Cara Membuat Kolam Koi Beserta Filter Chamber dan Air Mancur

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:57 WIB
Cara membuat kolam koi dimulai dari cor dasar, pemasangan pipa, filter chamber, mesin air, hingga pembuatan air mancur. (PINTEREST)
Cara membuat kolam koi dimulai dari cor dasar, pemasangan pipa, filter chamber, mesin air, hingga pembuatan air mancur. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara membuat kolam koi dapat dimulai dengan menyiapkan konstruksi dasar kolam, memasang dinding, hingga merancang jalur aliran air menuju filter atau chamber. Dalam sebuah tutorial pembuatan kolam koi, proses tersebut dilakukan secara bertahap sampai menghasilkan kolam lengkap dengan sistem penyaringan dan air mancur.

Pada tahap awal, area yang akan digunakan untuk kolam terlebih dahulu dibuat bagian dasar atau cor. Dalam video tersebut, bagian dasar dibuat dengan ketebalan sekitar 10 sentimeter menggunakan besi dan kawat ram. Setelah cor mengering, proses dilanjutkan dengan pemasangan dinding di sekeliling area kolam.

Setelah dinding terpasang, tahap berikutnya adalah memasang pipa untuk mengatur jalur air. Pipa yang digunakan pada bagian tersebut berukuran dua inci. Beberapa lubang pipa ditempatkan di sejumlah titik sehingga air dari kolam dapat dialirkan menuju ruang filter.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Cupang, Kenali 5 Pakan Hidup yang Bisa Dipilih

Aliran Air Dibuat Bertahap

Sistem filter dalam kolam tersebut dibagi menjadi beberapa bagian. Air dari kolam diarahkan menuju Chamber 1 sebagai ruang penyaringan awal. Setelah itu, air bergerak menuju Chamber 2 melalui jalur yang sudah dirancang pada bagian atas sekat.

Dari Chamber 2, aliran air kemudian diteruskan menuju Chamber 3. Pada bagian ini terdapat pipa berukuran dua inci yang memungkinkan air berpindah melalui bagian bawah sebelum masuk ke ruang berikutnya.

Chamber terakhir digunakan sebagai ruang untuk mesin air. Ruang tersebut disiapkan untuk menempatkan mesin yang nantinya menyedot air dan mengarahkannya menuju air mancur.

Sistem tersebut dirancang agar perjalanan air tidak langsung kembali ke kolam. Air terlebih dahulu melewati sejumlah ruang filter sebelum akhirnya disedot mesin untuk dialirkan ke bagian air mancur.

Dalam tahap awal pengujian, ruang filter belum diisi komponen penjernih air. Pemilik kolam memperlihatkan bagian dalam Chamber agar alur air dapat terlihat dengan jelas.

Air dari Chamber 1 mengalir menuju Chamber 2 melalui bagian atas. Setelah masuk ke ruang berikutnya, air kemudian bergerak melalui pipa menuju ruang mesin. Dari sana, air disedot untuk dialirkan kembali melalui air mancur.

Air Mancur Dibuat Dua Trap

Selain sistem filter, desain kolam juga dilengkapi air mancur. Air mancur dibuat dengan konsep dua trap sehingga air mengalir dari bagian atas, turun ke bawah, kemudian kembali mengalir ke bagian berikutnya sebelum masuk ke kolam.

Pada tahap awal, bagian pinggir air mancur belum dilengkapi tanaman. Area tersebut direncanakan untuk ditambahkan tanaman sehingga tampilan kolam nantinya menjadi lebih lengkap.

Setelah konstruksi utama selesai, kolam kemudian dilakukan uji coba. Air pertama yang dimasukkan sengaja dibiarkan selama sekitar satu minggu. Hal tersebut dilakukan agar kandungan semen atau material lainnya yang masih terdapat di dalam kolam dapat hilang sebelum digunakan lebih lanjut.

Pengujian juga dilakukan untuk melihat sistem filter dan air mancur. Dalam proses tersebut, aliran air diperlihatkan mulai dari kolam, masuk ke Chamber 1, bergerak menuju Chamber 2, kemudian diteruskan ke ruang mesin untuk disedot menuju air mancur.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Cupang, Kenali 5 Pakan Hidup yang Bisa Dipilih

Namun, pada saat pengujian, komponen penjernih air belum dipasang pada ruang filter. Karena itu, sistem yang terlihat dalam video masih merupakan tahap awal sebelum seluruh komponen penyaringan dilengkapi.

Area Sekitar Kolam Ikut Ditata

Penyelesaian kolam tidak hanya dilakukan pada bagian konstruksi dan sistem air. Area di sekitar kolam juga mulai ditata dengan pemasangan rumput.

Selain rumput, dipasang pula batu tapak di sekitar area tersebut. Batu tersebut digunakan sebagai pijakan ketika kondisi tanah menjadi becek setelah hujan. Dengan adanya batu tapak, orang dapat berjalan di sekitar kolam tanpa langsung menginjak tanah.

Rangkaian pembuatan tersebut menunjukkan bahwa cara membuat kolam koi membutuhkan perencanaan sejak tahap dasar hingga sistem sirkulasi air. Mulai dari cor dasar, pemasangan dinding dan pipa, pembagian chamber, penempatan mesin, hingga pembuatan air mancur dikerjakan secara bertahap.

Kolam yang telah selesai kemudian diuji untuk memastikan aliran air dapat berjalan dari kolam menuju filter dan kembali melalui air mancur. Penambahan komponen penjernih air dan tanaman di sekitar kolam menjadi bagian yang belum selesai pada tahap pengujian tersebut.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : As Official
filter kolam koi cara membuat kolam koi Kolam Koi Chamber Kolam Koi air mancur kolam