Cara Menanam Bugenvil dari Stek, Ranting Kecil Bisa Cepat Tumbuh dan Berbunga

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 21:24 WIB
Cara menanam bugenvil dari stek bisa memakai kap plastik, media tanah dan pasir, serta sungkup untuk menjaga kelembapan. (Pinterest)
Cara menanam bugenvil dari stek bisa memakai kap plastik, media tanah dan pasir, serta sungkup untuk menjaga kelembapan. (Pinterest)

JAKARTA - Cara menanam bugenvil dari stek dapat dilakukan menggunakan wadah sederhana seperti kap plastik. Metode ini memanfaatkan ranting bugenvil yang masih muda tetapi sudah cukup keras, kemudian ditanam pada media yang memiliki porositas baik dan dijaga kelembapannya.

Dalam video yang dibagikan, bugenvil berukuran kecil diperlihatkan sudah mampu menghasilkan bunga. Tanaman tersebut ditanam dalam wadah plastik sederhana dengan perawatan yang dilakukan sejak tahap pemilihan ranting hingga muncul tunas baru.

Ukuran tanaman yang masih kecil tidak menjadi fokus utama dalam metode tersebut. Kondisi media, pemilihan bahan stek, kelembapan, dan lokasi penempatan justru menjadi beberapa bagian yang diperhatikan.

Baca Juga: Cara Merawat Anggrek Dendrobium agar Subur, Pemula Bisa Ikuti Langkah Ini

Pilih Ranting dan Siapkan Media

Tahap pertama adalah menyiapkan media tanam. Campuran yang digunakan terdiri dari tanah gembur dan pasir. Sedikit pupuk organik juga ditambahkan sebagai bagian dari media awal.

Campuran tanah dan pasir tersebut digunakan untuk membuat media yang lebih porous. Kondisi media menjadi penting karena stek membutuhkan lingkungan yang tidak terlalu padat dan tidak menahan air secara berlebihan.

Selanjutnya, pilih ranting bugenvil yang masih muda tetapi sudah cukup keras. Ujung ranting kemudian diruncingkan menggunakan alat yang sesuai.

Dalam video, ujung ranting yang telah diruncingkan kemudian diolesi bawang merah segar. Metode tersebut disebut sebagai perangsang alami untuk membantu mencegah jamur dan mendukung pertumbuhan akar.

Penggunaan bawang merah merupakan bagian dari metode yang ditunjukkan dalam video. Cara tersebut tidak dapat dianggap sebagai jaminan bahwa semua stek akan lebih cepat berakar.

Setelah persiapan selesai, ranting ditanam ke dalam media di kap plastik. Tanah di sekitar batang dipadatkan secukupnya agar posisi stek tetap tegak.

Media tidak perlu ditekan terlalu keras. Ruang yang cukup di sekitar bagian stek tetap diperlukan agar akar baru dapat berkembang.

Gunakan Sungkup untuk Menjaga Kelembapan

Setelah ditanam, stek disiram dengan sedikit air. Penyiraman dilakukan untuk melembapkan media, bukan membuat tanah terlalu basah.

Kondisi media yang terlalu basah perlu dihindari karena dapat membuat bagian batang stek lebih rentan mengalami pembusukan. Karena itu, jumlah air perlu disesuaikan dengan kondisi media.

Kap plastik kemudian ditutup menggunakan sungkup transparan. Penutup tersebut digunakan untuk menjaga kelembapan di sekitar stek.

Dalam video, titik-titik embun yang muncul di bagian dalam sungkup disebut sebagai tanda kelembapan tetap terjaga. Namun, tanaman tetap ditempatkan di ruang terbuka agar sirkulasi udara tersedia.

Stek yang baru ditanam juga perlu dijauhkan dari sinar matahari langsung dan hujan deras. Kondisi tersebut digunakan selama tahap awal agar tanaman tidak langsung menghadapi lingkungan yang terlalu berat.

Baca Juga: Tips Merawat Tanaman Monstera agar Tumbuh Subur, Hindari 5 Kesalahan Ini

Setelah beberapa minggu, tunas-tunas kecil disebut mulai muncul. Pertumbuhan tunas menjadi salah satu perkembangan yang ditunjukkan setelah stek melalui proses awal perakaran.

Dari tunas tersebut, bunga kemudian dapat muncul. Dalam video, bugenvil yang masih berukuran kecil diperlihatkan sudah menghasilkan bunga dengan beberapa pilihan warna, seperti merah, ungu, oranye, dan putih.

Metode tersebut menunjukkan bahwa pengembangan bugenvil dari stek tidak selalu membutuhkan wadah besar pada tahap awal. Kap plastik dapat digunakan sebagai tempat penanaman selama media dan kondisi lingkungannya diperhatikan.

Cara menanam bugenvil dari stek membutuhkan perhatian pada beberapa tahap, mulai dari memilih ranting, menyiapkan media, menanam dengan posisi yang kokoh, menjaga kelembapan, hingga menentukan lokasi yang sesuai.

Bagi pemula, kondisi tanaman perlu dipantau setelah stek ditanam. Penyiraman sebaiknya tidak berlebihan, sementara sungkup perlu diperhatikan agar kelembapan tidak berlebihan dan sirkulasi udara tetap tersedia.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Gusti Oka MD
Stek Bugenvil Bunga Bugenvil Cara Menanam Bugenvil dari Stek Bugenvil Cara Stek Tanaman