BLITAR KAWENTAR - Cara merawat anjing Husky membutuhkan perhatian khusus, terutama pada makanan, vaksin dan vitamin, suhu ruangan, hingga kondisi bulunya. Anjing yang dikenal memiliki bulu lebat ini juga lebih menyukai tempat yang sejuk karena merupakan keturunan Siberian yang terbiasa dengan cuaca dingin.
Husky juga dikenal memiliki karakteristik fisik yang khas. Anjing ini dapat terlahir dengan mata biru cerah. Warna matanya pun dapat beragam, mulai biru, emas, jingga, hingga cokelat. Dari sisi ukuran, tinggi Husky jantan disebut berkisar 21-23,5 inci, sedangkan betina sekitar 20-22 inci. Berat badan jantan dapat mencapai 45-60, sementara betina 35-50 pon.
Karakteristik fisik tersebut membuat perawatan Husky tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan pemilik agar kondisi tubuh dan bulunya tetap terjaga.
Perhatikan Makanan dan Asupan
Hal pertama dalam cara merawat anjing Husky adalah memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhannya. Husky termasuk hewan yang mampu bertahan hidup dalam kondisi keterbatasan makanan. Meski demikian, pemilik tetap perlu menentukan jenis makanan yang tepat. Makanan rendah kalori disebut dapat diberikan agar anjing tumbuh sehat.
Jadwal pemberian makan juga perlu disesuaikan dengan usia. Untuk Husky berusia 3-4 bulan, pemberian makanan disebut cukup dilakukan dua kali sehari. Sementara untuk usia di atasnya, takaran makanan dapat disesuaikan.
Selain makanan, pemilik juga dianjurkan memberikan vaksin dan vitamin. Pemberian tersebut disebut bertujuan membantu menjaga kondisi bulu sekaligus mendukung pertumbuhan dan kesehatan tubuh Husky. Bulu Husky yang lebat membutuhkan perhatian lebih. Jika tidak dirawat, kondisi tersebut dapat membuat masalah pada bulu semakin banyak. Vitamin juga disebut dapat membantu menjaga bulu dan tubuh anjing tetap sehat.
Husky Lebih Suka Ruangan Sejuk
Hal lain yang tidak kalah penting adalah memperhatikan suhu tempat tinggal. Husky merupakan keturunan Siberian yang disebut memiliki ketahanan terhadap cuaca dingin. Karena itu, anjing ini lebih menyukai ruangan yang sejuk.
Pemilik disarankan memastikan tersedia ruangan sejuk atau ber-AC sebelum memelihara Husky. Kondisi ruangan juga disebut dapat berpengaruh terhadap kesehatan bulunya. Perhatian terhadap suhu bahkan dikaitkan dengan kondisi saat musim hujan ketika temperatur menjadi lebih dingin dibanding biasanya.
Perawatan bulu juga perlu dilakukan secara rutin. Pemilik dapat menyisir dan menyikat bulu Husky untuk mengangkat bulu mati. Penyisiran menjadi semakin penting ketika kondisi udara berangin karena dapat menyebabkan bulu mengalami kerontokan. Husky juga perlu disisir setidaknya sekali dalam seminggu.
Namun, pemilik tidak dianjurkan mencukur bulu Husky meski cuaca sedang panas. Bulu tersebut disebut memiliki fungsi untuk melindungi Husky dari radiasi sinar ultraviolet.
Dengan demikian, perawatan Husky tidak hanya berkaitan dengan penampilan. Makanan yang sesuai, vaksin dan vitamin, ruangan yang sejuk, serta penyisiran rutin menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Bagi calon pemilik, memahami kebutuhan tersebut sejak awal dapat membantu menyiapkan lingkungan yang sesuai untuk Husky. Terlebih, karakteristik bulu yang lebat membuat perawatan rutin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pemeliharaan anjing ini.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber