Aquascape Nano Natural untuk Pemula, Mulai dari Tank Kecil hingga Perawatannya

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB
Aquascape Nano tema natural bisa dibuat pemula dengan tank kecil, tanaman mudah dirawat, hardscape sederhana, dan perawatan rutin. (PINTEREST)
Aquascape Nano tema natural bisa dibuat pemula dengan tank kecil, tanaman mudah dirawat, hardscape sederhana, dan perawatan rutin. (PINTEREST)

JAKARTA - Aquascape Nano dengan tema natural bisa menjadi pilihan bagi pemula yang ingin mulai membuat aquascape dengan ukuran akuarium yang relatif kecil. Dalam tutorial tersebut, digunakan akuarium berukuran 30 x 35 cm dengan konsep sederhana, tanpa injeksi CO2, serta memanfaatkan tanaman yang relatif mudah dirawat.

Konsep natural diterapkan melalui perpaduan hardscape berupa batu dan kayu dengan sejumlah tanaman air. Setup tersebut juga menggunakan lampu berdaya 6 watt dan filter gantung. Lampu dinyalakan sekitar 7–8 jam, sedangkan filter bekerja selama 24 jam.

Pemilihan perlengkapan menjadi salah satu bagian penting dalam pembuatan Aquascape Nano. Dalam video, penggunaan lampu disesuaikan dengan tema dan jumlah tanaman. Untuk setup natural sederhana tanpa injeksi CO2, lampu dengan daya yang tidak berlebihan dipilih agar potensi munculnya alga dapat lebih kecil.

Baca Juga: Aquascape Minimalis Tema Natural Bisa Dibuat dengan Empat Tanaman

Menyiapkan Dasar Aquascape Nano

Sebelum menyusun hardscape, dasar akuarium terlebih dahulu disiapkan menggunakan beberapa komponen. Di antaranya rumah bakteri, bakteri starter, pupuk dasar, dan soil.

Rumah bakteri ditempatkan terlebih dahulu, kemudian dirapikan agar tidak terlihat dari sisi depan maupun samping akuarium. Setelah itu, bakteri starter ditambahkan. Dalam penjelasan video, komponen tersebut digunakan untuk membantu proses pengolahan amonia sehingga akar tanaman dapat memperoleh nutrisi dari hasil pengolahan tersebut.

Pupuk dasar kemudian diberikan sebelum soil dituangkan. Untuk akuarium dengan ukuran tersebut, digunakan soil kemasan 1 liter dengan kebutuhan sekitar tiga liter agar bagian belakang memiliki ketebalan yang cukup. Ketebalan soil di bagian belakang juga membantu mendapatkan susunan tanaman yang lebih menarik.

Saat merapikan soil, bagian yang dirapikan hanya soil-nya. Pupuk dasar yang sudah berada di bawah tidak boleh ikut terangkat ke permukaan.

Setelah dasar selesai, hardscape mulai disusun. Dua batu dengan ukuran berbeda digunakan agar susunan tidak terlihat monoton. Posisi batu ditempatkan di bagian tengah dengan tetap menyisakan ruang untuk tanaman latar belakang dan area gerak ikan.

Kayu Rasamala berukuran kecil kemudian ditambahkan sebagai elemen pendukung. Kayu tersebut sebelumnya sudah direndam selama beberapa hari sehingga dapat tenggelam.

Tanaman Disusun Berdasarkan Tinggi

Tahap berikutnya adalah penanaman. Video tersebut menyarankan pemula memilih tanaman yang mudah dirawat terlebih dahulu. Pemilihan tanaman menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan karena hasil akhir aquascape bisa tidak sesuai harapan jika jenis tanaman dan kebutuhan perlengkapannya tidak diperhitungkan.

Penanaman dimulai dengan memasukkan sedikit air agar substrat tidak berantakan. Tanaman berukuran lebih panjang ditempatkan di bagian belakang atau background. Tanaman dengan ukuran menengah berada di bagian tengah, termasuk cryptocoryne, sedangkan tanaman yang lebih pendek digunakan pada bagian depan atau foreground.

Salah satu tanaman yang digunakan pada bagian depan adalah Sagittaria subulata. Beberapa anubias juga ditempatkan di area hardscape sebagai pemanis. Tanaman tersebut disusun dari ukuran lebih kecil hingga sedikit lebih besar untuk menciptakan titik perhatian atau focal point di dalam akuarium.

Untuk membuat tanaman lebih rapi, penggunaan pinset disarankan. Tanaman yang ditempel pada kayu atau hardscape dapat menggunakan lem khusus aquascape maupun kabel ties.

Baca Juga: Aquascape Minimalis Tema Natural Bisa Dibuat dengan Empat Tanaman

Setelah seluruh tanaman tertata, akuarium diisi air hingga penuh. Filter hang-on kemudian dipasang. Dalam video, pembuat setup menyarankan penggunaan filter dengan ukuran lebih besar karena dinilai dapat membantu proses pembersihan air lebih cepat.

Perawatan menjadi tahap yang tidak kalah penting setelah Aquascape Nano selesai dibuat. Penggantian air sekitar 30 persen dilakukan secara rutin. Busa filter juga perlu dicuci dan dapat diganti apabila diperlukan.

Selain air dan filter, tanaman juga membutuhkan nutrisi. Pupuk cair dapat diberikan mengikuti petunjuk penggunaan yang tercantum pada kemasan. Untuk setup yang menggunakan tanaman jenis tertentu, pupuk cair disesuaikan dengan kebutuhan tanaman tersebut.

Video tersebut menekankan bahwa pemula sebaiknya memulai dari ukuran kecil terlebih dahulu. Setelah berhasil memahami proses setup dan perawatan, ukuran aquascape dapat ditingkatkan secara bertahap. Dengan pendekatan tersebut, Aquascape Nano menjadi salah satu contoh setup sederhana yang dapat dijadikan latihan bagi orang yang baru ingin mengenal hobi aquascape.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : AQUA SHRIMP MEDAN
Aquascape Pemula Aquascape Natural Hardscape Tanaman Aquascape Aquascape Nano