JAKARTA - Cara ternak ikan guppy dapat dilakukan dengan metode colony breeding yang memungkinkan indukan dan burayak hidup dalam satu lingkungan. Dalam video yang membahas metode tersebut, guppy dibiarkan berkembang biak secara alami di wadah outdoor yang dilengkapi tanaman sebagai tempat berlindung. Pengelolaan seperti ini disebut dapat mengurangi kebutuhan pemisahan ikan dan perawatan yang terlalu sering.
Colony breeding pada dasarnya membuat ikan jantan dan betina tetap berada dalam satu koloni. Pemilik tidak perlu memindahkan betina yang sedang bunting ke breeder box. Burayak yang lahir juga dibiarkan tumbuh di lingkungan yang sama dengan ikan dewasa.
Metode ini disebut pembuat video sebagai salah satu cara yang mudah dan alami untuk membiakkan guppy, terutama jika penghobi ingin menghasilkan ikan dalam jumlah banyak tanpa harus menyediakan banyak wadah terpisah.
Baca Juga: Colony Breeding Guppy, Cara Ternak Ikan Guppy Lebih Mudah dan Cepat
Tanaman Jadi Tempat Berlindung Burayak
Salah satu faktor penting dalam metode colony breeding adalah keberadaan tanaman yang cukup padat. Guppy grass, misalnya, dapat menjadi tempat burayak bersembunyi setelah lahir.
Hal tersebut penting karena burayak yang berada di dalam koloni berhadapan dengan ikan dewasa. Sebagian anak ikan dapat dimangsa apabila tidak menemukan tempat perlindungan.
Dalam video, kondisi tersebut dijelaskan sebagai proses seleksi alami. Burayak yang berhasil bertahan hidup akan terus tumbuh hingga menjadi ikan dewasa.
Pendekatan tersebut membuat pemilik tidak harus menangkap burayak setiap kali proses kelahiran terjadi. Ikan dibiarkan menjalani siklus hidupnya di dalam koloni dengan tanaman sebagai bagian dari lingkungan pemeliharaan.
Pembuat video juga menunjukkan contoh wadah yang sebelumnya hanya berisi dua guppy jantan dan tiga betina. Setelah sekitar empat bulan, wadah tersebut telah dipenuhi ikan dengan ukuran dan usia yang berbeda.
Beberapa ikan yang dianggap kurang sesuai kemudian dikeluarkan dari koloni. Seleksi tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas garis keturunan yang sedang dikembangkan.
Minim Pemindahan dan Perawatan
Cara ternak ikan guppy dengan colony breeding juga mengurangi kebutuhan untuk sering menangkap ikan menggunakan jaring. Guppy dibiarkan berada di lingkungan yang relatif stabil sehingga pemilik hanya melakukan perawatan dasar.
Dalam setup yang ditampilkan, wadah berada di luar ruangan dan ditanami tanaman. Sistem tersebut tidak menggunakan filtrasi, sementara perawatan dilakukan dengan pemberian pakan dan penggantian air secara berkala.
Kotoran atau material yang mengendap juga dapat disedot dari wadah. Pembuat video menekankan bahwa tanaman memiliki peran dalam membantu menjaga kondisi lingkungan koloni.
Metode ini berbeda dengan sistem pemeliharaan yang menggunakan banyak akuarium untuk indukan, ikan betina, dan burayak. Colony breeding memungkinkan beberapa generasi ikan berada dalam satu wadah selama kapasitas dan kondisi lingkungannya mendukung.
Menurut pembuat video, pendekatan tersebut juga membuat proses pembiakan berlangsung secara berkelanjutan karena ikan jantan dan betina terus hidup bersama.
Baca Juga: Mengenal Macam-Macam Surat Tanah, dari Girik hingga SHM, Mana yang Paling Kuat?
Perlu Perhatikan Risiko Inbreeding
Di balik kemudahannya, colony breeding tetap memiliki tantangan. Salah satu yang disebut dalam video adalah risiko inbreeding atau perkawinan ikan yang masih memiliki hubungan kekerabatan dekat.
Jika satu garis keturunan terus berkembang dalam koloni yang sama, penghobi perlu melakukan seleksi terhadap ikan yang dipertahankan. Ikan yang dianggap tidak sesuai dapat dikeluarkan agar tidak terus masuk dalam proses pembiakan.
Pembuat video juga menyebut outcrossing sebagai salah satu langkah untuk menjaga garis keturunan. Caranya dengan memasukkan ikan dari garis keturunan lain secara berkala.
Dengan demikian, cara ternak ikan guppy melalui metode koloni bukan sekadar membiarkan ikan berkembang biak tanpa pengawasan. Pemilik tetap perlu memperhatikan kondisi wadah, jumlah ikan, tanaman, kualitas populasi, serta seleksi dan pengelolaan garis keturunan.
Metode colony breeding dapat menjadi pendekatan bagi penghobi yang ingin mengurangi proses pemisahan indukan dan burayak. Namun, keberhasilannya tetap bergantung pada kondisi lingkungan serta pengelolaan koloni yang dilakukan.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Albert's Guppy Adventure