BLITAR KAWENTAR - Memilih laptop untuk kuliah pada September hingga Oktober 2026 perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan budget. Pasalnya, kebutuhan mahasiswa berbeda-beda, mulai dari sekadar mengerjakan tugas hingga menjalankan aplikasi desain, coding, editing, bahkan 3D.
Dalam sebuah rekomendasi terbaru, terdapat lima laptop untuk kuliah dengan rentang harga mulai Rp5 jutaan hingga sekitar Rp10 jutaan. Daftar tersebut mencakup laptop untuk mahasiswa dengan kebutuhan ringan sampai pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi.
Lima laptop tersebut diurutkan berdasarkan harga, mulai dari yang paling terjangkau hingga yang paling mahal. Berikut pilihan yang dibahas.
Baca Juga: Modifikasi Honda Beat Karbu Milik Ojol, Kondisi Rusak Parah Disulap Jadi Ganteng Maksimal
1. SPC Style 5F, Mulai Rp5,3 Jutaan
SPC Style 5F menjadi pilihan dengan harga paling terjangkau, yakni sekitar Rp5,3 jutaan. Laptop ini ditujukan untuk mahasiswa dengan kebutuhan ringan, seperti mahasiswa manajemen, marketing, pendidikan, dan jurusan lain yang banyak menggunakan Word, presentasi serta browser.
Spesifikasinya menggunakan AMD Ryzen 5 3500U dengan Radeon Vega 8, RAM 8 GB DDR4 2400 MHz dan SSD NVMe 256 GB. Dalam pengujian Cinebench R23, laptop ini mencatat sekitar 2.900 poin dengan skor grafis sekitar 1.600 poin.
RAM masih dapat di-upgrade karena tersedia satu slot tambahan. SSD juga masih bisa diganti. Layarnya berukuran 14 inci IPS Full HD, tetapi brightness sekitar 220 nits dan cakupan warna 45 persen NTSC membuatnya lebih cocok digunakan di dalam ruangan.
Bobotnya sekitar 1,4 kg dan baterai 45,6 Wh diklaim mampu bertahan sekitar lima hingga enam jam untuk penggunaan ringan.
Baca Juga: Modifikasi Suzuki Carry Futura 2014 Anti Mainstream, Kabin Belakang Jadi Ruang Entertainment
2. Polytron Luxia R5
Dengan tambahan budget sekitar Rp1,3 juta, Polytron Luxia R5 menawarkan peningkatan performa. Laptop ini menggunakan AMD Ryzen 5 7430U dengan Radeon Vega 7, RAM 8 GB DDR4 3200 MHz serta SSD NVMe 256 GB.
Cinebench R23 yang disebut dalam video mencapai sekitar 8.200 poin. Dengan performa tersebut, laptop mulai cocok untuk kebutuhan yang lebih berat seperti Excel, coding, editing video Full HD dan multitasking.
RAM masih dapat ditambah melalui satu slot tambahan. Selain itu, tersedia slot SSD ekstra.
Layarnya berukuran 14 inci IPS Full HD+ dengan brightness sekitar 300 nits. Bobotnya sekitar 1,39 kg, sedangkan baterai 52 Wh diklaim mampu bertahan sekitar enam jam.
Baca Juga: Toyota Limo Eks Taksi Disulap Jadi Toyota Vios, Begini Proses Modifikasinya
3. Advan Workplus Heritage
Untuk mahasiswa IT, teknik, maupun jurusan kreatif, Advan Workplus Heritage menawarkan performa yang lebih tinggi.
Laptop ini membawa AMD Ryzen 5 7535HS dengan Radeon 660M, RAM 8 GB DDR5 4800 MHz dan SSD NVMe 256 GB. Dalam pengujian Cinebench R23, skornya disebut hampir mencapai 10.000 poin.
Dengan spesifikasi tersebut, laptop dapat digunakan untuk coding, editing video Full HD hingga editing video 4K ringan. Radeon 660M juga memberikan kemampuan grafis yang lebih baik untuk bermain game.
RAM dan SSD masih bisa di-upgrade. Layarnya berukuran 14 inci IPS Full HD+ dengan brightness sekitar 320 nits dan cakupan 60 persen sRGB.
Bobotnya sekitar 1,47 kg dengan baterai 60 Wh yang diklaim mampu bertahan sekitar tujuh jam.
4. ZX Det Pro V2
Berikutnya ada ZX Det Pro V2 dengan harga sekitar Rp9,5 jutaan. Salah satu keunggulannya adalah kapasitas RAM dan penyimpanan yang langsung besar.
Laptop ini menggunakan Ryzen 5 6600H, Radeon 660M, RAM 16 GB DDR5 4800 MHz dan SSD NVMe Gen 4 512 GB.
Cinebench R23 disebut mampu menembus lebih dari 10.000 poin, sedangkan 3DMark Fire Strike berada di kisaran 3.700 poin. Spesifikasi tersebut membuatnya cocok untuk mahasiswa IT dan kreatif yang membutuhkan coding, editing video 4K ringan hingga desain 3D.
Bobotnya sekitar 1,38 kg dengan ketebalan 1,85 cm. Baterai 60 Wh diklaim mampu bertahan sekitar delapan jam. RAM masih bisa diganti dan tersedia satu slot SSD tambahan.
5. Tecno Megabook K14s
Di posisi terakhir sekaligus menjadi laptop termahal dalam daftar, ada Tecno Megabook K14s dengan harga sekitar Rp10,6 jutaan.
Laptop ini menggunakan AMD Ryzen 7 7735HS dengan Radeon 680M, RAM 16 GB LPDDR5 6400 MHz dan SSD NVMe 512 GB.
Cinebench R23 mencapai sekitar 11.000 poin dan 3DMark Fire Strike sekitar 4.400 poin. Performa tersebut membuatnya ditujukan untuk kebutuhan berat, seperti kompilasi file besar, editing video 4K, multitasking dan desain 3D menggunakan Blender.
Radeon 680M juga dapat digunakan untuk memainkan sejumlah game, mulai dari game kompetitif hingga beberapa game AAA.
Keunggulan lainnya ada pada baterai 70 Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 14 jam. Bobotnya sekitar 1,4 kg dengan ketebalan 1,8 cm.
Namun, RAM bersifat onboard dan SSD hanya dapat diganti tanpa slot kedua. Layarnya juga belum memiliki cakupan 100 persen sRGB sehingga kurang ideal untuk pekerjaan color grading profesional.
Dengan lima pilihan tersebut, kebutuhan mahasiswa menjadi faktor penting sebelum membeli. Laptop Rp5 jutaan sudah cukup untuk tugas dan aktivitas perkuliahan ringan, sedangkan mahasiswa IT, teknik, atau kreatif dapat mempertimbangkan perangkat dengan prosesor dan grafis yang lebih tinggi.
Sumber : pinterest