JAKARTA - Aquascape minimalis menjadi pilihan dalam percobaan pertama membuat tank bagi kanal Rememory. Konsep yang digunakan dibuat sederhana karena pembuatnya masih belajar, mulai dari memilih tanaman yang tidak membutuhkan injeksi CO2 hingga menggunakan filter bawaan akuarium.
Dalam video tersebut, Rememory membagikan proses pembuatan aquascape berdasarkan pengalaman mereka. Setelah membeli akuarium, mereka mencari berbagai kebutuhan di toko aquascape. Bahan yang dipilih disesuaikan dengan konsep sederhana dan tidak terlalu rumit.
Salah satu keputusan yang diambil adalah tidak menggunakan sistem injeksi CO2. Karena itu, tanaman yang dipilih merupakan jenis yang disebut rendah CO2 agar tetap dapat digunakan dalam tank tersebut.
Pembuat video juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang mereka dapatkan, tanaman tetap membutuhkan CO2. Jika tidak menggunakan injeksi CO2, salah satu cara yang mereka lakukan adalah lebih sering mengganti air, minimal seminggu sekali.
Baca Juga: Istri Korban KM Virgo Asal Blitar Terima Santunan Rp 70 Juta, Kakak Almarhum Masih Dicari Tim SAR
Memilih Bahan dan Tanaman Sederhana
Peralatan yang digunakan dalam aquascape tersebut cukup sederhana. Mereka menggunakan filter bawaan akuarium dan menambahkan bakteri starter serta rumah bakteri.
Rumah bakteri yang dibeli disebut memiliki harga sekitar Rp30 ribu. Mereka juga membeli nutrisi, pasir Malang, lem Korea, tanaman, kayu, dan batu untuk melengkapi kebutuhan tank.
Pasir Malang yang digunakan tersedia dalam warna merah. Sementara itu, batu dipilih dengan jumlah yang disesuaikan dengan ukuran akuarium yang relatif kecil.
Tanaman menjadi bagian yang cukup diperhatikan karena pembuatnya ingin menggunakan jenis yang mudah dirawat. Beberapa tanaman yang dibeli disebut tidak diketahui nama jenisnya. Pemilihan dilakukan berdasarkan kebutuhan untuk menggunakan tanaman yang rendah CO2.
Ada tanaman moss yang rencananya ditempatkan pada bagian bawah. Mereka juga membeli tanaman lain dalam beberapa pot serta tanaman yang memiliki bentuk memanjang. Harga salah satu tanaman yang disebut dalam video sekitar Rp5 ribu.
Tanaman lain dengan warna kemerahan juga dipilih karena dianggap memiliki tampilan yang menarik. Pembelian tanaman dilakukan secukupnya karena mereka masih dalam tahap percobaan dan mempertimbangkan kemungkinan tanaman tidak bertahan.
Untuk kayu, mereka menggunakan bahan yang sudah dimiliki. Batu juga dibeli dalam jumlah terbatas karena ukuran akuarium tidak terlalu besar.
Dalam proses penanaman, pembuat video mengaku mengalami kesulitan karena tidak menggunakan pinset khusus. Mereka juga menyadari ada beberapa tahap yang seharusnya dilakukan lebih dahulu, termasuk perlakuan terhadap kayu sebelum dimasukkan ke dalam akuarium.
Beberapa tanaman kemudian mengalami melting. Setelah mencari informasi, mereka mengetahui bahwa tanaman sebaiknya dipisahkan dan tidak ditanam terlalu berdekatan. Jarak tanam juga tidak dibuat terlalu rapat maupun terlalu renggang.
Pergantian Air dan Penyesuaian Ikan
Perawatan air dilakukan sejak awal penanaman. Pembuat video menyebut air dikuras setiap empat hari pada tahap awal. Namun, air tidak dibuang seluruhnya karena hanya sekitar 50 persen yang diganti.
Setelah aquascape didiamkan selama delapan hari, mereka mulai memasukkan ikan. Jenis yang dipilih antara lain ikan neon, molly, dan guppy. Harga ikan disebut berada pada kisaran Rp2 ribu hingga Rp5 ribu per ekor.
Baca Juga: Istri Korban KM Virgo Asal Blitar Terima Santunan Rp 70 Juta, Kakak Almarhum Masih Dicari Tim SAR
Selain ikan, tank juga diisi udang dan keong. Mereka juga membeli dua ikan algae eater yang dinilai membantu membersihkan bagian dalam akuarium. Dalam video disebutkan, getah pada kayu dapat habis dimakan ikan tersebut dalam waktu satu hari.
Sebelum memasukkan ikan, pembuat video melakukan aklimasi. Plastik berisi ikan dibiarkan selama sekitar 15 menit. Setelah itu, plastik dibuka dan sedikit air akuarium dimasukkan. Ikan kemudian didiamkan lagi selama sekitar 10 menit sebelum dipindahkan ke tank.
Air dari tempat ikan dibeli tidak ikut dimasukkan ke akuarium. Langkah tersebut dilakukan berdasarkan informasi yang mereka dapatkan karena kondisi air dari tempat sebelumnya tidak diketahui.
Masalah suhu juga menjadi perhatian. Suhu akuarium di rumah disebut dapat mencapai 30 derajat Celsius. Karena itu, mereka menggunakan kipas agar suhu tidak melebihi 28 derajat Celsius.
Rangkaian tersebut menjadi pengalaman pertama Rememory membuat aquascape. Konsep yang digunakan tetap sederhana dengan peralatan dasar, tanaman rendah CO2, bahan yang disesuaikan dengan ukuran tank, serta perawatan melalui pergantian air dan pengaturan suhu.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Riung Memory