Bonsai Beringin Dibentuk dari Tiga Bahan Stek, Akar Diprogram agar Cepat Menyatu

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB
Bonsai beringin dibentuk dari tiga bahan stek yang digabungkan. Simak teknik akar, pengikatan, dan media tanah sekam. (PINTEREST)
Bonsai beringin dibentuk dari tiga bahan stek yang digabungkan. Simak teknik akar, pengikatan, dan media tanah sekam. (PINTEREST)

JAKARTA - Bonsai beringin dalam sebuah video dibuat menggunakan tiga bahan hasil stek yang kemudian digabungkan menjadi satu bentuk. Prosesnya dimulai dengan membongkar media tanam, memeriksa kondisi akar, memilih bahan yang sesuai, lalu menyatukannya dan menanam kembali menggunakan campuran tanah serta sekam.

Teknik tersebut digunakan untuk membentuk bahan bonsai sesuai rancangan yang diinginkan. Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah akar. Bahan yang sebelumnya sudah diprogram untuk menghasilkan akar baru kembali dibongkar agar kondisi perakaran dapat diperiksa secara langsung.

Pembongkaran dilakukan secara hati-hati karena akar yang ditemukan masih muda. Media tanam dibersihkan sedikit demi sedikit supaya bagian akar dan batang terlihat lebih jelas.

Pada bahan pertama, bagian batang sebelumnya memiliki akar yang memanjang ke bawah. Bagian tersebut kemudian dibongkar kembali untuk membuat program akar baru. Menurut penjelasan dalam video, beberapa akar yang ditemukan juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bahan bonsai.

Baca Juga: Bobol Lemari Tetangga, Perempuan di Talun Gasak 14 Perhiasan Emas dan Uang Rp 3,5 Juta

Tiga Bahan Stek Digabungkan

Selain akar, terdapat pula akar gantung yang dapat dimanfaatkan. Bagian lain bisa digunakan untuk membantu penambahan atau pembesaran cabang dan batang.

Proses kemudian berlanjut pada bahan berikutnya. Dari hasil pembongkaran, ditemukan beberapa bahan yang merupakan hasil stek pecah batang. Kondisi akarnya dinilai cukup baik dan dapat digunakan kembali.

Setelah diperiksa, tiga bahan dipilih untuk digabungkan menjadi satu. Ketiganya kemudian disusun berdasarkan bentuk dan posisi yang dianggap sesuai.

Penggabungan dilakukan dengan mendekatkan bagian-bagian tanaman. Salah satu bahan ditempelkan untuk menjadi calon batang berikutnya. Bagian lain diarahkan sebagai calon dahan.

Teknik tersebut juga diarahkan untuk membentuk batang dengan ukuran besar di bagian bawah dan semakin kecil ke atas. Susunan akar turut diperhatikan agar nantinya dapat menyatu dan mendukung perkembangan bahan bonsai.

Bagian yang masih memiliki ruang kosong juga diisi dengan bahan lain yang dianggap sesuai. Beberapa posisi kemudian diatur agar calon dahan dapat membentuk susunan yang lebih terarah.

Setelah seluruh bahan berada pada posisi yang diinginkan, tanaman diikat menggunakan plastik es mambo. Pengikatan dilakukan untuk menjaga bagian-bagian yang telah digabungkan tetap berada pada posisinya.

Baca Juga: Bobol Lemari Tetangga, Perempuan di Talun Gasak 14 Perhiasan Emas dan Uang Rp 3,5 Juta

Media Tanam Menggunakan Tanah dan Sekam

Media tanam menjadi bagian lain yang diperhatikan dalam proses tersebut. Tanah dicampur dengan sekam kemudian diaduk hingga merata.

Media dibuat dalam kondisi gembur. Dalam video dijelaskan bahwa kondisi tersebut ditujukan agar akar dapat berkembang dan bahan bonsai cepat membesar.

Setelah media siap, bahan yang telah digabungkan ditanam kembali menggunakan ember berukuran cukup besar. Wadah tersebut digunakan untuk menyediakan ruang bagi perkembangan bahan bonsai.

Sebelum ditanam, kedalaman media diperiksa terlebih dahulu. Akar kemudian dirapikan dan diarahkan agar pertumbuhannya lebih teratur.

Akar gantung yang ingin dibesarkan juga dikubur ke dalam media. Bagian-bagian yang telah disatukan ditata kembali sebelum seluruhnya ditutup tanah.

Kondisi media yang gembur disebut memiliki sirkulasi air yang baik. Media juga diupayakan tidak mudah mengeras ketika mengalami kekeringan.

Setelah bahan bonsai ditanam, posisi tanaman kembali diarahkan dan media dipadatkan. Tanah kemudian ditambahkan hingga bagian yang diperlukan tertutup dengan baik.

Bahan tersebut tidak langsung dibongkar kembali. Dalam video disebutkan bahwa pemeriksaan berikutnya dilakukan setelah sekitar satu hingga tiga bulan. Waktu tersebut diperlukan untuk melihat hasil penggabungan batang dan perkembangan akar.

Pada tahap akhir, bahan bonsai masih dibiarkan tumbuh dan membesar. Proses pembentukan belum selesai karena perkembangan akar dan batang masih harus dipantau.

Teknik ini memperlihatkan proses awal membentuk bonsai beringin dari beberapa bahan stek. Mulai dari pemeriksaan akar, pemilihan tiga bahan, penggabungan batang, pengikatan, hingga penanaman kembali dilakukan secara bertahap.

Hasil akhirnya masih menunggu perkembangan tanaman. Pertumbuhan batang dan penyatuan akar menjadi bagian yang akan menentukan bagaimana bentuk bahan bonsai tersebut pada tahap berikutnya.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Program Bonsai
media tanam bonsai teknik bonsai Akar Bonsai Bonsai Beringin Stek Beringin