Cara Menanam Aglonema agar Cepat Beradaptasi, Media Tanam Jadi Kunci

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 20:12 WIB
Cara menanam aglonema dengan memperhatikan media, akar, penyiraman, cahaya, sirkulasi udara, dan bonggol. (Pinterest)
Cara menanam aglonema dengan memperhatikan media, akar, penyiraman, cahaya, sirkulasi udara, dan bonggol. (Pinterest)

JAKARTA - Cara menanam aglonema tidak cukup hanya dengan memasukkan tanaman ke dalam pot dan menambahkan media tanam. Kondisi media, posisi akar, penyiraman, pencahayaan, serta sirkulasi udara perlu diperhatikan sejak awal agar aglonema dapat tumbuh dengan baik.

Petani Sederhana Aglonema membagikan metode yang biasa diterapkan dalam perawatan tanaman tersebut. Salah satu hal yang paling ditekankan adalah media tanam. Menurutnya, media menjadi bagian penting yang perlu disiapkan sebelum memikirkan pemberian pupuk.

Media tanam yang digunakan sebaiknya porous dan telah difermentasi dengan baik. Beberapa bahan yang disebut antara lain sekam mentah yang sudah difermentasi, cocopeat, sekam bakar, dan pupuk kandang kambing.

Baca Juga: Cara Merawat Aglonema agar Tumbuh Subur, Ini yang Perlu Diperhatikan

Cara Menempatkan Akar Aglonema

Saat proses penanaman, seluruh akar aglonema perlu tertutup media. Jangan sampai terdapat celah besar di sekitar akar karena media tidak mengisi bagian tersebut.

Untuk memadatkan media, bagian samping pot dapat ditekan secara perlahan. Bagian tengah pot tidak perlu ditekan langsung karena dapat berisiko mengganggu atau merusak akar.

Jika jumlah akar cukup banyak, pot dapat diketuk secara perlahan. Cara tersebut dilakukan agar media turun dan mengisi sela-sela akar.

Setelah posisi tanaman sudah sesuai, media dapat ditambahkan kembali. Pupuk Osmocote juga disebut dapat diberikan sebagai pupuk dasar, dengan penggunaan yang disesuaikan kebutuhan dan petunjuk pada kemasan.

Cocopeat dalam campuran media digunakan untuk membantu mempertahankan kelembapan. Sementara sekam bakar dan pupuk kandang menjadi bagian dari campuran yang digunakan dalam metode tersebut.

Penyiraman dan Penempatan Tanaman

Setelah proses penanaman, penyiraman menjadi perhatian berikutnya. Petani Sederhana Aglonema menyarankan air diberikan hingga keluar dari lubang bagian bawah pot.

Penyiraman dengan cara tersebut dilakukan agar air melewati seluruh bagian media. Frekuensi penyiraman selanjutnya dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman, media, dan lingkungan.

Aglonema juga membutuhkan pencahayaan yang cukup. Namun, tanaman sebaiknya tidak diletakkan di bawah sinar matahari secara langsung.

Penggunaan paranet dapat dilakukan untuk membantu mengurangi paparan cahaya yang terlalu kuat. Selain cahaya, sirkulasi udara di sekitar tanaman juga perlu diperhatikan.

Menurut pengalaman yang dibagikan, sirkulasi udara yang baik membuat daun dan batang terlihat lebih tegak. Sebaliknya, lokasi dengan kondisi udara dan pencahayaan yang kurang mendukung dapat membuat tanaman terlihat lebih lemas.

Perawatan hama juga menjadi bagian dari rutinitas. Petani Sederhana Aglonema menyebut penggunaan insektisida dan vitamin dilakukan secara berkala, dengan frekuensi yang menyesuaikan kondisi lingkungan serta musim.

Untuk penggunaan insektisida, dosis sebaiknya mengikuti petunjuk pada label produk karena setiap produk dapat memiliki konsentrasi dan aturan pemakaian yang berbeda.

Baca Juga: Cara Merawat Aglonema agar Subur dan Berdaun Lebar, Perhatikan 5 Hal Ini

Jangan Abaikan Bonggol Tanaman

Pada aglonema yang sudah tua, bagian bonggol juga perlu diperhatikan. Menurut Petani Sederhana Aglonema, bonggol lama dapat mengalami masalah yang ditandai dengan munculnya bercak merah.

Peremajaan dapat dilakukan dengan memotong bagian bawah bonggol. Setelah dipotong, bagian dalam bonggol perlu diperiksa.

Jika ditemukan bagian yang berwarna cokelat, pemotongan dapat dilanjutkan hingga memperoleh bagian yang dinilai masih bersih. Bonggol kemudian dapat ditanam kembali.

Selain itu, media tanam perlu diganti secara berkala. Dalam pengalaman yang dibagikan, penggantian media dilakukan paling lama sekitar enam bulan.

Jika penggantian media belum dapat dilakukan, dolomit disebut sebagai salah satu langkah sementara. Namun, media tetap perlu diganti ketika sudah memungkinkan.

Perawatan aglonema pada akhirnya membutuhkan perhatian secara menyeluruh. Mulai dari cara menanam, kondisi media, penyiraman, pencahayaan, sirkulasi udara, hingga pemeriksaan bonggol perlu dilakukan secara teratur agar tanaman dapat berkembang dan menghasilkan daun yang sehat.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : PETANI SEDERHANA AGLONEMA
media tanam aglonema tips aglonema aglonema cara menanam aglonema tanaman hias