JAKARTA - Cara merawat Monstera Marmorata menjadi perhatian bagi pecinta tanaman hias yang ingin mendapatkan pertumbuhan tanaman dengan daun besar dan sehat. Perawatan tidak cukup hanya dengan menyiram tanaman secara rutin. Kondisi pot, pencahayaan, nutrisi, media tanam, hingga arah pertumbuhan juga perlu diperhatikan.
Pemilik Monstera Marmorata dalam sebuah video membagikan pengalaman merawat tanaman tersebut sejak masih berukuran kecil hingga tumbuh dewasa. Dari pengalaman itu, terdapat tujuh hal yang menjadi perhatian utama selama proses perawatan.
Setiap bagian memiliki peran dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Salah satunya adalah memastikan akar mendapatkan ruang yang cukup untuk berkembang.
Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi agar Sehat, Perhatikan Air, Kolam, dan Pakannya
Pot dan Akar Menjadi Awal Perawatan
Ukuran pot menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan. Ketika akar tanaman sudah memenuhi ruang di dalam pot dan mulai keluar, tanaman disebut membutuhkan wadah yang lebih besar.
Pot berukuran lebih besar memberikan ruang bagi akar untuk bergerak dan berkembang. Dalam video tersebut, kondisi akar yang berkembang dengan baik disebut dapat membantu mengokohkan batang sehingga mampu menopang daun Monstera Marmorata yang besar.
Karena itu, pemilik tanaman perlu melihat kondisi akar secara berkala. Jangan sampai tanaman tetap berada di pot yang sudah terlalu sempit ketika pertumbuhannya terus berlangsung.
Setelah ukuran pot diperhatikan, pencahayaan juga menjadi faktor penting. Monstera menyukai cahaya terang tidak langsung. Tanaman dapat ditempatkan di lokasi dengan pencahayaan yang cukup terang, tetapi sinar matahari langsung perlu dihindari karena dapat merusak daun.
Pemberian pupuk menjadi tips berikutnya. Selama musim pertumbuhan aktif, pemilik tanaman dalam video memberikan pupuk seimbang dengan kandungan nutrisi yang lengkap.
Pupuk diberikan setiap dua sampai empat minggu. Pemberian nutrisi tersebut dilakukan untuk membantu tanaman memperoleh asupan yang diperlukan selama masa pertumbuhan.
Media Tanam dan Penyiraman Harus Seimbang
Sirkulasi udara juga tidak boleh diabaikan. Monstera disebut menyukai kondisi udara yang lembap sekaligus memiliki sirkulasi yang baik. Karena itu, tanaman sebaiknya tidak ditempatkan di area yang terlalu pengap.
Selanjutnya, media tanam perlu dipilih dengan tepat. Campuran tanah yang kaya humus dan memiliki kemampuan drainase yang baik menjadi pilihan yang digunakan dalam perawatan Monstera Marmorata pada video tersebut.
Pemilik tanaman juga menyebut menggunakan media tanam premium dari Menanam Kisah. Produk tersebut disebut sudah mengandung pupuk premium untuk mendukung kesuburan dan kesehatan tanaman.
Drainase menjadi bagian penting karena berkaitan langsung dengan penyiraman. Media tidak boleh terlalu basah karena kelebihan air disebut dapat menyebabkan akar membusuk. Sebaliknya, kondisi yang terlalu kering juga dapat menyebabkan kerusakan pada akar.
Dalam video, penyiraman disebut dilakukan setidaknya dua minggu sekali pada suhu sedang sekitar 27 derajat Celsius. Kondisi media tetap menjadi perhatian agar kelembapannya terjaga dan tidak berlebihan.
Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi untuk Pemula, Mulai dari Habitat hingga Pakan
Berikan Penyangga untuk Pertumbuhan
Tips terakhir berkaitan dengan bentuk pertumbuhan Monstera Marmorata. Tanaman dapat tumbuh besar sekaligus menjalar sehingga membutuhkan dukungan tambahan.
Tiang atau trelis dapat digunakan untuk membantu menopang batang dan daun yang semakin besar. Penyangga tersebut juga memberikan pilihan bagi pemilik tanaman untuk mengatur arah pertumbuhan agar lebih terkontrol.
Dengan tujuh langkah tersebut, perawatan Monstera Marmorata dapat dilakukan secara lebih terarah. Pemilik tanaman perlu memperhatikan kebutuhan akar melalui ukuran pot, memberikan cahaya terang tidak langsung, menyediakan nutrisi, menjaga sirkulasi udara, menggunakan media dengan drainase baik, mengatur penyiraman, serta memberikan penyangga ketika tanaman mulai tumbuh besar.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan Monstera Marmorata membutuhkan perhatian pada beberapa aspek sekaligus. Perawatan yang dilakukan secara rutin menjadi bagian penting untuk menjaga tanaman tetap sehat hingga mencapai ukuran dewasa.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : menanam kisah