JAKARTA - Cara merawat Aglonema merah menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan penghobi tanaman hias, terutama ketika ingin mempertahankan warna daun agar tetap cerah. Kombinasi warna merah, hijau, hingga merah muda membuat Aglonema memiliki daya tarik tersendiri.
Dalam sebuah video, pemilik tanaman membagikan pengalaman merawat Aglonema dengan dominasi warna merah. Ia menjelaskan bahwa warna daun dapat dipengaruhi oleh penempatan tanaman dan perawatan yang diberikan.
Tidak hanya itu, jenis pupuk juga menjadi perhatian. Untuk Aglonema merah, pupuk yang digunakan berbeda dengan tanaman yang memiliki dominasi warna hijau dan putih.
Baca Juga: Cara Menanam Bonsai untuk Pemula, Mulai dari Memilih Tanaman hingga Membentuknya
Cahaya Jangan Terlalu Terik
Langkah pertama dalam cara merawat Aglonema merah adalah menentukan lokasi tanaman. Aglonema dengan dominasi warna merah sebaiknya tidak ditempatkan di bawah sinar matahari langsung.
Menurut pengalaman yang dibagikan dalam video, paparan matahari langsung dapat membuat warna daun cenderung pucat dan terlihat luntur. Meski begitu, tanaman juga tidak dianjurkan berada di tempat yang terlalu gelap.
Aglonema yang kekurangan cahaya disebut dapat mengalami pertumbuhan yang kurang maksimal dan cenderung kerdil. Karena itu, lokasi dengan pencahayaan yang cukup tetap dibutuhkan.
Salah satu posisi yang digunakan adalah di bawah paranet. Tempat tersebut membuat tanaman mendapatkan cahaya dengan intensitas yang tidak terlalu panas.
Pengaturan cahaya juga perlu diperhatikan ketika melakukan penyemprotan pupuk. Waktu yang disarankan dalam video adalah pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik.
Gunakan Gandasil B Secara Berkala
Untuk membantu menjaga warna merah pada daun, pemilik tanaman menggunakan pupuk Gandasil B. Pupuk tersebut disebut memiliki kandungan kalium yang tinggi dan umumnya digunakan untuk tanaman berbunga.
Dalam penjelasan video, kalium memiliki manfaat utama untuk mendukung hasil buah dan bunga serta membantu mencegah kerontokan bunga sebelum menjadi buah.
Namun, pemilik Aglonema juga menggunakannya pada tanaman hias daun dengan dominasi warna merah. Berdasarkan pengalaman tersebut, penggunaan Gandasil B dapat membantu membuat warna merah pada daun terlihat lebih mencolok.
Takaran yang digunakan adalah sepertiga sendok makan Gandasil B untuk satu liter air. Pupuk dilarutkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam botol sprayer.
Larutan kemudian disemprotkan ke daun hingga cukup merata. Jarak penyemprotan tidak dibuat terlalu dekat.
Frekuensinya juga tidak terlalu sering. Dalam video, pemakaian Gandasil B untuk Aglonema disebut dilakukan sekitar tiga minggu sampai satu bulan sekali.
NPK untuk Menunjang Pertumbuhan
Perawatan Aglonema merah juga dilengkapi dengan pemberian NPK 16-16-16. Pupuk ini digunakan sebagai pupuk dengan unsur hara makro.
Dosis yang dibagikan adalah setengah sendok makan dan ditaburkan pada media tanam. Pemberiannya dilakukan sekitar dua minggu hingga satu bulan sekali, tergantung usia tanaman.
Sementara untuk penyiraman, air biasa diberikan sekitar dua sampai tiga hari sekali. Media tanam yang digunakan merupakan campuran andam, pakis, dan pupuk kandang kambing.
Perawatan kemudian disesuaikan dengan warna tanaman. Untuk Aglonema yang dominan hijau dan putih seperti Snow White, pemilik tanaman menggunakan Gandasil D.
Gandasil D diberikan dengan takaran sepertiga sendok makan untuk satu liter air. Pemberiannya dilakukan sekitar tiga minggu sampai satu bulan sekali untuk menjaga warna hijau tetap cerah.
Dalam video, Dud Anjamani dan Hengheng menjadi contoh Aglonema dengan warna yang mencolok. Dud Anjamani disebut memiliki dominasi warna merah muda kemerah-merahan dengan sedikit warna hijau. Sementara Hengheng memiliki perpaduan semburat merah dan hijau.
Dari pengalaman tersebut, menjaga warna Aglonema bukan hanya bergantung pada pupuk. Penempatan tanaman juga perlu diperhatikan agar mendapatkan cahaya yang cukup tanpa terkena matahari langsung.
Penyiraman dan media tanam turut menjadi bagian dari perawatan. Dengan mengatur berbagai aspek tersebut, pemilik tanaman dapat merawat Aglonema sesuai karakter warna dan kebutuhan yang dibagikan dalam pengalaman tersebut.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Dunia Menanam