JAKARTA - Cara membuat media tanam yang subur tidak selalu membutuhkan bahan yang sulit ditemukan. Dengan mencampurkan tanah, sekam mentah, sekam bakar, pupuk kandang yang sudah matang, dan humus daun bambu, media tanam disebut bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman.
Dalam sebuah video, pemilik kebun membagikan racikan media tanam yang biasa digunakan untuk tanaman cabai, tomat, semangka, melon, bawang merah, serta berbagai tanaman lain yang ditanam di pot maupun polybag.
Racikan tersebut dibuat dengan komposisi sederhana. Selain subur, media tanam diharapkan memiliki struktur yang poros dan gembur sehingga dapat digunakan untuk berbagai tanaman.
Baca Juga: Cara Menanam Bonsai untuk Pemula, 5 Tahap agar Tanaman Tumbuh dan Terbentuk
Gunakan Perbandingan 3:1:1:1:1
Bahan pertama yang digunakan adalah tanah. Jenis tanahnya dapat berupa tanah hitam, tanah merah, maupun tanah berpasir. Namun, tanah yang akan diolah sebaiknya tidak dalam kondisi terlalu basah.
Tanah yang terlalu basah akan lebih sulit diaduk dengan bahan lainnya. Jika tanah dalam kondisi keras dan menggumpal, tanah perlu dihancurkan terlebih dahulu agar tidak terdapat gumpalan berukuran besar.
Untuk takarannya, digunakan tiga ember tanah.
Bahan kedua adalah sekam mentah sebanyak satu ember. Sekam mentah disebut dapat membantu membuat media tanam menjadi lebih gembur dan poros. Bahan ini juga tidak cepat hancur sehingga struktur media tanam dapat tetap gembur dalam waktu yang cukup lama.
Ketika sekam mentah akhirnya lapuk dan terurai bersama tanah, bahan tersebut juga dapat menjadi bagian dari bahan organik yang membantu menyuburkan media.
Selanjutnya ada sekam bakar dengan takaran satu ember. Sekam bakar digunakan untuk membantu menggemburkan media tanam. Dalam video, bahan ini juga disebut dapat membantu menaikkan pH tanah dan menambah unsur hara fosfor.
Berbeda dengan sekam mentah, sekam bakar disebut dapat langsung digunakan karena sudah melalui proses pembakaran.
Tambahkan Pupuk Kandang dan Humus
Bahan keempat adalah kotoran hewan atau kohe yang sudah halus dan difermentasi. Jenisnya dapat berupa kohe ayam, sapi, maupun kambing.
Hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi kohe. Bahan tersebut tidak disarankan masih segar atau baru karena masih dianggap terlalu panas dan dapat mengandung bakteri maupun jamur patogen.
Dalam racikan tersebut digunakan kohe kambing sebanyak satu ember. Dengan demikian, komposisinya menjadi tiga ember tanah, satu ember sekam mentah, satu ember sekam bakar, dan satu ember kohe.
Bahan terakhir adalah humus dari daun bambu. Bahan ini diperoleh dari daun bambu yang sudah jatuh dan mengalami pelapukan secara alami.
Daun yang masih utuh serta ranting dipisahkan terlebih dahulu. Setelah itu, bahan diayak untuk mendapatkan humus yang sudah terurai. Humus daun bambu tersebut digunakan sebanyak satu ember.
Baca Juga: Cara Menanam Bonsai untuk Pemula, Jangan Salah Pilih Tanaman dan Media Tanam
Dengan tambahan tersebut, perbandingan keseluruhan media tanam menjadi 3:1:1:1:1.
Kelima bahan kemudian dicampur dan diaduk sampai merata. Tujuannya agar tingkat kegemburan dan kandungan bahan organik dalam media tersebar secara merata.
Untuk penggunaan pada musim hujan, dalam video disebut media tanam juga dapat ditambahkan kapur dolomit. Takaran yang digunakan adalah sekitar satu kilogram untuk jumlah media yang diracik dalam contoh tersebut.
Jika tidak tersedia humus daun bambu, bahan tersebut dapat diganti kompos dari sampah dedaunan yang sudah hancur. Kompos juga perlu diayak terlebih dahulu untuk memisahkan batu, bagian tanaman yang belum terurai, dan sampah lainnya.
Apabila tidak tersedia humus maupun kompos daun, media tanam tetap dapat dibuat dengan empat bahan. Sekam mentah dapat ditambah dari satu menjadi sekitar 1,5 ember.
Sekam Mentah Perlu Disiapkan
Sebelum digunakan, sekam mentah perlu disterilkan. Salah satu cara yang dibagikan adalah merendamnya menggunakan air panas hingga air menjadi dingin. Setelah itu, sekam dikeringkan sebelum dicampurkan.
Cara lainnya adalah mengasapi atau membakar sekam secara tidak sempurna agar tidak berubah menjadi arang.
Sekam mentah juga dapat dicampurkan dengan bahan lain kemudian diletakkan di tempat terbuka selama sekitar dua sampai tiga minggu sebelum digunakan.
Dengan racikan tersebut, cara membuat media tanam dapat dilakukan menggunakan bahan yang relatif sederhana. Perbandingan bahan menjadi bagian penting agar media tetap gembur, poros, dan siap digunakan untuk berbagai tanaman dalam pot maupun polybag.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : ook tani 93