Cara Membuat Aquascape Natural untuk Pemula, Simak Tahapan dan Tanamannya

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB
Cara membuat aquascape natural untuk pemula dengan akuarium kecil, mulai dari hardscape, cycling, hingga planting. (PINTEREST)
Cara membuat aquascape natural untuk pemula dengan akuarium kecil, mulai dari hardscape, cycling, hingga planting. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara membuat aquascape natural bisa dimulai dengan konsep sederhana menggunakan akuarium berukuran kecil, batu, kayu, pasir, soil, serta beberapa jenis tanaman air. Tahapannya meliputi pembuatan hardscape, penataan media tanam, cycling, pemberian pasir dan kerikil, hingga proses planting.

Dalam video tersebut, pembuatan aquascape menggunakan akuarium berukuran 30 x 25 x 25 sentimeter. Peralatan yang disiapkan terdiri dari filter gantung dan lampu model jepit. Filter yang digunakan memiliki daya sekitar 3 watt, sedangkan lampu sekitar 5 watt.

Untuk penggunaan lampu, durasi menyala cukup sekitar tujuh sampai delapan jam. Sementara filter digunakan selama 24 jam.

Baca Juga: Pasar Apung Kali Karplos Kota Blitar Jadi Wisata Alternatif, Dorong UMKM Warga

Membuat Hardscape Aquascape

Tahap awal cara membuat aquascape adalah menyiapkan batu Lapa dan kayu untuk membentuk hardscape. Susunan tersebut dibuat dengan konsep natural dan dapat disesuaikan dengan kreativitas masing-masing.

Pembentukan hardscape juga perlu memperhatikan bentuk bahan yang digunakan. Jika batu atau kayu memiliki bentuk melengkung, susunannya dapat mengikuti alur tersebut. Polanya bisa dibuat zigzag, bergelombang, atau lurus sesuai karakter material.

Setelah hardscape selesai disusun, rangkaian batu dan kayu tersebut dikeluarkan terlebih dahulu. Selanjutnya, bagian dasar akuarium dapat diberi rumah bakteri.

Media yang digunakan kemudian berupa kerikil batu Lapa yang ditutup pasir Malang kasar. Pasir tersebut sudah dicuci sebelum digunakan. Media kemudian dirapikan dan ditempatkan terutama pada bagian belakang akuarium.

Hardscape yang telah dibuat sebelumnya dimasukkan kembali secara perlahan. Susunan tersebut dapat ditarik dan didorong ke bagian belakang untuk mendapatkan posisi yang sesuai.

Setelah itu, pupuk dasar ditambahkan secukupnya pada bagian belakang. Pupuk dasar juga bisa diberikan di bagian depan apabila area tersebut nantinya akan digunakan untuk menanam tanaman.

Cycling dan Penataan Tanaman

Tahap berikutnya adalah menambahkan soil hingga bagian belakang akuarium menjadi lebih tinggi. Dalam video tersebut, soil yang digunakan sekitar 1 kilogram atau dengan ketebalan sekitar tiga sampai empat jari.

Penambahan soil bertujuan memudahkan proses penanaman tanaman. Setelah media selesai ditata, akuarium sebaiknya disiram secara perlahan. Air yang keluar biasanya menjadi keruh dan berwarna gelap karena debu dari soil.

Air tersebut kemudian dikuras dan akuarium diisi kembali secara perlahan untuk menjalani proses cycling atau perendaman. Proses ini disarankan dilakukan minimal selama satu minggu.

Setelah cycling selesai, pasir silika berwarna putih ditambahkan pada bagian depan sebagai elemen kosmetik. Pasir tersebut memberikan perpindahan warna antara bagian depan dan hardscape yang berwarna lebih gelap.

Baca Juga: Pasar Apung Kali Karplos Kota Blitar Jadi Wisata Alternatif, Dorong UMKM Warga

Agar transisi antara batu berukuran besar dan pasir terlihat lebih natural, kerikil juga ditambahkan di area tersebut.

Tahap selanjutnya adalah planting. Ada empat jenis tanaman yang digunakan, yakni moss, bucephalandra, cryptocoryne, dan baby tears.

Moss ditempelkan pada sambungan batu serta bagian celah atau lubang hardscape. Penempatannya disesuaikan dengan kebutuhan. Sementara bucephalandra cukup diselipkan di antara batu atau batang akar.

Cryptocoryne ditanam pada bagian belakang hardscape. Tanaman baby tears juga ditempatkan di bagian belakang.

Setelah proses planting selesai, akuarium kemudian diisi air secara perlahan. Kondisi aquascape dipantau setelah pembuatan. Pada pemeriksaan hari keempat, ditemukan daun tanaman yang mulai membusuk.

Bagian tanaman yang membusuk perlu segera dipotong atau dibuang. Setelah itu, dilakukan proses pembersihan sekaligus penggantian air.

Sementara itu, tanaman baby tears dalam contoh tersebut terlihat tumbuh cukup subur. Moss juga masih dalam kondisi aman, begitu pula bucephalandra.

Rangkaian tersebut menjadi salah satu contoh cara membuat aquascape bertema natural dengan tahapan yang dapat dilakukan secara bertahap, mulai dari menyusun hardscape hingga menanam tanaman dan melakukan perawatan setelah pengisian air.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Aqua One Design
Cara Membuat Aquascape Aquascape Pemula Aquascape Natural Hardscape Aquascape Tanaman Aquascape