Aquascape Natural Sederhana untuk Pemula, Pakai 4 Tanaman dan Tank 30 Cm

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 16:15 WIB
Aquascape Natural sederhana bisa dibuat dengan tank 30 x 25 x 25 cm dan empat tanaman, mulai dari hardscape hingga proses planting. (PINTEREST)
Aquascape Natural sederhana bisa dibuat dengan tank 30 x 25 x 25 cm dan empat tanaman, mulai dari hardscape hingga proses planting. (PINTEREST)

JAKARTA - Aquascape natural bisa dibuat dengan konsep sederhana menggunakan akuarium berukuran 30 x 25 x 25 sentimeter. Dalam sebuah contoh pembuatan, setup ini memanfaatkan batu dan kayu sebagai hardscape serta empat jenis tanaman untuk menghasilkan tampilan yang natural.

Konsep tersebut dibuat sebagai panduan bagi mereka yang baru belajar membuat aquascape. Tahapannya dimulai dari menyiapkan akuarium, filter gantung, dan lampu model jepit. Filter yang digunakan memiliki daya sekitar 3 watt, sedangkan lampu sekitar 5 watt.

Filter dinyalakan selama 24 jam, sementara lampu digunakan selama 7 sampai 8 jam. Setelah perlengkapan utama tersedia, proses dilanjutkan dengan menyiapkan batu Lapa dan kayu untuk membentuk hardscape.

Dalam pembuatan hardscape, susunan batu dan kayu disesuaikan dengan kreativitas. Namun, pembuat video memberikan tips agar bentuk material tetap menjadi acuan utama. Material yang melengkung dapat disusun mengikuti alur lengkungnya. Begitu juga bahan dengan bentuk zigzag, bergelombang, atau lurus.

Baca Juga: Aquascape Pemula, Ini Urutan Setup Akuarium agar Ikan dan Tanaman Tidak Mudah Bermasalah

Membuat Dasar Akuarium

Setelah hardscape selesai disusun, rangkaian tersebut dikeluarkan sementara. Bagian dasar akuarium kemudian diberi rumah bakteri menggunakan kerikil batu Lapa.

Lapisan tersebut selanjutnya ditutup dengan pasir Malang kasar yang sudah dicuci. Pasir dirapikan dan ditempatkan di bagian belakang sebelum hardscape dimasukkan kembali secara perlahan.

Pupuk dasar kemudian ditambahkan sedikit pada bagian belakang. Area depan juga dapat diberi pupuk dasar jika nantinya akan digunakan untuk menanam tanaman.

Tahap berikutnya adalah menambahkan soil. Bagian belakang dibuat lebih tinggi dengan ketebalan sekitar 3 sampai 4 jari atau menggunakan kurang lebih 1 kilogram soil. Lapisan tersebut membantu mempermudah proses penanaman.

Setelah dasar akuarium selesai, permukaan disiram secara perlahan. Air yang menjadi keruh karena debu soil kemudian dikuras. Akuarium kembali diisi secara perlahan untuk menjalani proses cycling atau perendaman.

Proses cycling disarankan dilakukan minimal selama satu minggu. Setelah proses tersebut selesai, air dikuras kembali sebelum masuk ke tahap penataan berikutnya.

Untuk memberikan variasi warna, pasir silika putih ditambahkan pada bagian depan sebagai elemen kosmetik. Pasir tersebut memberikan perpindahan warna antara area depan dan hardscape yang berwarna lebih gelap.

Kerikil kemudian ditambahkan di antara batu dan pasir. Penambahan tersebut membuat perpindahan dari batu berukuran besar menuju pasir menjadi lebih halus sehingga tampilan aquascape terlihat lebih natural.

Empat Tanaman untuk Melengkapi Setup

Tahap selanjutnya adalah planting. Dalam contoh tersebut, empat tanaman digunakan untuk mengisi akuarium, yakni moss, bucephalandra, cryptocorin, dan baby tears.

Moss ditempatkan pada bagian sambungan batu serta celah-celah hardscape. Penempatannya disesuaikan dengan kebutuhan dan porsi yang diinginkan.

Bucephalandra kemudian diselipkan di antara batu atau batang akar. Sementara cryptocorin ditanam pada bagian belakang hardscape. Tanaman baby tears juga ditempatkan di bagian belakang.

Setelah semua tanaman selesai ditata, air kembali dimasukkan secara perlahan. Kondisi akuarium kemudian dipantau setelah proses pembuatan.

Pada hari pertama dan kedua, perkembangan setup terus diperhatikan. Ketika memasuki hari keempat, ditemukan tanaman yang mulai membusuk pada bagian daunnya. Daun tersebut kemudian harus segera dipotong dan dibuang.

Baca Juga: Aquascape Pemula, Ini Urutan Setup Akuarium agar Ikan dan Tanaman Tidak Mudah Bermasalah

Selain memangkas bagian yang membusuk, proses pembersihan atau pergantian air juga dilakukan. Sementara itu, baby tears disebut tumbuh cukup subur. Moss masih dalam kondisi aman, begitu pula dengan bucephalandra.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa pembuatan Aquascape Natural dapat dimulai dari konsep sederhana. Pemilihan hardscape menjadi bagian penting karena susunan batu dan kayu menentukan bentuk utama tampilan akuarium.

Selain itu, proses pembuatan tidak berhenti setelah tanaman ditanam. Kondisi tanaman tetap perlu diperiksa. Ketika ditemukan daun yang membusuk, bagian tersebut segera dipotong dan dibersihkan.

Bagi pemula yang masih bingung, tahapan pembuatan dapat dipelajari kembali secara bertahap. Mulai dari penyusunan hardscape, penempatan lapisan dasar, proses cycling, penambahan pasir dan kerikil, hingga planting menjadi rangkaian utama dalam contoh Aquascape Natural tersebut.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Aqua One Design
Aquascape Pemula Aquascape Natural Hardscape Tanaman Aquascape aquascape