BLITAR KAWENTAR - Membuat aquascape tema natural membutuhkan perencanaan sejak tahap penyusunan hardscape hingga perawatan setelah pengisian air. Pembuat aquascape membuatan akuarium berukuran 50 x 30 x 30 sentimeter dengan memanfaatkan akar Rasamala, batu, serta delapan jenis tanaman air.
Tahap pertama yang dilakukan adalah menentukan pola hardscape. Menurut kreator, bentuk akar Rasamala tidak pernah benar-benar sama. Perbedaan bentuk tersebut membuat proses penyusunan akar harus disesuaikan dengan pola yang ingin dibuat.
Dalam proses ini, akar Rasamala disusun membentuk lengkungan dari kanan ke kiri dan mengarah ke atas. Bagian kiri juga dibuat dengan pola lengkungan dari kiri ke kanan. Terdapat dua lekukan di sisi kanan dan kiri, meskipun ukurannya tidak sama.
Setelah pola akar ditentukan, batu mulai disusun untuk menyesuaikan bentuk hardscape. Batu-batu berukuran kecil ditambahkan untuk memperkuat detail sekaligus membuat tampilan akuarium terlihat lebih natural.
Menyiapkan Dasar Akuarium
Setelah susunan akar dan batu dianggap sesuai, tahap berikutnya adalah menyiapkan bagian dasar akuarium. Pada bagian belakang, kreator menambahkan rumah bakteri yang dibuat dari batu apung. Batu apung tersebut ditaburkan secukupnya, kemudian diberi bakteri starter untuk membantu mempercepat pembentukan koloni bakteri. Setelah itu, bagian tersebut ditutup menggunakan pasir Malang.
Baca Juga: Aquascape Nano Ukuran 30x20x20 cm, Ini Proses Iwagumi hingga Jadi
Proses dilanjutkan dengan pemberian pupuk dasar dan soil. Lapisan soil ditambahkan dengan ketebalan sekitar tiga hingga empat jari. Detail batu kembali ditambahkan agar susunan hardscape terlihat lebih alami.
Sebelum tanaman dimasukkan, akuarium terlebih dahulu diisi air untuk menjalani proses perendaman. Kreator menyebut proses ini penting dilakukan, setidaknya selama satu minggu. Perendaman bertujuan membantu mengurangi tanin dari akar, menjernihkan air, serta menurunkan kadar amonia. Setelah kondisi air benar-benar bersih, air dikuras sebelum proses penanaman dimulai.
Delapan Jenis Tanaman Air
Penanaman diawali dengan moss sweeping lokal. Tanaman tersebut ditempelkan menggunakan lem Korea, terutama pada bagian sambungan akar dan area yang dianggap sesuai.
Tanaman kedua adalah Bucephalandra. Tanaman ini tidak perlu dilem karena cukup diselipkan di antara batu atau akar. Bucephalandra disebut termasuk tanaman dengan perawatan relatif mudah dan mampu bertahan dalam kondisi rendah karbon dioksida atau CO2.
Selanjutnya, memasukkan tanaman Cryptocoryne yang juga dikenal dapat tumbuh dalam kondisi low CO2. Penanaman dilakukan dengan menempatkannya di sela-sela akar dan batu. Tanaman keempat adalah Microsorum, yang terdiri atas beberapa jenis, seperti Microsorum “Adaka”, “Windows”, dan “Trident”. Tanaman tersebut cukup diselipkan di antara lengkungan akar.
Baca Juga: Aquascape Nano Iwagumi, Dari Susunan Batu Sederhana Jadi Makin Rimbun
Setelah itu, tanaman kelima berupa Media SP Raven ditempatkan di bagian belakang untuk menambah kesan rimbun. Bagian tengah belakang diisi tanaman Alternanthera, sedangkan tanaman keenam ditanam menggunakan pinset.
Tanaman ketujuh adalah Hydrophila yang memiliki warna agak kemerahan. Tanaman ini ditempatkan di bagian depan, sedikit ke arah kanan. Terakhir, Hairgrass digunakan sebagai tanaman karpet karena pertumbuhannya rendah dan menyerupai rumput.
Secara keseluruhan, terdapat delapan jenis tanaman air yang digunakan dalam aquascape tema natural tersebut. Kreator menyarankan agar tanaman ditanam cukup banyak sejak awal supaya akuarium terlihat rimbun. Seiring waktu, tanaman yang gagal beradaptasi, mengalami melting, atau mati perlu segera dibuang dan diganti dengan tanaman baru.
Setelah pengisian air, perawatan dilakukan secara bertahap. Pada hari pertama, seluruh air dikuras dan diganti dengan air baru. Tiga hari kemudian, air dikuras sebanyak 50 persen.
Baca Juga: Aquascape Nano Modal Rp247 Ribu, Bisa Jadi Pilihan untuk Pemula yang Malas Maintenance
Ikan molly kemudian dimasukkan untuk membantu membersihkan sisa kambium. Seminggu setelahnya, penggantian air sebanyak 50 persen kembali dilakukan. Perawatan serupa disarankan secara rutin setiap minggu selama dua bulan pertama.
Untuk hasil pertumbuhan tanaman yang lebih baik, disarankan penggunaan injeksi CO2, terutama pada aquascape dengan susunan tanaman yang cukup rimbun.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber