Cara Memandikan Kucing, Ucup Jadi Kinclong Setelah Sebulan Jarang Mandi

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 18:45 WIB
Cara memandikan kucing perlu memperhatikan cuaca, suhu air, karakter kucing, proses membersihkan bulu, penggunaan sampo, pembilasan, dan pengeringan.(Pinterest)
Cara memandikan kucing perlu memperhatikan cuaca, suhu air, karakter kucing, proses membersihkan bulu, penggunaan sampo, pembilasan, dan pengeringan.(Pinterest)

JAKARTA - Cara memandikan kucing membutuhkan persiapan agar hewan tetap nyaman selama proses berlangsung. Mulai dari memilih waktu yang tepat, menyiapkan air dengan suhu sesuai, hingga mengenali karakter kucing menjadi beberapa hal yang diperhatikan Ridwan ketika memandikan kucingnya.

Dalam video tersebut, Ridwan memandikan kucing bernama Ucup yang merupakan kucing outdoor. Ucup disebut sudah hampir satu bulan tidak dimandikan karena lebih banyak beraktivitas di luar rumah.

Kondisi bulu Ucup pun terlihat cukup kotor dan berminyak. Beberapa bagian bulunya juga menggimbal. Meski demikian, proses mandi tetap dapat dilakukan dengan cukup tenang karena Ucup disebut menyukai air hangat dan bahkan senang berendam.

Ridwan memilih hari dengan cuaca cukup cerah untuk melakukan proses tersebut. Ia mengingatkan pemilik kucing agar tidak mengabaikan kondisi cuaca ketika ingin memandikan hewan peliharaan.

Baca Juga: Cara Membuat Media Tanam Subur untuk Cabai hingga Melon, Ini Racikannya

Siapkan Air dengan Suhu yang Sesuai

Sebelum memulai, Ridwan menyiapkan handuk yang mudah menyerap air. Ia juga menyediakan sampo reguler serta sampo untuk kutu.

Air mandi kemudian disiapkan dengan mencampurkan air biasa dan air hangat. Suhu air perlu disesuaikan agar tidak terlalu panas maupun terlalu dingin.

Tahap awal yang dilakukan adalah membasahi tubuh kucing. Ridwan menyarankan agar pemilik, khususnya pemula, tidak langsung mengguyur kucing menggunakan gayung.

Bulu kucing sebaiknya dibasahi secara perlahan supaya hewan tidak kaget. Setelah itu, proses dapat dilanjutkan sesuai karakter masing-masing kucing.

Ucup memiliki kebiasaan yang berbeda. Karena disebut suka berendam, Ridwan langsung memasukkannya ke bak mandi plastik setelah pembasahan awal.

Menurut Ridwan, pemilik wajib mengetahui karakter kucingnya. Ada kucing yang tidak menyukai air dingin, ada yang harus menggunakan air hangat, dan ada pula yang dapat dimandikan menggunakan air hangat maupun air biasa.

Mengetahui kebiasaan tersebut dapat membantu pemilik menentukan cara yang lebih sesuai saat memandikan kucing.

Jangan Panik Ketika Kucing Bergerak

Selain mengenali karakter hewan, pemilik juga harus tetap tenang. Ridwan mengingatkan bahwa kepanikan pemilik dapat membuat kucing ikut panik.

Jika kucing merasa panik, ada kemungkinan hewan tersebut mencakar atau menggigit tangan. Karena itu, pemilik perlu fokus dan berhati-hati ketika memegang tubuh kucing.

Untuk kucing yang mudah kabur atau terlalu aktif, pintu kamar mandi dapat ditutup. Dengan demikian, kucing tetap berada di area yang sudah disiapkan selama proses mandi.

Pada Ucup, proses pembersihan dimulai dengan mengangkat minyak dan kotoran yang menempel di tubuh. Ridwan menggunakan sabun pencuci piring sebagai pengganti degreaser dalam proses yang ditampilkan pada video.

Setelah itu, tubuh Ucup disikat menggunakan sikat khusus. Bagian kaki dan sela-sela kaki juga dibersihkan dengan lebih teliti.

Ridwan menyebut proses mengangkat minyak dan kotoran tersebut sebenarnya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan yang terlihat di video. Tayangan dipersingkat dengan memotong sejumlah bagian.

Setelah kotoran dan minyak mulai terangkat, Ucup dibilas sebelum masuk ke tahap penyampoan.

Baca Juga: Cara Memandikan Kucing di Rumah, Jangan Langsung Diguyur

Sampo Kutu Dilanjutkan Sampo Reguler

Ridwan kemudian menggunakan sampo anti kutu dan anti jamur. Produk tersebut diusapkan ke seluruh bagian tubuh kucing.

Jika menemukan kutu yang terlihat, Ridwan mengambilnya secara langsung selama proses memandikan Ucup. Setelah sampo digunakan, ia membiarkannya selama sekitar lima menit sebelum melakukan pembilasan.

Setelah itu, Ucup kembali menggunakan sampo reguler. Ridwan memilih sampo yang disebut sudah dilengkapi conditioner.

Menurutnya, produk tersebut lebih praktis karena pemilik tidak perlu membeli conditioner secara terpisah. Hal tersebut dianggap dapat menjadi pertimbangan bagi pemilik yang mempunyai lebih dari satu kucing.

Setelah proses penyampoan selesai, Ucup dibilas sampai sisa busa hilang. Ridwan kemudian memasukkannya kembali ke dalam bak mandi untuk pembilasan terakhir.

Hasilnya, bulu Ucup terlihat lebih bersih dan kembali tampak putih. Setelah mandi selesai, Ucup kemudian dikeringkan menggunakan handuk.

Ridwan juga memberikan makanan setelah proses mandi. Ia menyebut pemilik sebaiknya tidak memberikan makanan terlalu banyak sebelum memandikan kucing karena dikhawatirkan membuat kucing muntah.

Menurut Ridwan, perawatan kucing perlu dilakukan secara konsisten. Kucing yang sering berada di luar rumah membutuhkan perhatian terhadap kebersihan tubuh dan bulunya.

Pada hari tersebut, Ridwan sebenarnya memandikan dua kucing, yakni Ucup dan Tamtam. Namun, proses memandikan Tamtam disebut akan ditampilkan dalam video berikutnya.

Pengalaman memandikan Ucup menunjukkan bahwa proses mandi kucing membutuhkan kesabaran. Bagi pemula, mengenali karakter hewan, menggunakan air dengan suhu yang sesuai, serta menjaga ketenangan selama proses menjadi bagian penting agar kegiatan mandi dapat berlangsung lebih terkendali.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : suka kucing
perawatan kucing cara memandikan kucing tips memandikan kucing sampo kucing kucing outdoor