Cara Menanam Bonsai untuk Pemula, 5 Tahap agar Tanaman Tumbuh dan Terbentuk

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 16:24 WIB
Cara menanam bonsai untuk pemula terdiri dari pemilihan tanaman, media tanam, penanaman, perawatan, dan pembentukan. (PINTEREST)
Cara menanam bonsai untuk pemula terdiri dari pemilihan tanaman, media tanam, penanaman, perawatan, dan pembentukan. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara menanam bonsai membutuhkan proses bertahap, mulai dari menentukan tanaman yang tepat, menyiapkan media tanam, melakukan penanaman, sampai membentuk batang sesuai karakter yang diinginkan. Bagi pemula, proses ini membutuhkan ketelatenan karena bonsai tidak dapat langsung memiliki bentuk sempurna dalam waktu singkat.

Tanaman bonsai memiliki popularitas yang cukup tinggi dan disebut dapat menjadi peluang bisnis. Keunikan bentuk menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi harga jual. Namun, mendapatkan bonsai dengan bentuk menarik membutuhkan perawatan dan pengetahuan yang baik.

Dalam pembahasan tersebut, terdapat lima tahapan utama yang bisa dilakukan oleh pemula. Tahapan itu dimulai dari pemilihan tanaman sampai penyempurnaan bentuk bonsai.

Tahap pertama adalah memilih tanaman yang tepat. Tanaman yang akan dikembangkan menjadi bonsai dapat berasal dari stek, cangkok, okulasi, maupun enten. Meski begitu, tidak semua tanaman dapat dijadikan bonsai.

Salah satu kriteria yang disebutkan adalah tanaman dikotil dan memiliki usia panjang. Pohon serut menjadi salah satu contoh tanaman yang dapat digunakan. Karakter fisik tanaman juga perlu diperhatikan, terutama bagian yang memiliki nilai keindahan.

Tanaman yang dianggap ideal untuk bonsai memiliki daun yang rindang, bunga yang cantik, atau bentuk batang yang menarik.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi untuk Pemula, Mulai dari Habitat hingga Pakan

Media Tanam Menentukan Perawatan

Tahap kedua berkaitan dengan media tanam. Bonsai biasanya ditempatkan dalam wadah yang terbatas sehingga persediaan nutrisi juga ikut terbatas. Kondisi tersebut membuat pemilihan media menjadi bagian penting dalam perawatan.

Pasir dapat digunakan untuk membantu mencegah air menggenangi akar terlalu lama. Jika memilih tanah, tanah gunung atau tanah merah yang gembur dapat digunakan.

Pupuk juga diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Pupuk kompos disebut dapat membantu bonsai berkembang sesuai dengan karakter tanaman aslinya. Sementara pupuk kandang berfungsi memberikan nutrisi tambahan.

Pupuk kandang yang disebutkan dalam pembahasan adalah kotoran kambing yang sudah matang.

Setelah media disiapkan, tanaman dapat ditanam ke dalam pot. Susunan media terdiri atas beberapa lapisan. Lapisan paling atas harus subur dan gembur dengan ketebalan tidak lebih dari 35 sentimeter.

Lapisan kedua memiliki karakter lunak dan mampu menyalurkan air. Sementara lapisan ketiga biasanya dicampur dengan bebatuan yang kedap air.

Media tanam sebaiknya disaring untuk menyingkirkan cacing dan serangga yang berpotensi mengganggu tanaman. Setelah ditanam, bonsai ditempatkan di lokasi yang teduh, tidak banyak terkena angin, serta jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Penyiraman dapat dilakukan menggunakan alat semprot tanaman. Cara tersebut membantu pemilik mengontrol jumlah air yang diberikan kepada bonsai.

Batang Dibentuk Setelah Cukup Kuat

Tahap berikutnya adalah membentuk bonsai. Pembentukan dapat dimulai ketika batang tanaman sudah kuat dan mulai tumbuh. Pemilik terlebih dahulu menentukan kerangka dasar atau bayangan bentuk yang diinginkan.

Untuk membentuknya, beberapa alat dapat digunakan, seperti kawat, tali rafia, gunting dahan, pisau, dan tang. Kawat juga membantu mempertahankan ukuran batang agar tetap kerdil.

Proses tersebut perlu dilakukan secara berkala karena bonsai terus tumbuh. Bentuk awal yang sudah dibuat tetap perlu disesuaikan dengan perkembangan tanaman.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi untuk Pemula, Mulai dari Habitat hingga Pakan

Tahap terakhir adalah menyempurnakan bentuk bonsai. Bentuk yang sempurna umumnya baru diperoleh setelah bertahun-tahun. Salah satu hal yang diperhatikan adalah keseimbangan antara bunga dan batang sehingga terlihat sesuai dengan karakter tanaman aslinya.

Daun bonsai juga diharapkan tumbuh rindang dan lebat. Pemangkasan serta pemetikan titik tumbuh menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan.

Pemangkasan dapat dilakukan pada ranting yang berada paling dekat dengan kuntum. Jika terdapat bekas pemangkasan berukuran besar, bagian tersebut dapat ditutup menggunakan parafin agar tampilan bonsai tetap rapi.

Proses membuat bonsai membutuhkan waktu yang panjang. Karena itu, pemula perlu menjalani setiap tahapan dengan sabar dan telaten. Bahkan, pembentukan bonsai yang sempurna juga membutuhkan waktu lama bagi mereka yang sudah profesional.

Dengan pemilihan tanaman yang tepat, media tanam yang sesuai, perawatan teratur, serta pembentukan yang dilakukan secara bertahap, pemula dapat memulai proses membuat bonsai tanpa terburu-buru mengejar hasil akhir.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Bonsai Brother
media tanam bonsai cara membuat bonsai bonsai pemula Perawatan Bonsai Cara Menanam Bonsai