JAKARTA - Cara membuat media tanam yang subur tidak selalu membutuhkan bahan mahal. Dalam sebuah video, okani 93 membagikan campuran media tanam yang disebut dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman, mulai dari cabai, tomat, semangka, melon hingga bawang merah.
Campuran tersebut mengandalkan lima bahan yang mudah ditemukan, yakni tanah, sekam mentah, sekam bakar, pupuk kandang yang sudah difermentasi, dan humus daun bambu. Masing-masing bahan memiliki peran untuk menghasilkan media yang gembur dan tetap memiliki unsur organik.
Rasio yang digunakan dalam cara membuat media tanam tersebut adalah 3:1:1:1:1. Artinya, tiga bagian tanah dicampur dengan masing-masing satu bagian sekam mentah, sekam bakar, pupuk kandang fermentasi, dan humus daun bambu.
Baca Juga: Cara Menanam Bonsai dari Los Pucuk, Akar Perlu Dipangkas Sejak Awal
Gunakan Tanah sebagai Bahan Utama
Tanah menjadi bahan dengan jumlah paling banyak dalam campuran. Jenis tanah yang digunakan bisa berupa tanah hitam, merah maupun tanah berpasir. Namun, tanah sebaiknya tidak terlalu basah.
Jika tanah dalam kondisi keras atau menggumpal, tanah perlu dihancurkan terlebih dahulu. Dalam contoh yang diberikan, tiga ember tanah digunakan sebagai bahan dasar media tanam.
Setelah itu, tambahkan satu ember sekam mentah. Sekam mentah berfungsi membantu membuat media tetap gembur dan berpori. Bahan ini juga relatif lama terurai sehingga dapat membantu mempertahankan kondisi media.
Namun, sekam mentah tidak dianjurkan langsung digunakan dalam kondisi baru. Dalam video disebutkan, sekam mentah perlu disterilkan terlebih dahulu karena dikhawatirkan masih membawa bakteri atau jamur patogen.
Sterilisasi dapat dilakukan dengan merendam sekam menggunakan air panas hingga air menjadi dingin, kemudian mengeringkannya. Cara lain adalah melakukan pembakaran tidak sempurna agar sekam tidak berubah menjadi arang.
Sekam mentah juga dapat dicampur langsung dengan bahan lain, kemudian diletakkan di luar ruangan dan dibiarkan terkena hujan serta panas selama sekitar dua sampai tiga minggu sebelum digunakan.
Tambahkan Sekam Bakar dan Pupuk Kandang
Bahan berikutnya adalah sekam bakar sebanyak satu ember. Sekam bakar disebut membantu membuat media lebih gembur, dapat meningkatkan pH tanah, serta memberikan unsur fosfor. Bahan ini juga sudah melalui proses pembakaran sehingga dapat langsung digunakan.
Selanjutnya, campurkan satu ember pupuk kandang. Jenisnya bisa berasal dari ayam, sapi, atau kambing. Namun, pupuk kandang harus benar-benar sudah difermentasi dan matang.
Pupuk kandang yang masih segar tidak dianjurkan karena dalam video disebut masih bersifat panas dan berpotensi mengandung bakteri maupun jamur patogen. Contoh yang digunakan adalah pupuk kandang kambing yang telah difermentasi.
Bahan kelima adalah humus daun bambu sebanyak satu ember. Humus ini bisa diperoleh dari tumpukan daun bambu yang telah mengalami pelapukan secara alami.
Daun dan ranting yang belum terurai sebaiknya dipisahkan. Setelah itu, humus dapat diayak untuk mendapatkan material yang sudah terurai dan menghilangkan bagian yang masih kasar.
Baca Juga: Cara Menanam Bonsai untuk Pemula, 5 Tahap agar Tanaman Tumbuh dan Terbentuk
Humus daun bambu dalam video disebut memiliki kandungan fosfor dan kalium yang relatif tinggi sehingga dapat membantu kesuburan media. Bahan ini juga tidak perlu difermentasi lagi apabila sudah benar-benar menjadi humus.
Setelah seluruh bahan tersedia, semua material perlu dicampur hingga merata. Tujuannya agar bagian yang berfungsi menyuburkan dan membuat media gembur tersebar secara merata.
Untuk kondisi musim hujan, pembuat video juga menyarankan penambahan dolomit sebanyak sekitar satu kilogram untuk jumlah campuran seperti contoh tersebut.
Jika tidak memiliki humus daun bambu, bahan tersebut dapat diganti dengan kompos dari daun-daunan yang sudah lapuk. Kompos sebaiknya diayak terlebih dahulu agar batu, bagian yang belum terurai, dan kotoran lainnya tidak ikut masuk.
Bila humus atau kompos tidak tersedia sama sekali, campuran tetap dapat dibuat dengan meningkatkan sekam mentah menjadi sekitar 1,5 ember. Dengan demikian, komposisinya menjadi tiga bagian tanah, 1,5 bagian sekam mentah, satu bagian sekam bakar, dan satu bagian pupuk kandang fermentasi.
Dengan bahan yang sudah matang dan sekam mentah yang telah disterilkan, campuran media tersebut disebut siap digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman dalam pot maupun polybag.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : ook tani 93