BLITAR KAWENTAR - iPhone 17 Pro menjadi salah satu smartphone terbaru Apple yang membawa sejumlah perubahan dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, setelah digunakan selama beberapa minggu, pengalaman penggunaan menunjukkan bahwa tidak semua peningkatan terasa signifikan bagi setiap pengguna.
David, yang masih menggunakan iPhone 16 Pro sebagai perangkat utama pendamping Samsung Z Fold 7, mengaku belum tertarik untuk beralih sepenuhnya ke iPhone 17 Pro. Menurutnya, smartphone terbaru Apple tersebut memang membawa sejumlah peningkatan, tetapi kebutuhan pengguna menjadi faktor penting.
Baca Juga: Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 19 Medali, China Teratas
Warna Cosmic Orange Jadi Perhatian
Salah satu perubahan yang paling mudah terlihat adalah pilihan warna baru Cosmic Orange. Warna ini disebut sangat mencolok sehingga membuat iPhone 17 Pro lebih mudah menarik perhatian ketika digunakan di tempat umum.
Bahkan ketika dipasangkan dengan casing, warna oranye tersebut masih terlihat melalui bagian tertentu pada casing. Bagi pengguna yang ingin tampil berbeda, pilihan ini bisa menjadi daya tarik tersendiri.
Namun, bagi pengguna yang lebih suka smartphone dengan tampilan kalem dan tidak terlalu mencolok, warna oranye justru bisa menjadi pertimbangan tersendiri.
Selain warna, desain kamera belakang iPhone 17 Pro juga membuat perangkat ini mudah dikenali sebagai generasi terbaru. Apple turut mengubah material bodi dengan kembali menggunakan aluminium setelah dua generasi iPhone Pro sebelumnya menggunakan titanium.
Baca Juga: Kalinata Blitar Tawarkan Sensasi Kemah Privat Mulai Rp500 Ribu, Bisa Sewa Satu Area untuk Keluarga
Aluminium dan Vapor Chamber Bantu Pendinginan
Penggunaan aluminium pada iPhone 17 Pro bukan sekadar perubahan material. Apple juga menggabungkannya dengan sistem vapor chamber untuk membantu menyebarkan panas.
Dalam pengujian perekaman video 4K 120 fps selama 10 menit, iPhone 17 Pro disebut berada di sekitar 41 derajat Celsius, sedangkan iPhone 16 Pro mencapai sekitar 45 derajat.
Setelah digunakan selama 15 menit, perbedaannya semakin terlihat. iPhone 17 Pro berada di kisaran 42 hingga 43 derajat, sementara iPhone 16 Pro mencapai sekitar 49 derajat Celsius.
Pengujian Genshin Impact dengan pengaturan tertinggi dan 120 fps juga menunjukkan iPhone 17 Pro memiliki suhu sekitar 1–2 derajat lebih rendah sekaligus memberikan performa yang lebih mulus.
A19 Pro Bawa Performa Lebih Tinggi
Peningkatan performa menjadi salah satu bagian yang cukup terasa, terutama untuk pekerjaan berat. Chip A19 Pro pada iPhone 17 Pro menghasilkan skor benchmark yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Dalam pengujian 3DMark Stress Test selama 20 menit, perbedaan suhu tidak selalu besar. Namun, skor performa yang dihasilkan iPhone 17 Pro disebut dapat mencapai sekitar 30 persen lebih tinggi.
Peningkatan tersebut juga terasa dalam pekerjaan seperti rendering video. Semakin berat aktivitas yang dilakukan, semakin terlihat manfaat dari kombinasi chip baru dan sistem pendinginan tersebut.
Sebaliknya, untuk penggunaan ringan seperti media sosial, bermain game secara normal, atau merekam video singkat, perbedaannya disebut tidak terlalu terasa karena iPhone 16 Pro sendiri sudah memiliki performa tinggi.
Layar Lebih Nyaman Berkat Anti-Refleksi
Apple juga memberikan peningkatan pada bagian layar. Resolusi dan panel secara umum masih berada di kelas yang sama, tetapi iPhone 17 Pro mendapatkan lapisan anti-refleksi baru.
Lapisan tersebut membantu mengurangi pantulan cahaya pada permukaan layar. Hasilnya, tampilan terasa lebih nyaman dilihat dan warna terlihat lebih pekat.
Tingkat kecerahan juga mengalami peningkatan, sementara perlindungan kaca disebut dibuat sedikit lebih kuat.
iPhone 17 Pro turut menjalankan iOS 26 yang membawa tampilan Liquid Glass sehingga antarmuka terlihat lebih modern.
Baterai Jadi Salah Satu Upgrade yang Terasa
Peningkatan kapasitas baterai menjadi salah satu perubahan yang dinilai lebih terasa untuk penggunaan harian. Kapasitas baterai iPhone 17 Pro meningkat hingga mendekati 4.000 mAh dari sekitar 3.500 mAh pada generasi sebelumnya.
Dalam penggunaan sehari-hari, baterai disebut mampu bertahan hingga malam dengan sisa sekitar 15–20 persen, tergantung pola pemakaian.
Pengisian daya juga semakin cepat karena iPhone 17 Pro sudah mendukung hingga 40W. Dengan charger yang sesuai, baterai dapat mencapai sekitar 50 persen dalam waktu 20 menit.
Sebagai pembanding, iPhone 16 Pro membutuhkan sekitar 30 menit untuk mencapai level yang sama.
Kamera Depan Jadi Upgrade yang Lebih Terasa
Salah satu peningkatan kamera yang paling mudah dirasakan terdapat pada kamera depan. Sensor berukuran lebih besar membuat bidang pandang menjadi lebih luas dan memberikan fleksibilitas framing.
Orientasi pengambilan gambar juga dapat diubah tanpa harus mengubah posisi perangkat. Kualitas foto dan video kamera depan pun dinilai mengalami peningkatan dibandingkan iPhone 16 Pro.
Namun, peningkatan pada kamera belakang tidak dianggap sebesar perubahan kamera depan.
Kamera utama tetap menghasilkan foto dengan kualitas tinggi dan karakter warna yang relatif netral. Kamera iPhone juga masih dikenal sebagai pilihan yang dapat diandalkan untuk perekaman video, terutama karena stabilisasi, kualitas suara, serta konsistensi antar-lensa.
Kamera Zoom Belum Terasa Signifikan
Pada bagian telefoto, peningkatannya disebut belum terlalu terasa dibandingkan iPhone 16 Pro.
Meskipun Apple membawa kemampuan zoom hingga 8x, perbedaan kualitas baru terlihat ketika foto dibandingkan secara lebih detail. Dalam penggunaan biasa, hasilnya masih terasa mirip dengan generasi sebelumnya.
Masalah lain yang masih ditemukan adalah flare dan pantulan cahaya pada perekaman video malam hari. Kondisi tersebut membuat sumber cahaya tertentu terlihat menghasilkan pantulan yang mengganggu.
iPhone 17 Pro Belum Tentu Cocok untuk Semua Pengguna
Setelah menggunakan iPhone 17 Pro selama beberapa minggu, David memilih tetap menggunakan iPhone 16 Pro. Keputusan tersebut bukan karena iPhone 17 Pro dianggap buruk, melainkan karena pola penggunaan sehari-harinya tidak terlalu membutuhkan peningkatan performa secara ekstrem.
Bagi pengguna yang sering melakukan pekerjaan berat, peningkatan performa dan sistem pendinginan dapat lebih terasa. Begitu pula dengan pengguna yang membutuhkan baterai lebih awet, pengisian lebih cepat, serta kamera depan yang lebih fleksibel.
Sementara bagi pengguna iPhone 16 Pro dengan pola penggunaan ringan, peningkatan tersebut mungkin tidak langsung terasa signifikan.
Pada akhirnya, iPhone 17 Pro tetap menawarkan sejumlah pembaruan penting. Namun, perangkat terbaru belum tentu menjadi pilihan yang paling sesuai untuk setiap pengguna, terutama jika perangkat generasi sebelumnya masih mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest