BLITAR KAWENTAR - Pilihan tablet di bawah 5 juta pada pertengahan 2026 semakin beragam. Di rentang harga ini, konsumen sudah bisa mendapatkan tablet dengan layar besar, refresh rate hingga 120 Hz, storage UFS, dukungan stylus, keyboard, bahkan koneksi 4G.
Tablet di bawah 5 juta juga mulai menjadi alternatif bagi pengguna yang tidak membutuhkan laptop untuk pekerjaan berat. Perangkat seperti ini masih cocok untuk browsing, Google Docs, belajar, mencatat, menggambar, hiburan, hingga editing video ringan.
Namun, pemilihan tablet tidak cukup hanya melihat chipset. Sistem operasi, ukuran dan kualitas layar, konektivitas, dukungan stylus atau keyboard, RAM, serta jenis storage perlu disesuaikan dengan kebutuhan.
Baca Juga: 10 HP 4 Jutaan Terbaik dan Terbaru 2026, Spek Gahar untuk All-Rounder
Motorola Moto Pad 60 Lite dan Advan V11
Pilihan pertama adalah Motorola Moto Pad 60 Lite yang ditemukan di kisaran Rp2,2 jutaan. Tablet ini menggunakan Android 15, Wi-Fi 5, serta layar 10 inci Full HD+ IPS dengan refresh rate 60 Hz.
Motorola menyediakan dukungan stylus, tetapi penanya dijual terpisah. Keyboard case juga tidak tersedia dalam paket penjualan. Untuk performa, perangkat menggunakan Helio G85 dengan RAM 4 GB dan storage yang masih mengandalkan eMMC.
Baterainya berkapasitas 5.100 mAh dengan pengisian 20W. Tablet ini lebih cocok untuk kebutuhan sederhana seperti kasir, membaca, menonton, atau diberikan kepada anak.
Berikutnya ada Advan V11 dengan harga sekitar Rp2,5 juta. Keunggulan utamanya adalah dukungan dual SIM 4G. Tablet ini membawa layar 11 inci Full HD+ IPS 60 Hz, Android 16, RAM 6 GB, serta storage 128 GB UFS 2.1.
Baterainya sekitar 7.000 mAh, tetapi pengisian dayanya hanya 10W. Keyboard case tersedia sebagai aksesori, bahkan terdapat penjualan yang menawarkan bundling tertentu.
Baca Juga: 10 HP 4 Jutaan Terbaik dan Terbaru 2026, Performa Gahar hingga Baterai 8.000 mAh
Itel Vista Tab 30 GT Masih Menarik
Itel Vista Tab 30 GT menjadi salah satu tablet yang menarik di kisaran Rp2,8 juta. Meski merupakan produk generasi sebelumnya, perangkat ini masih menawarkan spesifikasi yang cukup kompetitif.
Tablet tersebut menggunakan Helio G99 Ultimate, RAM 6 GB, storage 128 GB UFS 2.2, layar 11 inci 2K dengan refresh rate 90 Hz, serta baterai 7.000 mAh dengan pengisian 18W.
Keunggulan lainnya adalah stylus dan keyboard case sudah termasuk dalam paket penjualan. Dukungan 4G juga tersedia.
Kekurangannya berada pada sistem operasi yang masih Android 14 dan tidak adanya kepastian panjang dukungan update. Namun, untuk menggambar, browsing, mengetik, serta menikmati hiburan, spesifikasinya masih relevan.
Baca Juga: HP Gaming Terbaru 2026, Ada Layar 144 Hz hingga Baterai 8.000 mAh
Motorola Moto Pad 60 Neo dan Itel Vista Tab 11
Motorola kembali masuk melalui Moto Pad 60 Neo. Model ini tersedia dalam beberapa konfigurasi, mulai dari 4/128 GB sekitar Rp2,9 juta hingga 8/256 GB sekitar Rp4,2 juta.
Perangkat menggunakan Android 15, layar 11 inci 2.5K IPS 90 Hz, Dimensity 6300, RAM LPDDR4X, storage UFS 2.2, serta baterai 7.040 mAh dengan pengisian 20W.
Stylus Moto Pen sudah termasuk, tetapi keyboard harus dibeli terpisah. Untuk penggunaan produktivitas, software Motorola dan Lenovo disebut cukup optimal, meskipun performa gaming tetap bukan fokus utamanya.
Ada pula Itel Vista Tab 11 di kisaran Rp2,4 juta. Tablet ini menawarkan Android 14, Wi-Fi 5, dukungan 4G, tetapi tidak menyediakan stylus maupun keyboard case.
Samsung Galaxy Tab A11 Plus hingga Lenovo Idea Tab
Samsung Galaxy Tab A11 Plus berada di kisaran Rp4,6 juta. Tablet ini menggunakan Android 16 dan menjadi salah satu pilihan dengan dukungan software jangka panjang karena Samsung menjanjikan hingga tujuh kali pembaruan OS.
Layarnya 11 inci Full HD+ IPS 90 Hz, RAM 6 GB, storage 128 GB UFS, serta baterai 7.040 mAh dengan pengisian 25W. Tablet ini juga memiliki Samsung DeX yang memungkinkan pengalaman antarmuka seperti desktop.
Sementara itu, Lenovo Idea Tab tersedia mulai sekitar Rp4,2 juta untuk varian 8/128 GB dan sekitar Rp4,9 juta untuk 8/256 GB. Layarnya berukuran 11 inci dengan resolusi 2560 x 1600, refresh rate 90 Hz, serta dukungan stylus.
Lenovo juga sudah memasukkan Lenovo Pen Plus dan keyboard case dalam paket penjualan. Perangkat menggunakan Dimensity 6300, RAM LPDDR4X, storage UFS 2.2, serta baterai 7.040 mAh.
Poco Pad M1 Jadi Pilihan untuk Performa
Bagi pengguna yang lebih mementingkan performa, Poco Pad M1 menjadi salah satu opsi menarik di bawah Rp5 juta. Varian 8/256 GB disebut berada di kisaran Rp4,8 juta.
Tablet ini menggunakan Snapdragon 7s Gen 4, layar 12 inci 2.5K IPS 120 Hz, RAM 8 GB, storage UFS, serta baterai besar dengan pengisian 33W. Dukungan microSD dan gyro hardware juga membuatnya lebih menarik untuk gaming.
Namun, stylus dan keyboard dijual terpisah sehingga total biaya bisa meningkat.
Alternatifnya adalah Redmi Pad 2 Pro yang memiliki spesifikasi serupa. Harganya sekitar Rp4,9 juta dan keunggulannya adalah tersedia secara offline sehingga pengguna dapat mencoba langsung sebelum membeli.
Pilihan lain adalah Itel Vista Tab T dengan layar 13 inci, RAM 8 GB, storage 256 GB, baterai besar, keyboard case, dan dukungan 4G. Ukurannya menjadi kelebihan sekaligus kekurangan karena lebih berat dan memakan ruang seperti laptop ketika dibawa bepergian.
Terakhir, Tecno Megapad SE di kisaran Rp2,9 juta juga masuk sebagai alternatif. Namun, penggunaan Snapdragon 685 membuat performanya perlu dipertimbangkan karena kelas chipset tersebut mulai banyak muncul pada tablet murah 2026.
Secara umum, tablet di bawah 5 juta memiliki karakter yang berbeda. Pengguna yang mengejar performa dapat melihat Poco Pad M1 atau Redmi Pad 2 Pro, sementara pencari paket lengkap bisa mempertimbangkan Itel Vista Tab 30 GT atau Lenovo Idea Tab. Untuk anak, keberadaan Google Mobile Services juga penting karena memungkinkan penggunaan Google Family Link untuk mengatur dan memantau penggunaan perangkat.
Sementara itu, pengguna yang membutuhkan Microsoft Excel dan Office versi penuh tetap lebih tepat mempertimbangkan laptop. Tablet Android di kelas harga ini lebih cocok untuk kebutuhan produktivitas ringan hingga menengah.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest