Cara Menanam Bonsai Mame dari Los Pucuk, Mulai dari Pemilihan dan Pembentukan Akar

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 16:30 WIB
Cara menanam bonsai dari los pucuk dapat dimulai dengan membentuk akar, batang, dan cabang secara bertahap untuk menghasilkan bonsai mame. (PINTEREST)
Cara menanam bonsai dari los pucuk dapat dimulai dengan membentuk akar, batang, dan cabang secara bertahap untuk menghasilkan bonsai mame. (PINTEREST)

JAKARTA - Cara menanam bonsai dari los pucuk dapat dilakukan dengan memulai pembentukan akar sejak tanaman masih menjadi bahan bonsai. Dalam tutorial tersebut, akar tidak langsung dipangkas habis, tetapi diprogram secara bertahap agar sesuai dengan bentuk bonsai mame yang diinginkan.

Los pucuk disebut sebagai salah satu bahan yang dapat digunakan untuk membuat bonsai mame. Material tersebut sudah memiliki akar dan batang sehingga dapat langsung ditanam sekaligus diarahkan perkembangannya. Salah satu bagian penting yang menjadi perhatian adalah kondisi akar sebelum tanaman dibentuk lebih lanjut.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi agar Sehat, Perhatikan Air, Kolam, dan Pakannya

Akar Dibentuk Sejak Tanaman Masih Muda

Langkah awal yang dilakukan adalah mengurangi tanah di sekitar tanaman untuk melihat susunan akar. Akar yang sebelumnya tertutup kemudian diperlihatkan agar bagian yang sudah besar dan berwarna cokelat dapat diketahui.

Dalam tutorial, akar berukuran besar dan sudah berwarna cokelat tidak dianjurkan untuk kembali ditimbun. Bagian tersebut justru dibiarkan terbuka. Pembentukan akar dilakukan dengan cara menekan atau memangkas bagian tertentu secara bertahap.

Namun, tidak semua akar dipotong. Beberapa akar tetap dipertahankan karena tanaman masih membutuhkan akar untuk mencari air. Pemangkasan dilakukan berdasarkan bentuk dan perkembangan akar yang sudah ada.

Menurut pengalaman yang disampaikan dalam tutorial, pembentukan akar sejak awal juga membuat proses pemindahan atau pengaturan tanaman pada tahap berikutnya lebih mudah. Jika akar baru ditekan ketika tanaman sudah memasuki tahap perkembangan lebih lanjut, prosesnya disebut dapat menjadi lebih sulit.

Akar yang sudah memiliki percabangan juga dapat dipilih untuk dipertahankan atau dipangkas sesuai kebutuhan bentuk. Sebagian akar dibiarkan berkembang untuk membentuk kesan akar besar, sedangkan akar yang dianggap tidak sesuai dapat dipotong atau ditekan.

Membentuk Batang dan Cabang Bonsai Mame

Setelah bagian akar ditata, pembentukan dilanjutkan pada batang dan cabang. Salah satu contoh dalam tutorial menggunakan bahan yang diarahkan menjadi bonsai mame dengan dua bagian utama.

Tunas tertentu dipotong untuk membentuk struktur batang. Setelah batang utama ditentukan, cabang pertama atau “tangan pertama” dipilih. Tunas lainnya kemudian dipersiapkan untuk menjadi cabang berikutnya.

Bagian bekas potongan dirapikan agar lebih mudah ditata. Setelah itu, cabang diberi kawat untuk mengarahkan gerak dan bentuknya. Pengawatan menjadi bagian dari proses pembentukan agar cabang dapat mengikuti desain bonsai yang telah ditentukan.

Ukuran bonsai mame yang dibahas dalam tutorial berada di kisaran 15 hingga 20 sentimeter. Karena ukurannya kecil, penataan antara akar, batang, dan cabang menjadi bagian penting dalam menentukan karakter tanaman.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi agar Sehat, Perhatikan Air, Kolam, dan Pakannya

Menyesuaikan Bentuk dengan Karakter Tanaman

Pembentukan bonsai tidak hanya berkaitan dengan membuat tanaman menjadi kecil. Dalam tutorial tersebut dijelaskan adanya perbedaan antara bonsai dengan pohon yang dibuat lebih tinggi dan bonsai dengan bentuk pohon yang pendek.

Jarak antara akar hingga bagian atas tanaman menjadi salah satu hal yang diperhatikan. Jika jarak dari akar menuju bagian atas tanaman cukup tinggi, karakter bonsai dapat terlihat seperti pohon yang lebih tinggi. Sementara itu, jarak yang lebih pendek akan memberikan kesan pohon kecil.

Material los pucuk juga dapat dikembangkan menggunakan wadah yang lebih besar. Salah satu bahan yang awalnya berada di polybag kecil dapat dipindahkan dan dikembangkan pada polybag berukuran sekitar 30 hingga 35 sentimeter. Perkembangan tersebut dimanfaatkan untuk membantu pembentukan dan pembesaran akar serta batang.

Batang yang sudah membesar kemudian dapat kembali dibentuk dengan pemangkasan untuk mendapatkan karakter tanaman yang lebih tua. Bagian tersebut tetap diarahkan agar pertumbuhan berikutnya mengikuti bentuk bonsai yang diinginkan.

Dengan demikian, cara menanam bonsai dari los pucuk dalam tutorial ini lebih banyak menekankan proses pembentukan sejak awal. Akar, batang, dan cabang ditata secara bertahap sehingga material tanaman dapat diarahkan menjadi bonsai mame dengan ukuran dan karakter yang sesuai.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : TRIBUN BONSAI
budidaya bonsai Cara Menanam Bonsai los pucuk pembentukan bonsai Bonsai Mame