JAKARTA - Cara memandikan kucing perlu dilakukan dengan persiapan yang tepat agar hewan tidak terlalu panik selama proses berlangsung. Pemilik juga perlu memperhatikan kondisi cuaca, suhu air, karakter kucing, hingga perlengkapan yang digunakan.
Hal tersebut dibagikan Ridwan melalui video saat memandikan dua ekor kucing miliknya. Salah satunya adalah Ucup, kucing outdoor yang disebut sudah hampir satu bulan tidak dimandikan.
Ridwan memilih memandikan kucing ketika cuaca cukup cerah. Menurutnya, kondisi cuaca perlu menjadi perhatian karena hujan cukup sering turun dalam beberapa waktu terakhir. Persiapan juga dilakukan dengan menyediakan handuk yang mudah menyerap air serta sampo.
Baca Juga: Cara Merawat Aglonema Merah agar Warnanya Cerah dan Tidak Kusam
Suhu Air dan Cara Membasahi Kucing
Sebelum mulai memandikan, Ridwan menyiapkan air biasa yang kemudian dicampur dengan air hangat. Suhu air disesuaikan agar tidak terlalu panas maupun terlalu dingin.
Untuk kucing yang baru pertama kali mandi, Ridwan menyarankan agar pemilik tidak langsung mengguyur tubuhnya menggunakan gayung. Bulu kucing sebaiknya dibasahi secara perlahan terlebih dahulu agar hewan tidak kaget.
Namun, Ucup memiliki kebiasaan berbeda. Kucing tersebut disebut justru menyukai berendam sehingga Ridwan memasukkannya ke bak mandi plastik setelah proses pembasahan awal.
Pemilik juga perlu mengenali karakter kucing masing-masing. Ridwan mengatakan ada kucing yang tidak menyukai air dingin, ada yang lebih nyaman menggunakan air hangat, sementara kucing lainnya dapat dimandikan dengan air hangat maupun air biasa.
Bagi pemula, mengenali kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dari cara memandikan kucing. Pemilik juga disarankan menutup pintu kamar mandi apabila kucing cenderung aktif atau mudah melarikan diri.
Tenangkan Diri Saat Memandikan Kucing
Menurut Ridwan, pemilik harus tetap tenang ketika memandikan kucing. Kepanikan pemilik dapat membuat kucing ikut panik sehingga berpotensi mencakar atau menggigit.
Karena itu, proses memandikan perlu dilakukan dengan fokus dan hati-hati, terutama ketika memegang bagian tubuh kucing yang sensitif.
Pada Ucup, proses awal dilakukan untuk mengangkat minyak dan kotoran yang menempel di bulunya. Ridwan juga menunjukkan adanya bagian bulu yang menggimbal karena kucing tersebut cukup lama tidak dimandikan dan lebih sering berada di luar rumah.
Ia kemudian menggunakan sikat khusus untuk membantu membersihkan tubuh dan bulu kucing. Bagian kaki serta sela-sela kaki juga tidak boleh dilewatkan ketika proses pembersihan berlangsung.
Ridwan dalam video menggunakan sabun pencuci piring sebagai pengganti degreaser untuk membantu mengangkat minyak dan kotoran. Penggunaan tersebut merupakan praktik yang ditunjukkan dalam video dan bukan rekomendasi umum dari dokter hewan.
Setelah proses penghilangan minyak dan kotoran selesai, tubuh kucing dibilas terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap penyampoan.
Baca Juga: Aglonema Merah Biar Makin Ngejreng, Ini Tips Pupuk dan Penempatannya
Sampo dan Proses Pembilasan
Ridwan menggunakan dua jenis sampo dalam proses tersebut, yakni sampo reguler dan sampo untuk kutu. Ia juga menyebut produk yang digunakannya memiliki varian dengan conditioner.
Saat menemukan kutu, pemilik dapat mengambil kutu yang terlihat selama proses memandikan. Setelah sampo diaplikasikan ke tubuh kucing, Ridwan membiarkannya selama sekitar lima menit sebelum dibilas.
Setelah itu, sampo reguler kembali digunakan. Menurut Ridwan, produk dengan conditioner dianggap lebih praktis karena pemilik tidak perlu membeli conditioner secara terpisah.
Tahap berikutnya adalah pembilasan sampai sisa busa hilang. Setelah tubuh kucing bersih dari sampo, Ucup kembali dimasukkan ke bak mandi untuk proses pembilasan terakhir.
Perbedaan kondisi bulu terlihat setelah proses tersebut. Bulu Ucup yang sebelumnya disebut kotor dan berminyak terlihat lebih putih setelah dimandikan.
Setelah selesai, Ucup dikeringkan menggunakan handuk. Ridwan kemudian memberikan makanan sebagai bagian dari proses setelah mandi.
Ia juga memberikan tips agar pemilik tidak memberikan makanan terlalu banyak sebelum memandikan kucing karena menurut pengalamannya hal tersebut dapat membuat kucing muntah. Setelah mandi, kucing kemudian diberi makanan.
Ridwan menyebut proses memandikan Ucup sebenarnya berlangsung lebih lama daripada yang terlihat dalam video karena beberapa bagian sengaja dipotong. Selain Ucup, ia juga memandikan kucing lainnya, Tamtam, yang prosesnya akan dibagikan dalam video berikutnya.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : suka kucing