JAKARTA - Bonsai Santigi dapat tetap bertahan meski berada dalam media tanam yang terbatas. Dalam pembahasan pembuatan dan perawatannya, lumut yang tumbuh secara alami disebut turut membantu menjaga kelembapan di sekitar akar. Namun, kondisi tersebut bukan berarti bonsai sebaiknya dibiarkan tanpa perawatan.
Salah satu tanaman yang diperlihatkan telah lama berada dalam kondisi media terbatas. Meski tidak selalu mendapatkan perlakuan seperti penggantian media atau pemberian pupuk, tanaman tersebut masih mampu bertahan. Pada bagian tertentu terlihat lumut tumbuh secara alami di sekitar media dan akar.
Lumut tersebut kemudian dikaitkan dengan kondisi lembap yang berada di sekitar akar. Ketika terkena panas pada siang hari, kelembapan di area tersebut tetap dapat bertahan. Dalam pembahasan itu, lumut yang tumbuh tanpa sengaja disebut dapat menjadi perlindungan bagi akar.
Akar bahkan terlihat tumbuh dan bergerak di bawah bagian yang ditumbuhi lumut. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang diperhatikan ketika tanaman dibuka dan diperiksa. Media yang sedikit membuat keberadaan perlindungan di sekitar akar menjadi semakin terlihat.
Meski demikian, kondisi bonsai yang bertahan dengan media terbatas dan lumut alami tersebut tidak disebut sebagai pola perawatan yang direkomendasikan. Perawatan tetap diperlukan, termasuk penggantian media secara rutin agar kondisi tanaman dapat lebih terjaga.
Baca Juga: Tujuh Anggota DPRD Kota Blitar Dilaporkan Terkait Aksi KONI, Ini Duduk Perkaranya
Pemangkasan Menentukan Pertumbuhan Cabang
Selain membahas akar, proses pembentukan Bonsai Santigi juga menitikberatkan pada pemangkasan. Cabang yang dipilih perlu disesuaikan dengan kebutuhan ketika tanaman mulai diarahkan untuk membentuk tajuk.
Pada tahap awal, beberapa ranting dapat dipilih untuk dipertahankan. Jarak antarcabang juga tidak dibuat terlalu rapat. Ruang tersebut diperlukan agar pertumbuhan berikutnya dapat membentuk percabangan yang lebih terurai.
Pemangkasan daun juga dilakukan dengan tujuan merangsang munculnya tunas. Daun dapat dipotong sebagian sehingga dari bagian tersebut terdapat kemungkinan muncul pertumbuhan baru.
Namun, pemangkasan tidak bisa dilakukan sembarangan. Daun perlu tetap disisakan pada cabang. Jika sebuah bagian dipotong tanpa menyisakan daun, terdapat kemungkinan bagian tersebut mati dan tidak kembali tumbuh.
Teknik pemotongan juga disesuaikan dengan kondisi tanaman dan tujuan pembentukan tajuk. Ketika struktur tajuk sudah terbentuk, pemotongan daun tidak selalu diperlukan.
Pengawatan menjadi bagian lain dalam proses pembentukan. Cabang dan ranting yang dipilih diarahkan menggunakan kawat untuk membangun kerangka tajuk. Ukuran kawat disesuaikan dengan ukuran cabang yang akan dibentuk.
Kerangka Tajuk Dibuat dengan Percabangan yang Terurai
Pembentukan mahkota atau tajuk pada Bonsai Santigi dimulai dari kerangka cabang dan ranting. Percabangan tersebut kemudian diurai sehingga struktur pohon terlihat lebih jelas.
Konsep ini berkaitan dengan tampilan pohon tua yang memiliki percabangan sampai ke bagian ujung. Cabang tidak dibiarkan berkumpul terlalu rapat pada satu titik.
Baca Juga: Tujuh Anggota DPRD Kota Blitar Dilaporkan Terkait Aksi KONI, Ini Duduk Perkaranya
Ruang atau space antarcabang menjadi bagian penting dalam pembentukan tajuk. Dengan adanya jarak, setiap kelompok percabangan dapat terlihat lebih terpisah dan membentuk gumpalan yang menyerupai awan.
Pemangkasan pada tahap tersebut bukan hanya bertujuan mengurangi bagian tanaman. Potongan juga digunakan untuk memunculkan percabangan baru sehingga struktur pohon dapat berkembang secara bertahap.
Tanaman yang sudah dipilih cabang utamanya kemudian dapat disuburkan untuk mengejar pertumbuhan. Kecepatan perkembangan disebut berkaitan dengan tingkat kesuburan tanaman.
Pemberian pupuk juga dibahas sebagai bagian dari upaya mengejar pertumbuhan. Dalam kondisi tertentu, pemberian pupuk dilakukan sekitar dua kali dalam setahun.
Pada akhirnya, pembentukan Bonsai Santigi membutuhkan keseimbangan antara pertumbuhan, pemangkasan, pengawatan, dan pembentukan tajuk. Sementara lumut alami dapat membantu menjaga kondisi lembap di sekitar akar, perawatan tetap menjadi bagian penting agar tanaman berkembang sesuai bentuk yang direncanakan.
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : agung oye