BLITAR KAWENTAR - Aquascape Nano Tank Full Anubias menjadi pilihan menarik bagi penghobi yang ingin memiliki akuarium tanaman dengan perawatan relatif minim. Konsep tersebut diterapkan pada akuarium berukuran 30 x 30 x 35.
Proses setup mulai dari pemilihan pencahayaan, hardscape, pasir hias, penempatan tanaman, hingga perawatan setelah akuarium selesai dibuat. Konsep full anubias dipilih karena tanaman ini dikenal sebagai tanaman yang tidak membutuhkan banyak perawatan.
Untuk pencahayaan, digunakan lampu berdaya 10 watt dengan durasi sekitar 5-6 jam setiap hari. Pengaturan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan anubias yang termasuk tanaman dengan kebutuhan cahaya rendah.
Hardscape Disusun dengan Mempertimbangkan Posisi Tanaman
Bagian hardscape menggunakan kayu rente yang sebelumnya telah direndam selama kurang lebih dua minggu hingga benar-benar tenggelam. Dengan kondisi tersebut, kayu dapat langsung diletakkan tanpa harus ditempelkan pada batu.
Namun, bagi penghobi yang tidak memiliki waktu untuk merendam kayu, terdapat alternatif dengan menempelkan kayu pada batu menggunakan kapas atau tisu dan lem Korea atau superglue. Penyusunan hardscape tidak hanya mempertimbangkan tampilan akhir. Posisi tanaman juga harus dipikirkan sejak awal agar proses penanaman lebih mudah. Hal itu penting terutama pada nano tank yang memiliki ruang terbatas.
Baca Juga: Aquascape Minimalis, Tanpa CO2, Cocok untuk Pemula yang Ingin Praktis
Pada akuarium ini, hardscape dibuat lebih rapat ke bagian belakang. Tujuannya agar bagian depan tetap memiliki ruang yang cukup untuk ikan. Batu yang digunakan terdiri dari beberapa ukuran dengan jenis batu yang disebut sebagai batu turli.
Konsep tersebut juga menunjukkan bahwa ukuran akuarium tidak harus besar untuk mulai belajar aquascape. Pembuat konten menyebut tujuan channel-nya salah satunya adalah menginspirasi pemain baru agar berani memulai aquascape.
Mengandalkan Beragam Jenis Anubias
Beberapa varian anubias digunakan dalam setup ini. Di antaranya Anubias Golden, Anubias Barteri, Anubias Petite, Anubias Pinto, serta Anubias Nana.
Karena konsepnya full anubias, tanaman tidak ditanam menggunakan media tanam di bagian depan maupun belakang. Area depan justru diberi pasir hias untuk menambah estetika.
Pasir hias yang digunakan merupakan pasir dari Plantasia tipe Kapibara. Pasir tersebut tidak wajib dicuci jika jumlah yang digunakan sedikit. Pembuat konten memilih tidak mencucinya karena pasir hanya digunakan dalam jumlah terbatas dan nantinya akan dibersihkan melalui proses penyaringan air.
Baca Juga: Aquascape Iwagumi Sederhana Ternyata Bisa Tanpa CO2, Begini Cara Merawatnya
Proses penempatan anubias dilakukan satu per satu. Anubias Golden diletakkan lebih dahulu untuk menutupi bagian lubang di sisi kiri, kemudian Anubias Pinto ditempatkan di bagian bawahnya.
Anubias Petite digunakan untuk mengisi area tengah dan bagian kanan belakang. Beberapa batu tambahan juga ditempatkan untuk mengurangi kesan kosong. Sementara itu, Anubias Barteri dengan daun lebih besar digunakan sebagai focal point, kemudian Anubias Nana ditempatkan pada bagian yang masih kosong.
Selama proses penyusunan, tanaman sesekali disemprot air agar tidak mengalami kekeringan sebelum akuarium diisi penuh.
Perawatan Relatif Sederhana
Aquascape Nano Tank Full Anubias ini ditujukan bagi penghobi yang tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan perawatan. Perawatan dilakukan dengan pergantian air sekitar 30 persen sebanyak satu atau dua kali dalam seminggu.
Jumlah ikan juga disarankan tidak terlalu banyak. Dengan jumlah ikan yang lebih sedikit, pakan yang diberikan juga tidak berlebihan sehingga kualitas air dapat tetap terjaga.
Baca Juga: Aquascape Natural Sederhana untuk Pemula, Pakai 4 Tanaman dan Tank 30 Cm
Untuk filtrasi, digunakan filter hang-on Kyoto seri 503. Media filternya terdiri dari new media filter tipe soft, kapas putih, dan busa hitam. Selain itu, digunakan pula baterai dari Vivaria Gustav.
Kebutuhan nutrisi tanaman dipenuhi menggunakan pupuk cair Aquaread seri Complete dan Unlimited. Complete digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur nitrogen dan fosfat, sedangkan Unlimited untuk kebutuhan potasium dan unsur mikro.
Anubias sendiri memiliki pertumbuhan yang relatif lambat. Karakter tersebut membuat konsep full anubias cocok bagi penghobi yang menginginkan tampilan aquascape tanpa rutinitas perawatan yang terlalu sering.
Dengan ukuran yang tidak terlalu besar, penggunaan berbagai varian anubias, serta perawatan sederhana, setup ini dapat menjadi salah satu inspirasi bagi penghobi yang ingin mulai membuat aquascape dari ukuran nano.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber