Cara Merawat Ikan Cupang bagi Pemula, Air hingga Pakan Tak Boleh Asal

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:03 WIB
Cara merawat ikan cupang bagi pemula perlu memperhatikan air, wadah, pakan, cahaya matahari, dan kondisi kesehatan ikan. (PINTEREST)
Cara merawat ikan cupang bagi pemula perlu memperhatikan air, wadah, pakan, cahaya matahari, dan kondisi kesehatan ikan. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara merawat ikan cupang bagi pemula tidak harus rumit. Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan adalah kualitas air, ukuran wadah, makanan, paparan cahaya matahari, serta kondisi kesehatan ikan.

Tips tersebut dibagikan dalam sebuah video YouTube yang membahas pengalaman memelihara ikan cupang. Perawatan dibuat sederhana agar dapat dilakukan oleh penghobi, termasuk mereka yang memiliki kesibukan sehari-hari.

Sebelum membeli ikan, pemilik dalam video menyarankan penghobi baru membeli minimal dua ekor. Namun, kedua ikan tersebut tetap ditempatkan dalam wadah berbeda. Menurutnya, ikan dapat digunakan sebagai lawan saat proses tertentu dalam pemeliharaan.

Untuk memilih ikan, ia memberikan cara sederhana. Penghobi disarankan memilih ikan yang benar-benar disukai. Baginya, rasa suka terhadap ikan menjadi pertimbangan awal ketika menentukan ikan yang akan dipelihara.

Baca Juga: Dugaan Pelibatan Pelajar di Aksi KONI Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Kualitas Air Jadi Perhatian Utama

Setelah memiliki ikan, kualitas air menjadi hal yang paling ditekankan. Air untuk ikan cupang sebaiknya tidak keruh, tidak berbau, dan terlihat bening.

Ia menyebut air tanah dengan kondisi tersebut dapat digunakan. Sementara bagi penghobi yang memakai air PAM atau PDAM, air perlu diendapkan terlebih dahulu minimal 24 jam. Menurut pengalaman yang dibagikan dalam video, semakin lama air diendapkan akan semakin baik.

Selain air, penghobi juga perlu menyesuaikan ukuran wadah dengan kebutuhan ikan. Dalam video ditunjukkan beberapa ukuran soliter, mulai dari sekitar 1 liter hingga 4 liter.

Wadah yang lebih kecil membutuhkan pergantian air lebih sering. Contohnya, soliter berukuran 1 liter disebut perlu diganti air setiap hari. Sebab, kotoran ikan dapat berubah menjadi amonia dan berpotensi meracuni ikan apabila tidak ditangani.

Ukuran wadah juga berkaitan dengan ruang gerak. Ikan cupang membutuhkan ruang untuk berenang dan beraktivitas. Wadah yang terlalu sempit dikhawatirkan memengaruhi pertumbuhan ikan.

Sebagai tambahan, pemilik dalam video menyebut penggunaan garam ikan. Berdasarkan pengalamannya, garam ikan dapat membantu menekan bakteri, mencegah parasit yang dapat membuat tubuh ikan gatal, serta membantu membersihkan insang.

Daun ketapang dan obat biru tidak disebut sebagai sesuatu yang wajib. Namun, keduanya direkomendasikan sebagai tambahan dalam kondisi tertentu. Daun ketapang, misalnya, disebut dapat membuat ikan cupang lebih nyaman.

Pakan Harus Disesuaikan

Pemberian pakan juga menjadi bagian penting dalam cara merawat ikan cupang. Penghobi disarankan tidak memaksakan jenis makanan tertentu hanya karena dianggap bagus oleh orang lain.

Hal yang perlu diperhatikan adalah ikan mau memakan pakan tersebut. Ketersediaan pakan di sekitar rumah juga menjadi pertimbangan agar perawatan tidak justru menyulitkan pemilik.

Dalam pengalamannya, beberapa jenis pakan seperti cacing darah hidup, kutu air, dan jentik nyamuk tidak tersedia di sekitar rumah. Karena itu, ia lebih sering memberikan cacing sutra, pelet, dan cacing darah beku.

Bagi penghobi yang memiliki anggaran lebih, ikan cupang juga dapat ditempatkan di akuarium atau aquascape. Wadah bisa dilengkapi kerikil, ornamen, dan tanaman hidup.

Tanaman hidup disebut dapat memberikan tempat bagi ikan untuk bersembunyi dan mengeksplorasi lingkungan. Selain itu, tanaman juga disebut dapat membantu menyuplai oksigen dan menyerap amonia dari kotoran ikan.

Baca Juga: Dugaan Pelibatan Pelajar di Aksi KONI Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Perawatan berikutnya adalah memberikan paparan cahaya matahari. Dalam video, ikan disebut dapat dijemur sekitar 30 menit saat pergantian air. Penjemuran tidak perlu dilakukan setiap hari.

Bagi pemilik yang tidak memiliki waktu khusus, ikan dapat ditempatkan di dekat jendela sehingga mendapat cahaya matahari pada pagi hari. Posisi ikan tetap perlu diperhatikan agar tidak terkena panas berlebihan.

Jika ikan menunjukkan kondisi sakit, pemilik juga diminta tidak membiarkannya begitu saja. Pertolongan sebaiknya diberikan dengan obat yang sesuai. Obat untuk ikan umumnya tersedia di toko ikan.

Berbagai cara tersebut merupakan pengalaman pribadi pemilik dalam memelihara ikan cupang. Ia juga membuka ruang bagi penghobi lain untuk berbagi pengalaman dan tips perawatan agar pengetahuan tentang ikan cupang semakin luas.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Ikan Teross
cara merawat ikan cupang ikan cupang pemula pakan ikan cupang perawatan ikan cupang soliter ikan cupang