JAKARTA - Cara membuat media tanam yang gembur dan subur bisa dilakukan dengan bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Salah satu racikan yang dibagikan dalam video menggunakan tanah, sekam mentah, sekam bakar, dan pupuk kandang yang sudah difermentasi.
Campuran ini disebut dapat digunakan untuk berbagai tanaman, termasuk cabai, tomat, semangka, melon, bawang merah, serta tanaman lain yang ditanam menggunakan pot atau polybag. Kunci utamanya terletak pada perbandingan bahan dan kondisi masing-masing material sebelum dicampurkan.
Dalam racikan tersebut, komposisi dasarnya adalah tiga bagian tanah, 1,5 bagian sekam mentah, satu bagian sekam bakar, dan satu bagian pupuk kandang fermentasi. Komposisi ini merupakan alternatif ketika humus daun bambu atau kompos daun tidak tersedia.
Baca Juga: Cara Menanam Bonsai dari Los Pucuk, Akar Perlu Dipangkas Sejak Awal
Tanah Menjadi Komponen Utama
Pada cara membuat media tanam ini, tanah menjadi bahan utama dengan porsi paling besar. Jenis tanah yang digunakan tidak harus sama karena dalam video disebut bisa memakai tanah hitam, merah maupun tanah berpasir.
Hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi tanah. Tanah sebaiknya tidak terlalu basah. Jika tanah dalam kondisi keras dan menggumpal, bagian tersebut perlu dihancurkan terlebih dahulu agar lebih mudah tercampur dengan bahan lainnya.
Untuk contoh campuran, digunakan tiga ember tanah. Setelah tanah disiapkan, bahan berikutnya adalah sekam mentah sebanyak 1,5 ember.
Sekam mentah berfungsi membuat media lebih gembur. Bahan ini juga relatif lama mengalami penguraian sehingga dapat membantu mempertahankan kondisi media dalam waktu tertentu. Ketika akhirnya terurai, sekam tersebut juga dapat menjadi bagian dari bahan organik.
Namun, sekam mentah perlu mendapatkan perhatian khusus sebelum digunakan. Dalam video disebutkan bahwa sekam yang masih baru berpotensi membawa bakteri atau jamur patogen.
Ada beberapa cara yang disebut bisa digunakan untuk mensterilkannya. Sekam dapat direndam menggunakan air panas sampai air menjadi dingin, kemudian dikeringkan. Pilihan lainnya adalah melakukan pembakaran secara tidak sempurna sehingga sekam tidak berubah menjadi arang.
Cara ketiga adalah mencampurkan sekam dengan bahan lain terlebih dahulu, lalu menempatkan campuran di ruang terbuka agar terkena hujan dan panas selama sekitar dua sampai tiga minggu sebelum digunakan.
Sekam Bakar dan Pupuk Kandang
Selain sekam mentah, campuran juga membutuhkan satu ember sekam bakar. Bahan ini disebut membantu membuat media tetap gembur serta dapat meningkatkan pH tanah dan menambahkan fosfor.
Berbeda dengan sekam mentah, sekam bakar disebut sudah steril dan bisa digunakan tanpa proses fermentasi tambahan.
Berikutnya adalah pupuk kandang sebanyak satu ember. Pupuk tersebut dapat berasal dari ayam, sapi, maupun kambing. Syarat utamanya adalah pupuk harus sudah difermentasi atau benar-benar matang.
Pupuk kandang yang masih segar tidak digunakan dalam racikan ini. Dalam video dijelaskan bahwa pupuk yang belum matang masih bersifat panas dan dikhawatirkan mengandung bakteri maupun jamur patogen.
Baca Juga: Cara Menanam Bonsai untuk Pemula, 5 Tahap agar Tanaman Tumbuh dan Terbentuk
Contoh yang digunakan adalah pupuk kandang kambing yang sudah melalui proses fermentasi.
Jika tersedia, humus daun bambu sebenarnya dapat ditambahkan sebagai salah satu bahan. Dalam racikan awal, humus ini digunakan satu ember. Humus diperoleh dari daun bambu yang telah terurai secara alami dan kemudian diayak untuk memisahkan ranting maupun daun yang belum membusuk.
Humus daun bambu dalam video disebut memiliki kandungan fosfor dan kalium yang relatif tinggi. Namun, jika bahan tersebut sulit ditemukan, penggunaannya bisa digantikan dengan kompos daun yang sudah matang.
Kompos maupun humus sebaiknya diayak terlebih dahulu. Batu, material kasar, dan bagian yang belum terurai perlu dipisahkan agar tidak ikut masuk ke media.
Setelah seluruh bahan tersedia, semuanya harus dicampur hingga benar-benar merata. Campuran yang sudah selesai kemudian dapat digunakan sebagai media tanam untuk pot atau polybag.
Untuk kondisi musim hujan, video tersebut juga menyebut penambahan dolomit sekitar satu kilogram untuk jumlah media seperti contoh. Dengan bahan organik yang sudah matang dan sekam mentah yang telah disterilkan, media kemudian dinyatakan siap digunakan.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : ook tani 93