Cara Membuat Kolam Koi di Taman Rumah, Begini Sistem Filter Empat Chamber

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:48 WIB
Cara membuat kolam koi di taman rumah mencakup empat chamber filter, jalur pembuangan, waterfall, dan pengaturan arus air. (PINTEREST)
Cara membuat kolam koi di taman rumah mencakup empat chamber filter, jalur pembuangan, waterfall, dan pengaturan arus air. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara membuat kolam koi tidak hanya berhenti pada menggali atau membentuk area kolam. Sistem penyaringan dan sirkulasi air juga menjadi bagian penting. Dalam video yang dibagikan, taman depan rumah diubah menjadi kolam koi dengan empat chamber filter, jalur pembuangan, waterfall, serta arus air yang dapat diatur.

Proses pembangunan diawali dengan menyelesaikan pengecatan kolam. Bagian yang dicat hanya kolam utama, sementara chamber dibiarkan tanpa cat karena nantinya bagian atasnya akan ditutup menggunakan kayu.

Setelah itu, dipasang tiga pipa sementara. Dua di antaranya merupakan bottom drain, sedangkan satu lainnya adalah pipa skimmer. Pemasangan pipa sementara ini berkaitan dengan proses pengujian kolam sebelum sekat antar-chamber dibuat.

Kolam kemudian direndam dengan air hingga penuh. Proses tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat kebocoran. Air dibiarkan selama satu malam. Jika tidak ditemukan kebocoran, air akan dikuras dan pembangunan dilanjutkan dengan memasang sekat antar-chamber.

Sekat tersebut rencananya menggunakan keramik atau granit yang masih tersisa dari pembangunan rumah.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Cupang agar Cepat Besar dan Warnanya Tetap Cantik

Empat Chamber untuk Sistem Penyaringan

Pengujian kebocoran dilakukan lebih awal karena bagian antar-chamber nantinya memiliki ruang yang sempit. Kebocoran yang baru diketahui setelah sekat terpasang akan lebih sulit diperbaiki.

Sistem kolam juga dirancang agar chamber dapat dikuras tanpa harus menghabiskan air di kolam utama. Pipa sementara digunakan untuk menjaga air kolam utama tetap utuh ketika bagian chamber dikosongkan.

Setelah selesai, sistem filter memiliki empat chamber. Tiga chamber digunakan untuk proses penyaringan, sementara satu chamber terakhir berfungsi sebagai tempat air bersih.

Media yang digunakan pada sistem tersebut adalah keramik cut. Air dirancang mengalir naik dan turun melalui bagian penyaringan sebelum akhirnya masuk ke chamber terakhir.

Pada jalur penyaringan juga direncanakan pemasangan jaring nelayan. Sistem aliran dibuat bertingkat sehingga air dapat melewati beberapa bagian sebelum menjadi air bersih.

Untuk memudahkan pengurasan, tersedia stop kran dan jalur pembuangan. Ketika kolam sedang berjalan, jalur pembuangan ditutup. Sebaliknya, ketika chamber hendak dikuras, jalur tersebut dibuka agar air dapat dialirkan keluar.

Masing-masing chamber juga memiliki jalur pengurasan. Pipa paralon dapat dicabut ketika chamber akan dikosongkan. Air kemudian diarahkan ke bagian akhir sebelum dibuang melalui saluran menuju got depan.

Kolam turut dilengkapi keran otomatis. Keran akan berhenti ketika permukaan air mencapai ketinggian tertentu dan kembali menyala ketika air berkurang.

Waterfall Dibuat agar Aliran Air Merata

Tahap berikutnya adalah pemasangan jalur waterfall atau air terjun. Pipa berukuran 1,5 inci dipasang dengan bentuk T. Desain tersebut digunakan agar air dapat terbagi ke sisi kanan dan kiri.

Bagian ujung pipa diberi sambungan L yang diarahkan ke bawah. Dengan konfigurasi tersebut, air diharapkan turun lebih merata dan tidak keluar secara acak.

Pipa kemudian dicat hitam agar menyatu dengan warna kolam. Ketika kolam sudah terisi air, keberadaan pipa diharapkan menjadi lebih samar.

Bak air mancur juga dibuatkan saluran pembuangan. Saluran tersebut dilengkapi stop kran yang dapat dibuka saat bak hendak dikuras, kemudian ditutup kembali setelah selesai.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Cupang agar Cepat Besar dan Warnanya Tetap Cantik

Selain waterfall, kolam memiliki dua jalur untuk mengatur arus atas dan arus bawah. Pipa berada di sisi kiri dan kanan dengan jalur yang dibuat bercabang dari instalasi waterfall.

Masing-masing jalur dilengkapi stop kran. Aliran dapat dimatikan dengan menutup kran atau dikurangi dengan membukanya sebagian apabila arus air terlalu besar.

Posisi pipa arus dibuat berada di bawah permukaan air. Bagian pipa yang masih terlihat kemudian dicat hitam agar menyatu dengan dinding kolam.

Dengan rancangan tersebut, perubahan taman depan rumah menjadi kolam koi tidak hanya mengutamakan tampilan. Sistem filter empat chamber, jalur pengurasan, keran otomatis, waterfall, serta pengaturan arus menjadi bagian dari instalasi yang dibangun dalam kolam tersebut.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Angga Jonatan
filter kolam koi cara membuat kolam koi Kolam Koi Waterfall Kolam Koi Chamber Kolam Koi