Cara Merawat Ikan Guppy di Rumah, Kenali Ciri Betina Hamil dan Cara Amankan Anakan

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB
Cara merawat ikan guppy di rumah mencakup air bersih, pakan, tempat persembunyian, serta mengenali ciri guppy betina hamil. (PINTEREST)
Cara merawat ikan guppy di rumah mencakup air bersih, pakan, tempat persembunyian, serta mengenali ciri guppy betina hamil. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara merawat ikan guppy tidak hanya berkaitan dengan pemberian pakan dan menjaga kebersihan air. Bagi yang ingin memeliharanya sekaligus melakukan budidaya di rumah, mengenali jenis kelamin, ciri guppy betina hamil, hingga menyediakan tempat persembunyian untuk anakan menjadi bagian penting.

Dalam transkrip video tersebut, proses mengawinkan ikan guppy dilakukan dengan cara mencampurkan indukan jantan dan betina secara langsung dalam satu akuarium. Proses perkawinan disebut dapat dilakukan sekitar tujuh hari sekali. Satu kali perkawinan juga disebut dapat membuat ikan guppy beranak hingga tiga kali.

Perbedaan ikan guppy jantan dan betina dapat dilihat dari bentuk tubuhnya. Guppy betina cenderung memiliki tubuh lebih bulat dengan sirip yang lebih pendek. Sementara itu, guppy jantan memiliki tubuh ramping dengan sirip yang lebih panjang dan terlihat indah.

Baca Juga: Cara Membuat Aquascape Natural untuk Pemula, Simak Tahapan dan Tanamannya

Air Bersih dan Tempat Persembunyian

Kondisi air menjadi salah satu perhatian dalam cara merawat ikan guppy. Air yang digunakan untuk akuarium harus baru dan bersih. Dalam video tersebut, air sumur digunakan secara langsung. Sementara untuk air PAM, disarankan mengendapkannya terlebih dahulu selama satu hari.

Saat melakukan budidaya, batu-batuan dan tanaman air juga dapat ditambahkan ke dalam akuarium. Fungsinya sebagai tempat persembunyian bagi anakan yang baru lahir.

Hal tersebut penting karena anakan guppy memiliki risiko dimangsa oleh induknya sendiri. Karena itu, keberadaan tempat berlindung dapat membantu anakan menghindari indukan.

Alternatif lain yang disebutkan adalah menggunakan setting atau jaring. Dengan cara tersebut, ketika anakan keluar, induknya tidak dapat langsung mengejar dan memangsa anak ikan.

Namun, perilaku indukan tidak selalu sama. Ada indukan yang memangsa anaknya, tetapi ada pula yang tidak. Dalam salah satu contoh pada video, dua guppy betina dan satu jantan tetap berada dalam akuarium yang sama setelah dikawinkan dan beranak. Anakan tetap aman karena tersedia tempat persembunyian dan pemberian pakan dilakukan secara rutin.

Kenali Ciri Guppy Hamil

Ikan guppy disebut dapat menyimpan telur di dalam tubuh hingga menetas sebelum mengeluarkan anak. Masa kehamilan yang disebutkan berada di kisaran tiga minggu hingga satu bulan.

Ciri guppy betina yang sedang hamil dapat diamati dari perubahan perilakunya. Guppy yang hamil disebut cenderung lebih agresif. Ketika mencari makanan, ikan dapat berkerumun, tetapi setelah itu kembali menyendiri.

Baca Juga: Cara Membuat Aquascape Natural untuk Pemula, Simak Tahapan dan Tanamannya

Perilaku menyendiri tersebut dikaitkan dengan upaya mencari tempat yang aman untuk melahirkan. Jika guppy betina masih sering diikuti ikan jantan, proses perkawinan disebut masih berlangsung.

Perubahan fisik juga dapat menjadi tanda. Perut guppy betina yang hamil biasanya semakin bulat. Selain itu, muncul bercak hitam pada bagian perut yang semakin lama semakin besar.

Ketika terlihat bintik-bintik pada bagian perut, hal tersebut dalam video disebut sebagai tanda telur telah menetas di dalam tubuh. Pada kondisi tersebut, indukan dapat dipindahkan ke akuarium lain.

Pakan juga perlu diperhatikan dalam pemeliharaan. Dalam video, pelet digunakan sebagai pakan harian, sementara kutu air ditambahkan sekitar seminggu sekali. Pemberian pakan disebut dilakukan dua kali sehari dalam salah satu pola pemeliharaan.

Selain itu, video tersebut menyebut ikan guppy dapat dijemur untuk membantu membuat warnanya terlihat lebih bagus dan indah. Penjemuran dilakukan sekitar 10 hingga 30 menit dan disebut dapat dilakukan satu atau dua kali dalam seminggu.

Dengan perawatan air yang bersih, pemberian pakan teratur, serta penyediaan batu atau tanaman sebagai tempat berlindung, pemeliharaan guppy sekaligus budidaya dapat dilakukan dengan cara yang relatif sederhana. Pemilik juga perlu memperhatikan kondisi indukan dan segera memisahkannya ketika anakan berisiko dimangsa.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Gun AE
Cara Merawat Ikan Guppy Ikan Guppy Budidaya Ikan Guppy Guppy Betina Hamil Anakan Ikan Guppy