JAKARTA - Ayam lodho khas Tulungagung memiliki cita rasa yang semakin kuat ketika dibuat menggunakan ayam kampung yang sudah dibakar dan diasap. Dalam resep yang dibagikan Ceceromed Kitchen, ayam asap kembali dipanggang di atas grill pan agar aroma bakar dan asapnya semakin keluar sebelum dimasak bersama bumbu rempah serta santan.
Ayam yang digunakan memiliki berat sekitar 2 kilogram. Ayam kampung tersebut sebelumnya sudah dibakar dan diasap, kemudian dicuci bersih dan dibiarkan hingga mencapai suhu ruang. Bagian brutu dibuang karena tidak digunakan dalam resep.
Ayam kemudian dipanaskan kembali di atas grill pan. Proses ini dilakukan sambil ayam dibolak-balik hingga aroma asap dan bakarannya semakin kuat. Setelah cukup, ayam disisihkan untuk kemudian dimasak bersama bumbu lodho.
Baca Juga: Ayam Lodho Khas Blitar Jadi Menu Andalan Warung Patria dengan Suasana Joglo Jawa
Resep ini menggunakan santan segar yang berasal dari sekitar 1,5 butir kelapa. Santan dibagi menjadi dua bagian, yakni sekitar 1,2 liter santan encer dan 1 liter santan kental.
Untuk bumbu, ketumbar sebanyak dua sendok makan dan lada butiran setengah sendok makan terlebih dahulu dihaluskan hingga menjadi bubuk. Sementara itu, bumbu utama terdiri dari 20 siung bawang merah, sembilan siung bawang putih, kunyit sekitar 10 sentimeter, enam butir kemiri sangrai, jahe 3 sentimeter, lengkuas 5 sentimeter, serta kencur sekitar 4 sentimeter.
Bumbu Pedas Ayam Lodho
Cabai menjadi salah satu bagian penting dalam resep ayam lodho ini. Bumbu halus menggunakan sekitar 18 cabai rawit merah atau satu genggam lebih, ditambah delapan cabai merah keriting. Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.
Seluruh bumbu tersebut dihaluskan menggunakan chopper dengan tambahan sedikit air. Setelah bumbu halus siap, disiapkan pula bahan aromatik berupa enam lembar daun salam, 12 lembar daun jeruk, dan dua batang serai yang sudah digeprek.
Selain itu, sekitar 50-60 gram cabai rawit utuh disiapkan untuk dimasukkan saat proses memasak. Dua buah tomat merah berukuran cukup besar juga dipotong kasar dan digunakan menjelang akhir proses memasak.
Setelah semua bahan siap, minyak goreng dipanaskan dalam wajan berukuran besar. Bumbu halus kemudian ditumis hingga harum dan matang. Ketumbar serta lada yang sudah dihaluskan ditambahkan, kemudian disusul serai, daun salam, dan daun jeruk.
Setelah bumbu matang, santan encer dituangkan seluruhnya ke dalam wajan. Bumbu kemudian diberi satu sendok makan garam, satu sendok makan gula pasir, serta kaldu bubuk. Ayam kampung asap selanjutnya dimasukkan dan dimasak hingga kuah mendidih.
Dimasak hingga Ayam Benar-Benar Empuk
Karena menggunakan ayam kampung yang cukup tua dengan bobot sekitar 2 kilogram, proses memasak membutuhkan waktu cukup lama. Ayam sesekali dibalik agar bumbu dan kuah merata. Dalam video, proses memasak berlangsung sekitar 1,5 jam hingga daging ayam menjadi empuk dan bumbunya meresap.
Ketika santan encer mulai menyusut, santan kental kemudian ditambahkan. Cabai rawit utuh juga dimasukkan untuk memberikan rasa pedas yang lebih kuat. Garam, gula, dan kaldu bubuk dapat kembali ditambahkan sesuai rasa.
Baca Juga: Rahasia Ayam Lodho Terede Zelani: Wangi Bakarannya Bikin Tetangga Laper Duluan
Tomat merah yang sudah dipotong kasar dimasukkan menjelang akhir proses memasak. Bahan tersebut digunakan untuk memberikan rasa yang lebih segar pada kuah ayam lodho.
Setelah ayam benar-benar empuk, api dimatikan dan ayam lodho siap disajikan. Karena ayam yang digunakan berukuran besar dan dimasak utuh, ayam dipotong menggunakan pisau sebelum disajikan.
Ayam lodho ini dapat disantap bersama nasi, lontong, maupun ketupat. Kuah santannya memiliki cita rasa gurih dan pedas, sementara aroma asap dari ayam menjadi karakter yang menonjol.
Baca Juga: Rahasia Ayam Lodho Terede Zelani: Wangi Bakarannya Bikin Tetangga Laper Duluan
Dalam video tersebut, ayam asap disebut memberikan rasa yang berbeda pada hidangan. Aroma bakaran dan asap tetap terasa ketika ayam disantap bersama kuah santan dan bumbu yang telah meresap.
Resep ayam lodho khas Tulungagung ini dapat menjadi pilihan hidangan rumahan, termasuk untuk sajian Lebaran. Penggunaan ayam yang sudah diasap menjadi pembeda utama resep tersebut, sementara santan, cabai, dan rempah membuat cita rasanya semakin kuat.
Editor : 'Isyna Mufida Ma Radhita