JAKARTA - Cara menanam bonsai untuk pemula dimulai dari pemilihan tanaman yang sesuai hingga proses membentuk batang secara bertahap. Tanaman bonsai membutuhkan perawatan telaten karena bentuk yang sempurna tidak bisa diperoleh dalam waktu singkat.
Bonsai dikenal sebagai tanaman yang memiliki daya tarik tersendiri. Keunikan bentuknya bahkan dapat memengaruhi nilai jual. Semakin unik bentuk bonsai, semakin tinggi pula harga jualnya. Meski demikian, membuat bonsai membutuhkan kesabaran dan pengetahuan agar tanaman tetap tumbuh subur.
Ada sejumlah tahapan yang dapat diterapkan oleh pemula. Langkah pertama adalah memilih tanaman yang tepat. Tanaman yang akan dijadikan bonsai dapat berasal dari proses stek, cangkok, okulasi, maupun enten.
Namun, tidak semua tanaman cocok dijadikan bonsai. Dalam video tersebut, tanaman dikotil yang memiliki usia panjang disebut sebagai salah satu pilihan. Pohon serut menjadi contoh tanaman yang dapat digunakan.
Karakter tanaman juga perlu diperhatikan. Tanaman yang ideal memiliki bagian yang menarik, seperti daun yang rindang, bunga yang cantik, atau batang dengan bentuk yang unik.
Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi untuk Pemula, Mulai dari Habitat hingga Pakan
Media Tanam Jangan Diabaikan
Setelah mendapatkan tanaman yang sesuai, tahap berikutnya adalah menyiapkan media tanam. Ukuran wadah bonsai yang terbatas membuat persediaan nutrisi tanaman juga tidak banyak. Karena itu, media tanam memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan bonsai.
Pasir dapat digunakan dalam media tanam untuk membantu mencegah air terlalu lama menggenangi bagian akar. Jika menggunakan tanah, tanah gunung atau tanah merah yang gembur dapat dipilih.
Pemberian pupuk juga diperlukan untuk mendukung pertumbuhan. Pupuk kompos disebut dapat membantu perkembangan bonsai sesuai dengan karakter tanaman aslinya. Sementara pupuk kandang berfungsi memberikan tambahan nutrisi.
Jenis pupuk kandang yang digunakan dalam pembahasan tersebut adalah kotoran kambing yang sudah matang. Pemilihan pupuk menjadi bagian yang perlu diperhatikan karena bonsai berada dalam wadah dengan ruang dan persediaan nutrisi terbatas.
Pada tahap penanaman, batang tanaman dapat dimasukkan ke dalam pot yang telah disiapkan. Media tanam dibuat dalam beberapa lapisan. Bagian paling atas harus memiliki kondisi subur dan gembur dengan ketebalan tidak lebih dari 35 sentimeter.
Lapisan kedua dibuat lunak dan memiliki kemampuan menyalurkan air. Sementara itu, lapisan ketiga biasanya dicampur dengan bebatuan yang kedap air.
Media tanam juga perlu disaring untuk mengurangi risiko keberadaan cacing dan serangga yang dapat mengganggu tanaman. Setelah proses penanaman, bonsai sebaiknya ditempatkan di lokasi teduh dan tidak terlalu banyak terkena angin.
Lokasi bonsai juga perlu dijauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan. Untuk penyiraman, alat semprot tanaman dapat digunakan agar jumlah air lebih mudah dikontrol.
Pembentukan Membutuhkan Waktu
Bonsai dapat mulai dibentuk ketika batangnya sudah cukup kuat dan mulai bertumbuh. Proses tersebut diawali dengan menentukan kerangka dasar atau bayangan bentuk yang ingin dibuat.
Sejumlah alat dapat membantu pembentukan, antara lain kawat, tali rafia, gunting dahan, pisau, dan tang. Kawat digunakan untuk membantu menjaga bentuk sekaligus ukuran batang agar tetap kerdil.
Proses pembentukan tidak berhenti setelah bentuk awal diperoleh. Bonsai terus tumbuh sehingga perawatan dan penyesuaian bentuk perlu dilakukan secara berkala.
Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi untuk Pemula, Mulai dari Habitat hingga Pakan
Penyempurnaan bentuk bonsai juga berkaitan dengan pemangkasan dan pemetikan titik tumbuh. Ranting yang akan dipangkas sebaiknya berada dekat dengan kuntum. Sementara bekas potongan berukuran besar dapat ditutup menggunakan parafin agar tampilannya tetap rapi.
Bentuk bonsai yang sempurna biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun. Keseimbangan menjadi salah satu bagian yang diperhatikan, termasuk kesesuaian ukuran bunga dan batang dengan karakter tanaman aslinya. Daun juga diharapkan tumbuh rindang dan lebat.
Karena prosesnya panjang, kesabaran dan ketelatenan menjadi bagian penting dalam membuat bonsai. Pemula tidak perlu terburu-buru mengejar bentuk akhir karena tanaman membutuhkan waktu untuk tumbuh dan berkembang.
Dengan memahami karakter tanaman, menyiapkan media tanam yang sesuai, menjaga perawatan, serta melakukan pembentukan secara bertahap, proses membuat bonsai dapat dilakukan dengan lebih terarah. Kunci utamanya adalah konsisten merawat tanaman dan tidak mudah menyerah selama proses pertumbuhan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Bonsai Brother