Menanam Bunga Mawar di Pot, Ini Panduan Memilih Pot hingga Merawatnya

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 21:04 WIB
Menanam bunga mawar di pot perlu memperhatikan bibit, ukuran pot, media tanam, sinar matahari, pupuk, dan pemangkasan. (Pinterest)
Menanam bunga mawar di pot perlu memperhatikan bibit, ukuran pot, media tanam, sinar matahari, pupuk, dan pemangkasan. (Pinterest)

MALANG - Menanam bunga mawar di pot bisa dilakukan dengan beberapa langkah sederhana. Mulai dari memilih bibit yang baik, menyiapkan pot dengan ukuran sesuai, mencampur media tanam, hingga memastikan tanaman mendapat cukup sinar matahari.

Dalam video dari channel Kebun Tanduran Malang, pemilihan bibit menjadi tahap awal yang perlu diperhatikan. Bibit bunga mawar yang dipilih sebaiknya dalam kondisi baik agar lebih mudah beradaptasi setelah dipindahkan ke tempat baru.

Selain bibit, ukuran pot juga tidak kalah penting. Pot yang digunakan dalam contoh tersebut memiliki diameter sekitar 30 sentimeter. Pot berukuran besar memberikan ruang lebih luas bagi akar untuk berkembang.

Bagian bawah pot juga harus memiliki lubang. Lubang tersebut berfungsi membantu mengeluarkan kelebihan air sehingga tidak terjadi genangan di sekitar akar.

Baca Juga: Perawatan Tanaman Monstera agar Tetap Sehat, Ini 5 Hal yang Wajib Diperhatikan

Campurkan Tanah, Kompos, dan Sekam

Setelah pot disiapkan, langkah berikutnya adalah membuat media tanam. Dalam video tersebut, media terdiri dari tanah, kompos, dan sekam dengan perbandingan 2:1:1.

Campuran tersebut kemudian dimasukkan ke dalam pot hingga sekitar setengah bagian. Setelah itu, tanaman mawar diletakkan tepat di tengah pot.

Jika mawar sebelumnya masih berada di polybag, proses pemindahannya perlu dilakukan secara perlahan. Polybag dibuka dengan hati-hati agar akar tanaman tidak ikut rusak.

Kerusakan akar dapat menghambat proses adaptasi tanaman setelah dipindahkan. Karena itu, bagian akar perlu dijaga selama proses penanaman.

Setelah tanaman berada di tengah pot, tambahkan kembali media tanam hingga pot terisi. Media kemudian ditekan secara perlahan agar tanaman berdiri kokoh.

Namun, media tidak perlu ditekan terlalu kuat. Penanaman yang terlalu padat dapat membuat kondisi media kurang sesuai untuk perkembangan akar.

Setelah selesai, siram tanaman menggunakan air secukupnya. Penyiraman dilakukan untuk membantu membasahi media dan mendukung proses awal adaptasi tanaman. Hindari membuat media terlalu becek.

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Monstera agar Subur, Perhatikan Cahaya dan Penyiraman

Pastikan Mawar Mendapat Cahaya Matahari

Tahap berikutnya adalah menentukan lokasi penempatan pot. Mawar dalam video tersebut disarankan mendapatkan sinar matahari minimal enam jam setiap hari.

Tanaman mawar disebut menyukai kondisi yang mendapatkan cukup cahaya. Karena itu, pot sebaiknya tidak diletakkan di lokasi yang terlalu gelap.

Setelah tanaman mulai beradaptasi, perawatan dapat dilanjutkan dengan pemberian pupuk secara rutin. Dalam video tersebut, pupuk diberikan setiap satu bulan sekali.

Pemangkasan juga menjadi bagian dari perawatan. Daun atau batang yang sudah kering dapat dipangkas agar tidak dibiarkan menempel pada tanaman.

Perawatan secara rutin diperlukan setelah proses menanam bunga mawar di pot selesai. Selain memperhatikan kondisi tanaman, pemilik juga perlu memastikan media tidak terlalu basah dan tanaman memperoleh cahaya yang cukup.

Dengan pot berukuran sesuai, lubang drainase yang memadai, media dari campuran tanah, kompos, dan sekam, serta perawatan rutin, mawar dapat dirawat di dalam pot.

Bagi pemula, proses pemindahan dari polybag menjadi salah satu tahap yang perlu dilakukan dengan hati-hati. Akar yang tidak rusak akan membantu tanaman melewati proses adaptasi di lingkungan barunya.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kebun Tanduran Malang
Media Tanam Mawar Menanam Bunga Mawar di Pot Cara Menanam Mawar Perawatan Mawar bunga mawar