Aglonema Merah Kusam? Begini Cara Menjaga Warna Daunnya Tetap Cerah

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB
Cara merawat Aglonema merah agar warna daun tetap cerah mencakup pencahayaan, Gandasil B, NPK, penyiraman, dan media tanam.(Pinterest)
Cara merawat Aglonema merah agar warna daun tetap cerah mencakup pencahayaan, Gandasil B, NPK, penyiraman, dan media tanam.(Pinterest)

JAKARTA - Cara merawat Aglonema merah menjadi perhatian bagi penghobi tanaman hias yang ingin mempertahankan warna daun tetap cerah. Tanaman dengan dominasi warna merah membutuhkan pencahayaan yang sesuai serta asupan nutrisi agar tampilannya tetap menarik.

Dalam sebuah video, pemilik tanaman membagikan pengalaman merawat Aglonema sejak tanaman tumbuh hingga memiliki warna daun yang mencolok. Ia menunjukkan beberapa jenis Aglonema yang mempunyai kombinasi warna merah, merah muda, dan hijau.

Menurut pengalaman yang dibagikan, ada dua hal utama yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan warna daun, yakni lokasi penempatan dan pemupukan. Keduanya dilakukan dengan memperhatikan karakter tanaman dan intensitas perawatan.

Baca Juga: Cara Menanam Bonsai untuk Pemula, Mulai dari Memilih Tanaman hingga Membentuknya

Jangan Salah Menentukan Lokasi

Aglonema merah sebaiknya tidak ditempatkan di bawah sinar matahari langsung. Paparan matahari secara langsung disebut dapat membuat warna daun terlihat lebih pucat dan kurang merah.

Namun, menaruh tanaman di tempat yang terlalu teduh juga bukan pilihan yang digunakan dalam tips tersebut. Kondisi minim cahaya disebut dapat membuat pertumbuhan Aglonema kurang maksimal dan cenderung kerdil.

Posisi yang disarankan adalah di bawah paranet. Dengan lokasi tersebut, tanaman tetap memperoleh cahaya, tetapi intensitasnya tidak terlalu panas.

Pengaturan pencahayaan menjadi bagian penting dalam cara merawat Aglonema merah karena warna daun menjadi salah satu daya tarik utama tanaman. Pemilik perlu mencari posisi yang memberikan cahaya cukup tanpa membuat tanaman terkena matahari secara langsung.

Gandasil B untuk Warna Merah

Setelah lokasi ditentukan, pemupukan menjadi tahap berikutnya. Untuk Aglonema dengan dominasi warna merah, pemilik tanaman dalam video menggunakan Gandasil B.

Pupuk tersebut sebenarnya disebut diperuntukkan bagi tanaman berbunga karena memiliki kandungan kalium tinggi. Kalium memiliki manfaat yang berkaitan dengan hasil buah dan bunga serta membantu mencegah kerontokan bunga sebelum menjadi buah.

Dalam pengalaman yang dibagikan, Gandasil B juga digunakan pada Aglonema berdaun merah. Pemilik tanaman menyebut unsur kalium dapat membantu membuat warna merah pada daun terlihat lebih mencolok.

Penggunaan pupuk dilakukan dengan melarutkan sepertiga sendok makan Gandasil B ke dalam satu liter air. Setelah tercampur, larutan dimasukkan ke dalam sprayer untuk digunakan pada tanaman.

Penyemprotan dilakukan pada pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik. Daun disemprot dari jarak yang tidak terlalu dekat hingga bagian daun terkena larutan.

Frekuensi penyemprotan juga tidak dilakukan setiap hari. Dalam video disebutkan penggunaan dapat dilakukan sekitar tiga minggu hingga satu bulan sekali.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Guppy di Rumah, Kenali Ciri Betina Hamil dan Cara Amankan Anakan

NPK, Air, dan Media Tanam

Selain pupuk semprot, Aglonema juga diberikan NPK 16-16-16. Pupuk tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara makro tanaman.

Dosis yang dibagikan adalah setengah sendok makan pada bagian media tanam. Pemberian dilakukan sekitar dua minggu hingga satu bulan sekali, dengan frekuensi yang disesuaikan berdasarkan usia tanaman.

Penyiraman menggunakan air biasa dilakukan sekitar dua sampai tiga hari sekali. Sementara media tanam yang digunakan merupakan campuran andam, pakis, dan pupuk kandang kambing yang dicampur menjadi satu.

Perawatan berbeda diterapkan pada Aglonema dengan dominasi warna hijau dan putih. Salah satu contohnya adalah Snow White.

Untuk jenis tersebut, pemilik tanaman menggunakan Gandasil D. Takaran yang diberikan adalah sepertiga sendok makan untuk satu liter air, kemudian digunakan sekitar tiga minggu sampai satu bulan sekali.

Pemilik tanaman menampilkan Dud Anjamani dan Hengheng sebagai contoh Aglonema dengan warna mencolok. Dud Anjamani disebut memiliki dominasi merah muda dan merah dengan sedikit warna hijau, sedangkan Hengheng menampilkan perpaduan semburat merah dan hijau.

Dari pengalaman tersebut, cara merawat Aglonema merah tidak hanya berkaitan dengan jenis pupuk. Pencahayaan, penyiraman, media tanam, dan jadwal pemupukan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Penempatan di bawah paranet, penggunaan Gandasil B dengan dosis yang disebutkan, serta pemberian NPK pada media tanam menjadi beberapa langkah yang dibagikan untuk menjaga tanaman tetap tumbuh dan mempertahankan tampilan warna daunnya.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Dunia Menanam
cara merawat Aglonema merah Aglonema merah pupuk Aglonema Gandasil B tanaman hias