BLITAR KAWENTAR - iPhone 17 Pro telah digunakan selama kurang lebih satu tahun oleh seorang pengguna untuk berbagai aktivitas, mulai dari membuat konten hingga bermain game. Pengalaman tersebut kemudian menjadi pertimbangan untuk menjawab pertanyaan, apakah iPhone 17 Pro masih layak dibeli atau sebaiknya menunggu kehadiran iPhone 18 Pro.
Waktu peluncuran generasi berikutnya menjadi salah satu faktor yang membuat calon pembeli harus mempertimbangkan timing. Dalam video tersebut, pengguna menyebut Apple Event akan digelar pada 10 September 2026 dini hari waktu Indonesia Barat, atau 9 September 2026 waktu Amerika Serikat.
Dengan demikian, calon pembeli iPhone 17 Pro memiliki dua pilihan, yakni membeli generasi saat ini atau menunggu informasi resmi mengenai penerusnya.
Baca Juga: Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Naik ke Peringkat 16
Warna iPhone 17 Pro Jadi Pertimbangan
Selama setahun penggunaan, pengguna memilih iPhone 17 Pro dengan warna Deep Blue. Varian warna yang tersedia disebut terdiri dari Cosmic Orange, Deep Blue, dan Silver.
Menurutnya, pemilihan warna perlu disesuaikan dengan rencana penggunaan case. Deep Blue dinilai lebih sulit terlihat ketika dipadukan dengan case berwarna gelap. Sebaliknya, penggunaan clear case atau warna yang lebih terang dapat membuat warna bodi lebih menonjol.
Hal ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi pengguna yang ingin warna bodi iPhone tetap terlihat meski menggunakan pelindung.
Aluminium Unibody Setelah Setahun Pemakaian
iPhone 17 Pro menggunakan material aluminium unibody. Pengguna mengaitkan material tersebut dengan sistem pendingin vapor chamber yang digunakan pada perangkat.
Dari pengalaman selama setahun, ia mengaku tidak menemukan masalah oksidasi atau perubahan warna pada bodi. Meski terdapat sedikit lecet di bagian ujung perangkat, secara keseluruhan kondisi bodi dinilai masih aman setelah digunakan sehari-hari.
Namun, secara subjektif, aluminium dianggap kurang memberikan kesan elegan dibandingkan material titanium yang digunakan pada generasi sebelumnya. Bodi tanpa case juga dinilai sedikit licin ketika digenggam.
Baca Juga: Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali
Layar 6,3 Inci Nyaman untuk Harian
Bagian lain yang mendapat apresiasi adalah layar. iPhone 17 Pro memiliki layar 6,3 inci yang menurut pengguna terasa cukup lega untuk aktivitas sehari-hari.
Perangkat tersebut juga membawa sejumlah fitur seperti Always-On Display, Dynamic Island, dan ProMotion dengan refresh rate hingga 120 Hz. Pengguna mengaku tetap nyaman menikmati tampilan meskipun menggunakan tempered glass yang menutupi bagian layar hingga sisi-sisinya.
Performa A19 Pro Masih Mumpuni
Selama setahun, iPhone 17 Pro digunakan untuk berbagai kebutuhan produksi konten. Mulai dari mengambil foto dan video, membuat konten YouTube, TikTok, Instagram, hingga mengedit video dan foto.
Performa chip A19 Pro dinilai masih mampu menangani pekerjaan tersebut dengan lancar. Pengeditan video melalui CapCut, pengolahan foto di Lightroom, serta pembuatan thumbnail dan banner melalui Canva disebut tetap berjalan dengan baik.
Perangkat juga masih digunakan untuk bermain game dan dinilai mampu menjalankan aktivitas tersebut tanpa masalah berarti.
Kamera Jadi Salah Satu Keunggulan
Untuk kebutuhan produksi konten, kamera menjadi bagian yang paling banyak dimanfaatkan. iPhone 17 Pro memiliki tiga kamera belakang 48 MP dan kamera depan 18 MP.
Pengguna menilai hasil foto dan video dari ketiga kamera belakang masih sangat memadai untuk kebutuhan produksinya. Fitur perekaman video serta kemampuan kamera menjadi salah satu alasan perangkat tersebut tetap digunakan untuk membuat konten selama setahun.
Kamera depan juga dilengkapi sejumlah fitur seperti Dual Capture, Center Stage for Photo, auto-rotate, dan auto-zoom. Menurut pengalaman pengguna, kamera depan dan belakang sudah mampu memenuhi kebutuhan dokumentasi maupun produksi konten.
Battery Health Masih 92 Persen
Setelah sekitar satu tahun pemakaian, kesehatan baterai iPhone 17 Pro miliknya berada di angka 92 persen.
Pengguna menilai angka tersebut masih tergolong normal. Dalam penggunaan sehari-hari, daya tahan baterai disebut berada di tengah-tengah, tidak terlalu boros tetapi juga tidak bisa disebut sangat irit.
Screen-on time yang diperoleh juga berbeda-beda setiap hari, mulai sekitar empat hingga delapan jam tergantung aktivitas. Dengan penggunaan yang beragam, baterai dinilai masih cukup untuk menemani aktivitas sehari-hari.
Masih Worth Dibeli atau Tunggu iPhone 18 Pro?
Pada akhirnya, keputusan membeli iPhone 17 Pro atau menunggu iPhone 18 Pro kembali bergantung pada kebutuhan dan timing calon pembeli.
Jika tidak terlalu mempermasalahkan kehadiran generasi berikutnya, pengguna dalam video menilai iPhone 17 Pro masih layak dipertimbangkan. Terlebih, harga perangkat saat video dibuat disebut masih berada pada kisaran normal di reseller Apple Indonesia.
Namun, bagi calon pembeli yang ingin mengetahui perbedaan generasi terbaru, menunggu Apple Event dapat menjadi pilihan. Spesifikasi iPhone 18 Pro yang disebut dalam video masih berupa rumor sehingga perbandingan secara menyeluruh baru bisa dilakukan setelah Apple mengumumkan perangkat tersebut secara resmi.
Berdasarkan pengalaman satu tahun, pengguna mengaku masih puas dengan iPhone 17 Pro, terutama dari sisi performa, kamera, desain, dan penggunaan sehari-hari. Karena itu, iPhone 17 Pro masih dipandang sebagai opsi bagi mereka yang memang membutuhkan perangkat tersebut sekarang, sementara calon pembeli yang tidak terburu-buru dapat menunggu informasi resmi mengenai iPhone 18 Pro.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest