BLITAR KAWENTAR - Samsung Galaxy S26 Ultra disebut sebagai smartphone yang “main aman” setelah melalui berbagai pengujian, mulai dari kamera, performa, baterai, layar, hingga fitur-fitur pendukung.
Predikat tersebut bukan berarti Galaxy S26 Ultra tidak mengalami perubahan. Justru Samsung membawa sejumlah peningkatan hardware dan software, termasuk Privacy Display, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, serta aperture kamera yang lebih besar.
Namun, sebagian peningkatan tersebut memang tidak terlalu terlihat jika hanya melihat spesifikasi di atas kertas.
Baca Juga: Hasil 32 Besar Badminton Asian Games 2026 dan Jadwal Wakil Indonesia
Privacy Display Jadi Inovasi Utama
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Privacy Display. Teknologi ini memungkinkan layar membatasi sudut pandang sehingga isi layar lebih sulit dilihat dari samping.
Terdapat mode biasa dan mode maksimal. Pada mode maksimal, konten di layar semakin sulit dibaca dari sudut tertentu.
Fitur tersebut juga dapat diatur berdasarkan aplikasi. Pengguna bisa mengaktifkannya untuk aplikasi perbankan atau percakapan, termasuk mengatur agar bagian notifikasi ikut disamarkan.
Namun, Privacy Display memiliki konsekuensi terhadap tingkat kecerahan. Dalam pengujian indoor, brightness layar turun dari sekitar 440 nits menjadi sekitar 317 nits ketika mode privacy aktif. Pada mode maksimal, angkanya berada di sekitar 308 nits.
Meski demikian, teknologi ini dianggap berbeda dari penggunaan tempered glass anti-spy karena dapat diatur secara fleksibel melalui software.
Baca Juga: Hasil 32 Besar Badminton Asian Games 2026: Jadwal Wakil Indonesia 26 September
Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra Masih Konsisten
Pada sektor kamera, Samsung memang tidak melakukan perubahan besar pada seluruh hardware. Kamera utama mendapatkan aperture yang lebih besar dari f/1.7 menjadi f/1.4, sedangkan kamera telefoto 5x berubah dari f/3.4 menjadi f/2.9.
Sementara itu, kamera ultrawide 50 MP masih dipertahankan.
Keunggulan Galaxy S26 Ultra justru terlihat pada konsistensi hasil foto dan video serta kelengkapan fiturnya.
Salah satu fitur yang mendapat perhatian adalah Camera Assistant. Pengguna dapat mengatur berbagai aspek kamera, mulai dari autofokus, sensitivitas, timer, audio monitoring, hingga minimum shutter speed.
Samsung juga membawa fitur Horizon Lock yang dapat digunakan pada kamera utama maupun ultrawide dengan resolusi hingga QHD 60 FPS.
Kamera Ultrawide Bisa Rekam 8K
Dalam pengujian video, kamera ultrawide Galaxy S26 Ultra disebut mampu menghasilkan kualitas yang konsisten dengan kamera utama.
Bahkan, kamera ultrawide dapat digunakan untuk merekam video hingga 8K 30 FPS. Dynamic range dan stabilisasinya juga dinilai tetap baik.
Kamera telefoto 5x juga dapat merekam 8K 30 FPS. Sementara kamera telefoto 3x masih menghasilkan kualitas yang baik dalam kondisi ideal, meski sensor tersebut dinilai sudah waktunya mendapatkan pembaruan.
Catatan lain muncul pada kamera selfie. Performa kamera depan dalam kondisi cahaya rendah dinilai masih perlu ditingkatkan, terutama untuk video 4K 60 FPS.
Selain itu, fitur telemakro juga menjadi salah satu hal yang diharapkan hadir pada generasi berikutnya.
Performa Gaming Sangat Stabil
Samsung Galaxy S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan pilihan RAM 12 GB dan 16 GB.
Dalam pengujian, perangkat mampu menjalankan sejumlah game pada frame rate tinggi. Mobile Legends dapat berjalan pada 120 FPS, sementara PUBG Mobile juga dapat mencapai 120 FPS dengan pengaturan yang tersedia.
Untuk game berat seperti Genshin Impact, perangkat mampu mempertahankan 60 FPS dengan pengaturan grafis tinggi.
Suhu perangkat juga tergolong terkendali. Saat pengujian, suhu layar berada di sekitar 39 derajat Celsius. Pada game yang lebih berat, suhunya meningkat hingga sekitar 42 derajat pada layar dan 43 derajat pada bagian belakang.
Sistem pendingin vapor chamber baru disebut ikut membantu menjaga temperatur perangkat.
Baterai 5.000 mAh Tetap Awet
Samsung masih mempertahankan baterai berkapasitas 5.000 mAh. Meski angka tersebut terlihat lebih kecil dibandingkan beberapa flagship yang sudah menggunakan baterai berkapasitas 6.000 mAh atau lebih, hasil pengujian menunjukkan daya tahan Galaxy S26 Ultra masih kompetitif.
Untuk pemutaran video lokal, perangkat mampu bertahan hingga 27 jam 16 menit.
Sementara streaming YouTube 1080p selama satu jam mengurangi baterai sekitar 5 persen. Ketika Privacy Display diaktifkan, konsumsi baterai dalam pengujian tersebut juga sekitar 5 persen.
Untuk bermain Genshin Impact selama 30 menit pada pengaturan tertinggi dan 60 FPS, baterai berkurang sekitar 11 persen.
Charging 60 Watt Lebih Cepat
Samsung Galaxy S26 Ultra kini mendukung pengisian daya 60 watt.
Dengan charger 25 watt, pengisian dari 0 hingga 50 persen membutuhkan sekitar 27 menit dan hingga penuh sekitar 1 jam 6 menit.
Charger 45 watt membutuhkan sekitar 20 menit untuk mencapai 50 persen dan sekitar 53 menit untuk penuh.
Sementara charger 60 watt hanya membutuhkan sekitar 16 menit untuk mencapai 50 persen dan sekitar 51 menit untuk mengisi penuh.
Dalam pengujian selama 30 menit, baterai mencapai 54 persen menggunakan charger 25 watt, 73 persen dengan 45 watt, dan 80 persen dengan 60 watt.
One UI Jadi Salah Satu Daya Tarik
Selain hardware, pengalaman One UI menjadi bagian penting dari Galaxy S26 Ultra.
Samsung menyediakan berbagai fitur seperti Camera Assistant, Good Lock, Galaxy AI, Game Booster, Samsung DeX, serta dukungan pembaruan Android dan keamanan hingga tujuh tahun.
Fitur AI juga semakin terintegrasi dengan berbagai fungsi perangkat. Beberapa fitur yang dinilai sering digunakan antara lain AI Eraser, Interpreter, Call Screening, Audio Eraser, dan Transcript Assist.
Kelengkapan fitur tersebut membuat Galaxy S26 Ultra tidak hanya ditujukan untuk hiburan, tetapi juga produktivitas dan kebutuhan konten.
Cocok untuk Pengguna Lama?
Untuk pengguna Galaxy S24 Ultra, perangkat sebelumnya masih dinilai mumpuni. Namun, peningkatan performa, bobot yang lebih ringan, serta fitur baru dapat menjadi pertimbangan jika ingin berpindah ke Galaxy S26 Ultra.
Sementara pengguna Galaxy S25 Ultra dinilai belum memiliki kebutuhan mendesak untuk melakukan upgrade, mengingat usia perangkat yang masih relatif muda.
Galaxy S26 Ultra akan terasa lebih signifikan bagi pengguna Galaxy S23 Ultra atau generasi yang lebih lama karena peningkatan performa, kamera, dan software yang lebih terasa.
Pada akhirnya, Samsung Galaxy S26 Ultra memang tidak menawarkan perubahan ekstrem di semua sektor. Namun, konsistensi kamera, performa, daya tahan baterai, kelengkapan software, S Pen, serta Privacy Display membuatnya tetap memiliki karakter tersendiri sebagai flagship Samsung.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest