Steam Deck LCD Masih Layak Dipakai pada 2026? Ini Pengalaman Setelah Upgrade 1TB

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 21:48 WIB
Steam Deck LCD masih layak dipakai pada 2026? Simak pengalaman setahun setelah upgrade 1TB, daya tahan baterai, fitur sleep, dan batas performanya.
Steam Deck LCD masih layak dipakai pada 2026? Simak pengalaman setahun setelah upgrade 1TB, daya tahan baterai, fitur sleep, dan batas performanya.

 JAKARTA - Steam Deck LCD masih dianggap relevan pada 2026, terutama bagi pengguna yang mengutamakan perangkat gaming portabel untuk memainkan game lawas, game ringan, hingga kebutuhan nostalgia. Setelah digunakan sekitar satu tahun dan mendapat upgrade SSD menjadi 1 TB, perangkat tersebut dinilai masih mampu memberikan pengalaman bermain yang memadai.

Pengalaman tersebut dibagikan seorang pengguna yang sebelumnya memakai Steam Deck LCD dengan penyimpanan 64 GB. Setelah melakukan upgrade, kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar membuatnya tidak lagi terlalu khawatir memilih game yang akan diinstal.

Upgrade 1 TB Bikin Steam Deck Lebih Leluasa

Kapasitas 64 GB disebut menjadi salah satu keterbatasan utama Steam Deck LCD. Ruang penyimpanan yang kecil membuat pengguna harus sering mempertimbangkan game yang ingin dipasang, termasuk ketika ingin mencoba berbagai game dan mod.

Baca Juga: Kolam Labuh Tambakrejo Dangkal, Pemkab Blitar Koordinasi dengan Pemprov

Setelah SSD diganti menjadi 1 TB, persoalan tersebut jauh berkurang. Pengguna bisa memasang lebih banyak game tanpa harus terus-menerus menghapus atau memilih instalasi.

Selain game PC, Steam Deck miliknya juga digunakan untuk mencoba berbagai emulator dan game dari sejumlah platform lama. Ia menyebut telah memasang game dari era PlayStation 1, PlayStation 2, PlayStation 3 hingga Nintendo untuk kebutuhan pengujian.

Karena itu, kapasitas 1 TB dianggap memberikan keleluasaan lebih bagi pengguna yang gemar mengoleksi dan memainkan berbagai game.

Baterai Lebih Cocok untuk Game Ringan dan Lawas

Baca Juga: Aditya Yoga Widiansyah, Kreator Muda Blitar yang Mengangkat Cerita dari Balik Kamera

Performa baterai menjadi pertimbangan lain dalam penggunaan Steam Deck LCD. Untuk game AAA modern dengan grafis berat, daya tahan baterai disebut hanya sekitar 1,5 jam ketika perangkat digunakan secara maksimal.

Kondisi tersebut membuat Steam Deck LCD kurang ideal bagi pengguna yang mengejar game AAA terbaru dengan pengaturan grafis tinggi. Sebaliknya, konsumsi daya menjadi jauh lebih rendah ketika digunakan memainkan game ringan, game indie, emulator, atau game lawas.

Dalam penggunaan seperti itu, perangkat disebut mampu bertahan sekitar empat hingga enam jam. Pengguna bahkan menceritakan pengalamannya memainkan God of War melalui emulator selama beberapa jam dan baterai masih tersisa sekitar 50 persen ketika waktu bermain terhenti.

Steam Deck juga dapat digunakan dalam kondisi terhubung ke dock dan sumber listrik. Pengguna menyebut perangkat memiliki sistem pengelolaan daya sehingga baterai tidak terus-menerus dipaksa mengisi ketika sudah penuh.

Fitur Sleep Jadi Keunggulan Steam Deck

Salah satu fitur yang paling membantu adalah mode sleep. Pengguna dapat menghentikan permainan hanya dengan menekan tombol daya dan kemudian melanjutkannya kembali tanpa harus menjalankan game dari awal.

Baca Juga: Vivo V60 Dibanderol Mulai Rp7 Jutaan, Bawa Kamera Telephoto dan Baterai 6.500 mAh

Fitur tersebut dinilai berguna bagi orang yang memiliki waktu bermain singkat atau sering harus meninggalkan permainan secara mendadak. Misalnya, ketika dipanggil keluarga atau harus melakukan aktivitas lain, perangkat cukup dibuat sleep dan permainan dapat dilanjutkan kemudian.

Pengalaman tersebut membuat Steam Deck terasa praktis untuk bermain dalam waktu singkat, termasuk saat bersantai atau sebelum tidur.

Bukan untuk Pengguna yang Mengejar Grafis Maksimal

Meski masih digunakan pada 2026, Steam Deck LCD memiliki batasan. Perangkat dinilai kurang sesuai bagi pengguna yang mengejar kualitas grafis maksimal, game AAA terbaru, atau permainan kompetitif tertentu.

Baca Juga: 10 Siswa SLB Negeri 1 Kota Blitar Sakit Perut dan Mual Usai Santap MBG, Satu Dirawat di RSUD Mardi W

Game seperti Dota 2 masih disebut dapat dimainkan dengan baik, sementara pengalaman pada CS:GO disebut memiliki sejumlah bug. Ketika digunakan melalui docking ke televisi dengan mouse dan keyboard nirkabel, terdapat sedikit delay, meski masih dianggap dapat digunakan.

Sebaliknya, game lawas, game santai, emulator, dan game AAA generasi sebelumnya menjadi kategori yang lebih sesuai dengan kemampuan perangkat.

Dengan demikian, Steam Deck LCD pada 2026 masih dapat menjadi perangkat gaming portabel bagi pengguna yang memiliki kebutuhan tertentu. Kapasitas penyimpanan besar, mode sleep, serta kemampuan menjalankan game lawas dan ringan menjadi alasan utama perangkat ini masih digunakan.

Pilihan tersebut tentu berbeda bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi untuk game terbaru atau kompetitif. Dalam kondisi tersebut, perangkat gaming yang lebih bertenaga dapat menjadi pertimbangan lain.

Source YouTube Overd05

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
steam duck 2026 steam duck 1TB