkan pada bagian belakang. Hardscape yang sebelumnya dibuat kemudian dimasukkan kembali secara perlahan.

Pupuk dasar ditambahkan dalam jumlah sedikit pada bagian belakang. Jika bagian depan nantinya akan ditanami, pupuk dasar juga dapat ditambahkan di area tersebut agar tanaman memperoleh nutrisi.

Setelah itu, bagian dasar kembali ditutup menggunakan soil. Ketebalan soil di bagian belakang disebut sekitar 3 sampai 4 jari atau kurang lebih 1 kilogram. Lapisan ini dibuat cukup tinggi agar proses penanaman tanaman menjadi lebih mudah.

Cycling Dilakukan Sebelum Penanaman

Setelah lapisan dasar selesai, akuarium disiram secara perlahan. Proses tersebut membuat air menjadi keruh karena debu dari soil. Air kemudian dikuras dan akuarium diisi kembali secara perlahan untuk masuk ke proses cycling atau perendaman.

Dalam video, proses cycling disarankan dilakukan minimal selama satu minggu. Setelah proses tersebut dianggap selesai, air kembali dikuras sebelum tahap berikutnya dilakukan.

Untuk memberikan perbedaan warna pada bagian depan, pasir silika putih ditambahkan sebagai elemen kosmetik. Warna putih tersebut digunakan untuk membuat gradasi antara bagian depan dan hardscape yang cenderung berwarna gelap.

Kerikil juga ditambahkan agar perpindahan dari batu berukuran besar menuju pasir terlihat lebih halus. Susunan tersebut menjadi bagian yang mendukung tampilan natural pada akuarium.

Setelah hardscape dan bagian dasar selesai, tahap berikutnya adalah planting. Ada empat jenis tanaman yang digunakan dalam contoh ini, yakni moss, bucephalandra, cryptocorin, dan baby tears.

Baca Juga: Aquascape Pemula Tema Natural, Mulai dari Akuarium hingga Proses Planting

Moss ditempelkan pada bagian sambungan batu, lubang, atau celah-celah hardscape. Sementara bucephalandra cukup diselipkan di antara batu atau batang akar yang digunakan.

Tanaman cryptocorin yang disebut sebagai tanaman low maintenance ditempatkan di bagian belakang hardscape. Baby tears juga ditanam pada bagian belakang.

Setelah seluruh tanaman tertata, akuarium kemudian diisi air secara perlahan. Kondisi aquascape dipantau setelah proses pembuatan. Pada hari keempat, ditemukan tanaman yang mulai membusuk pada bagian daunnya.

Daun yang membusuk kemudian harus segera dipotong dan dibuang. Proses pembersihan atau pergantian air juga dilakukan. Sementara itu, tanaman baby tears disebut tumbuh cukup subur, sedangkan moss masih aman dan bucephalandra juga tetap dalam kondisi baik.

Rangkaian tersebut menunjukkan tahapan pembuatan Aquascape Natural mulai dari menyiapkan peralatan, menyusun hardscape, membuat lapisan dasar, melakukan cycling, menambahkan elemen pasir dan kerikil, hingga menanam tanaman. Bagi pemula, setiap tahapan dapat dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan susunan material dan kebutuhan tanaman.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Aqua One Design
Aquascape Pemula Aquascape Natural Hardscape Aquascape Tanaman Aquascape Cycling Aquascape