Cara Merawat Aglonema Merah agar Warnanya Cerah dan Tidak Kusam

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB
Cara merawat Aglonema merah agar warnanya cerah mencakup penempatan di bawah paranet, pupuk Gandasil B, NPK, penyiraman, dan media tanam.(Pinterest)
Cara merawat Aglonema merah agar warnanya cerah mencakup penempatan di bawah paranet, pupuk Gandasil B, NPK, penyiraman, dan media tanam.(Pinterest)

JAKARTA - Cara merawat Aglonema merah perlu memperhatikan pencahayaan dan pemberian pupuk agar warna daunnya tetap cerah. Tanaman hias dengan dominasi warna merah membutuhkan penempatan yang tepat supaya warna daunnya tidak terlihat pucat atau kusam.

Dalam sebuah video, pemilik tanaman membagikan sejumlah tips untuk menjaga warna merah pada Aglonema. Menurut pengalaman yang dibagikan, tanaman sebaiknya tidak diletakkan di bawah sinar matahari langsung maupun di tempat yang terlalu minim cahaya.

Selain pencahayaan, pemberian pupuk juga menjadi bagian dari perawatan. Jenis pupuk dan frekuensi penggunaannya dibedakan berdasarkan karakter warna daun Aglonema.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi agar Cepat Besar, Perhatikan 5 Hal Penting Ini

Hindari Matahari Langsung

Penempatan menjadi langkah pertama dalam cara merawat Aglonema merah. Tanaman dengan dominasi warna merah sebaiknya tidak diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Paparan matahari langsung disebut dapat membuat warna daun cenderung pucat dan terlihat luntur. Namun, Aglonema juga tidak dianjurkan ditempatkan di area yang terlalu teduh.

Lokasi yang minim cahaya disebut dapat membuat pertumbuhan tanaman menjadi kurang maksimal dan cenderung kerdil. Posisi yang disarankan dalam video adalah di bawah paranet.

Dengan penempatan tersebut, tanaman masih mendapatkan cahaya, tetapi intensitasnya tidak terlalu panas. Waktu penyemprotan pupuk daun juga dianjurkan dilakukan pada pagi atau sore hari ketika matahari tidak terlalu terik.

Pupuk untuk Menjaga Warna Daun

Untuk Aglonema yang memiliki dominasi warna merah, pemilik tanaman menggunakan pupuk Gandasil B yang dilarutkan ke dalam air. Dalam video disebutkan bahwa Gandasil B sebenarnya diperuntukkan bagi tanaman berbunga karena memiliki kandungan kalium yang tinggi.

Kalium disebut memiliki manfaat utama untuk mendukung hasil buah dan bunga serta membantu mencegah kerontokan bunga sebelum menjadi buah. Namun, dalam pengalaman yang dibagikan, unsur tersebut juga digunakan untuk membantu menjaga tampilan warna merah pada daun Aglonema.

Takaran yang digunakan adalah sepertiga sendok makan Gandasil B untuk satu liter air. Larutan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sprayer dan digunakan untuk menyemprot daun.

Penyemprotan tidak dilakukan terlalu sering. Dalam video, interval yang disarankan adalah sekitar tiga minggu hingga satu bulan sekali.

Pemilik tanaman juga menekankan agar penyemprotan tidak dilakukan dari jarak terlalu dekat. Daun disemprot hingga basah secara merata, dengan waktu aplikasi pada pagi atau sore hari.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Koi agar Sehat, Perhatikan Air, Kolam, dan Pakannya

NPK untuk Pertumbuhan Tanaman

Selain pupuk semprot, Aglonema juga diberikan pupuk NPK 16-16-16 sebagai pupuk dengan unsur hara makro. Dalam video, dosis yang digunakan adalah setengah sendok makan.

Pupuk tersebut ditaburkan pada bagian media tanam. Frekuensinya sekitar dua minggu hingga satu bulan sekali, tergantung usia tanaman.

Untuk penyiraman, air biasa diberikan sekitar dua sampai tiga hari sekali. Sementara itu, media tanam yang digunakan merupakan campuran andam, pakis, dan pupuk kandang kambing yang diaduk menjadi satu.

Perawatan kemudian dibedakan untuk Aglonema yang dominan berwarna hijau dan putih. Contohnya adalah Aglonema Snow White yang memiliki kombinasi warna tersebut.

Untuk jenis dengan dominasi hijau-putih, pemilik tanaman menggunakan Gandasil D. Dosis yang disebutkan sama, yaitu sepertiga sendok makan untuk satu liter air.

Larutan tersebut digunakan dengan interval sekitar tiga minggu hingga satu bulan sekali. Tujuannya, berdasarkan pengalaman yang dibagikan dalam video, untuk menjaga warna daun hijau tetap cerah dan tidak kusam.

Beberapa contoh Aglonema merah yang ditampilkan dalam video adalah Dud Anjamani dan Hengheng. Dud Anjamani disebut memiliki dominasi warna merah muda dengan sedikit warna hijau, sedangkan Hengheng memiliki perpaduan semburat merah dan hijau.

Dengan demikian, cara merawat Aglonema merah dalam video tersebut mencakup pengaturan cahaya, penggunaan pupuk semprot, pemberian NPK, penyiraman, dan pemilihan media tanam. Perawatan juga disesuaikan dengan karakter warna daun tanaman.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
cara merawat Aglonema merah Aglonema merah pupuk Aglonema Gandasil B tanaman hias