JAKARTA - Dekorasi rumah dengan ukuran terbatas membutuhkan penataan yang tepat agar ruangan tidak terasa sesak. Pemilihan warna, furnitur, pencahayaan, hingga pemanfaatan dinding dapat membantu menciptakan kesan ruang yang lebih luas dan nyaman.
Rumah minimalis yang dipenuhi terlalu banyak perabot berisiko membuat area di dalamnya terlihat penuh. Karena itu, setiap elemen interior perlu dipilih dan ditempatkan secara cermat. Konsep sederhana dan fungsional dapat menjadi pilihan untuk memaksimalkan ruangan.
Berikut sembilan cara menata dekorasi rumah agar ruangan yang sempit tampak lebih luas.
Baca Juga: Bakar Lahan Dekat Rel Bisa Picu Kereta Berhenti Luar Biasa, KAI Perketat Pengawasan
Warna Cerah dan Perabot Multifungsi
Langkah pertama dapat dimulai dari pemilihan warna. Dinding dan furnitur dengan warna cerah seperti putih, hijau muda, biru muda, atau warna pastel dapat memberikan kesan lapang.
Warna cerah juga membantu memantulkan cahaya sehingga ruangan terlihat lebih terang dan segar. Penggunaan warna tersebut dapat dipadukan dengan furnitur yang memiliki desain sederhana.
Perabot multifungsi menjadi pilihan berikutnya. Furnitur yang mempunyai beberapa kegunaan dapat membantu menghemat tempat. Contohnya sofa dengan laci penyimpanan di bagian bawah atau meja yang sekaligus mempunyai lemari penyimpanan.
Cara ini membuat barang-barang dapat disimpan dengan lebih rapi. Furnitur multifungsi juga tetap dapat dipilih berdasarkan desain agar mendukung tampilan interior rumah.
Bagian plafon tidak kalah penting. Rumah dengan ruangan sempit dapat menggunakan plafon minimalis berwarna cerah atau putih. Jarak antara lantai dan langit-langit yang dibuat lebih tinggi dapat memberikan ilusi ruangan yang terasa lebih tinggi.
Lampu LED juga dapat ditambahkan untuk membantu membuat ruangan terasa lebih terang dan nyaman.
Cermin hingga Rak Dinding
Cermin dapat menjadi salah satu elemen dekorasi yang membantu menciptakan kesan luas. Cermin dapat ditempatkan pada dinding ruang tamu, kamar tidur, maupun kamar mandi.
Pantulan cahaya pada permukaan cermin membuat ruangan terlihat lebih terang. Untuk ruangan kecil, penggunaan warna gelap juga sebaiknya dihindari agar area tidak terlihat semakin sempit.
Selain cermin, jendela dan tirai dapat dimanfaatkan untuk mendukung tampilan ruangan. Jendela memungkinkan sirkulasi udara dan cahaya masuk ke dalam rumah.
Tirai dengan ukuran tinggi juga dapat memberikan kesan ruangan lebih tinggi secara vertikal. Dengan demikian, elemen jendela tidak hanya berfungsi secara praktis, tetapi juga mendukung tampilan interior.
Penggunaan dekorasi juga perlu dibatasi. Terlalu banyak hiasan dapat membuat ruangan kecil terlihat penuh. Konsep minimalis dengan dekorasi sederhana dapat membantu menjaga ruang tetap lega.
Baca Juga: Bakar Lahan Dekat Rel Bisa Picu Kereta Berhenti Luar Biasa, KAI Perketat Pengawasan
Motif yang terlalu ramai dan penggunaan warna secara berlebihan juga perlu dihindari. Apabila menggunakan wallpaper, salah satu bagian dinding dapat dipilih sebagai area aksen sehingga ruangan tidak terlihat terlalu padat.
Rak dinding juga bisa menjadi alternatif penyimpanan. Dibandingkan menggunakan lemari untuk seluruh kebutuhan penyimpanan, area dinding dapat dimaksimalkan dengan memasang rak.
Rak dengan desain minimalis dapat digunakan untuk menyimpan barang maupun menempatkan dekorasi. Cara tersebut membantu menjaga area lantai tetap lebih kosong sehingga ruangan terlihat lebih rapi.
Manfaatkan Ketinggian Rumah
Jika rumah mempunyai atap yang cukup tinggi, area vertikal dapat dimanfaatkan dengan membuat mezzanine. Ruang tambahan tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Bagian atas mezzanine dapat dimanfaatkan sebagai tempat tidur atau ruang kerja. Sementara bagian bawahnya dapat digunakan untuk dapur, kamar mandi, atau ruangan lainnya.
Pilihan terakhir adalah menggunakan konsep ruang terbuka. Mengurangi sekat di dalam rumah dapat membuat area terlihat lebih luas karena pandangan tidak terlalu banyak terhalang.
Jika sebuah ruangan tetap membutuhkan pembatas, furnitur dapat digunakan sebagai alternatif. Sofa atau partisi, misalnya, dapat menjadi pemisah antara dapur dan ruang tamu tanpa harus membuat banyak dinding.
Kesembilan cara tersebut dapat diterapkan pada rumah berukuran kecil maupun ruangan tertentu di rumah yang lebih besar. Kuncinya adalah memilih interior dan furnitur yang sesuai kebutuhan tanpa memenuhi ruangan dengan terlalu banyak barang.
Penataan yang sederhana, pemanfaatan area dinding dan ruang vertikal, serta pemilihan warna yang tepat dapat membantu menciptakan hunian yang terasa lebih lapang dan nyaman.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : RESEP & INSPIRASI