Bonsai Beringin dari Tiga Bahan Stek Disatukan, Begini Proses Membentuk Batangnya

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:48 WIB
Bonsai beringin dibentuk dari tiga bahan stek yang disatukan. Prosesnya meliputi penataan akar, pengikatan, dan penanaman. (PINTEREST)
Bonsai beringin dibentuk dari tiga bahan stek yang disatukan. Prosesnya meliputi penataan akar, pengikatan, dan penanaman. (PINTEREST)

JAKARTA - Bonsai beringin dapat dibentuk dari beberapa bahan stek yang disatukan untuk menghasilkan struktur batang baru. Dalam video tersebut, tiga bahan hasil stek pecah batang dipilih, kemudian digabungkan dan ditanam kembali menggunakan media tanah yang dicampur sekam.

Proses pembentukan diawali dengan membongkar media tanam dari bahan bonsai yang sebelumnya sudah diprogram untuk menghasilkan akar baru. Pembongkaran dilakukan agar kondisi batang dan perakaran dapat terlihat dengan jelas.

Bagian media dibersihkan secara perlahan karena akar yang ditemukan masih muda. Setelah media disingkirkan, sejumlah akar dan bagian batang mulai terlihat.

Bahan pertama sebelumnya memiliki akar yang memanjang hingga ke bagian bawah. Bagian tersebut kemudian dibongkar kembali untuk mengatur ulang pertumbuhan akar. Tujuannya adalah mendapatkan struktur perakaran yang dapat mendukung bentuk bonsai yang akan dibuat.

Selain akar utama, terdapat akar gantung yang juga dapat dimanfaatkan. Bagian tersebut dipertimbangkan untuk membantu pembentukan dan penambahan ukuran pada bagian batang atau cabang.

Baca Juga: Bobol Lemari Tetangga, Perempuan di Talun Gasak 14 Perhiasan Emas dan Uang Rp 3,5 Juta

Memilih Bahan untuk Disatukan

Proses kemudian dilanjutkan dengan membongkar bahan lain. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan beberapa tanaman hasil stek pecah batang dengan kondisi akar yang cukup baik.

Tiga bahan akhirnya dipilih untuk digunakan dalam satu rancangan. Masing-masing bahan ditempatkan pada posisi yang telah disesuaikan dengan bentuk yang ingin dibuat.

Salah satu bagian ditempelkan untuk menjadi calon batang berikutnya. Bagian lainnya diarahkan untuk membentuk calon dahan. Penempatan dilakukan dengan mencari posisi yang dianggap paling sesuai dengan struktur keseluruhan tanaman.

Cara tersebut juga dimanfaatkan untuk membuat ukuran batang dari bawah lebih besar dan semakin mengecil ke bagian atas. Akar dari beberapa bahan turut diarahkan agar dapat saling berdekatan dan berkembang menjadi satu kesatuan.

Bagian yang masih kosong kemudian dipertimbangkan untuk diisi menggunakan bahan lain. Beberapa calon dahan juga disusun agar memiliki arah pertumbuhan yang lebih jelas.

Setelah posisi bahan ditentukan, proses penggabungan dilakukan. Bahan yang sudah ditempel kemudian diikat menggunakan plastik es mambo.

Pengikatan menjadi bagian penting dalam menjaga bahan tetap berada pada posisi yang telah ditentukan. Tanaman kemudian disiapkan untuk masuk kembali ke media tanam.

Tanah dan Sekam Jadi Media Tanam

Media tanam yang digunakan terdiri dari tanah dan sekam. Kedua bahan tersebut dicampur dan diaduk hingga merata.

Tanah dibuat dalam kondisi gembur. Dalam video, media seperti itu digunakan dengan tujuan membantu perkembangan akar dan mendorong bahan bonsai agar cepat membesar.

Setelah tercampur, media dimasukkan ke dalam ember yang cukup besar. Wadah tersebut dipilih untuk memberikan ruang bagi bahan bonsai dalam proses pertumbuhannya.

Sebelum penanaman, kedalaman media diperiksa. Akar kemudian dirapikan dan diarahkan agar posisi pertumbuhannya lebih teratur.

Akar gantung yang ingin dikembangkan juga diarahkan ke dalam media. Bagian-bagian tanaman yang telah disatukan kemudian dikubur secara bertahap.

Media yang digunakan dibuat tetap gembur dan tidak terlalu lengket. Kondisi tersebut disebut membantu sirkulasi air sekaligus menjaga media agar tidak mudah mengeras ketika kering.

Baca Juga: Bobol Lemari Tetangga, Perempuan di Talun Gasak 14 Perhiasan Emas dan Uang Rp 3,5 Juta

Setelah seluruh bagian yang diperlukan tertutup, tanah kembali ditambahkan. Posisi bahan kemudian diperiksa dan bagian yang masih kurang padat dirapikan.

Bahan bonsai tersebut belum langsung dibongkar kembali setelah penanaman. Pemeriksaan berikutnya direncanakan setelah sekitar satu hingga tiga bulan untuk melihat perkembangan hasil penempelan dan kondisi akar.

Selama masa tersebut, bahan dibiarkan tumbuh dan membesar. Perkembangan akar dan batang menjadi bagian yang masih harus ditunggu sebelum proses pembentukan dilanjutkan.

Pembentukan bonsai beringin dalam video masih berada pada tahap awal. Tiga bahan stek telah disatukan, sementara arah batang dan akar mulai ditata untuk membangun struktur yang diinginkan.

Tahap berikutnya akan bergantung pada perkembangan tanaman. Jika bahan tumbuh sesuai harapan, proses pembentukan dapat dilanjutkan dengan kembali mengatur bagian batang, akar, dan dahan.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Program Bonsai
Akar Bonsai bahan bonsai Bonsai Beringin Stek Beringin media tanam