Vivo X300 Pro Dibanderol Rp19 Juta, Kamera 200 MP Jadi Andalan Flagship Vivo

Gita Dwi Nuraini • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 19:20 WIB
Vivo X300 Pro hadir di kisaran Rp19 juta dengan kamera 200 MP, Dimensity 9500, baterai 6.510 mAh, dan OriginOS 6.(Gemini AI)
Vivo X300 Pro hadir di kisaran Rp19 juta dengan kamera 200 MP, Dimensity 9500, baterai 6.510 mAh, dan OriginOS 6.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR - Vivo X300 Pro menjadi salah satu flagship kamera yang cukup menarik perhatian di pasar smartphone Indonesia. Dibanderol sekitar Rp19 juta sebelum berbagai diskon dan promo, ponsel ini membawa spesifikasi kelas atas mulai dari kamera, layar, performa hingga software.

Dalam ulasan Gadget, Vivo X300 Pro dinilai sebagai perangkat yang terasa serius digarap untuk pengguna yang membutuhkan kemampuan fotografi dan videografi dari sebuah smartphone.

Baca Juga: iPhone 17 Pro Max Dipakai Hampir Setahun, Ini yang Mulai Bikin Pengguna Terganggu

Desain Premium dengan Layar 6,78 Inci

Vivo X300 Pro menggunakan frame aluminium dan bagian belakang berbahan frosted glass. Modul kameranya dibuat cukup besar dan menjadi identitas utama perangkat.

Unit yang diuji hadir dalam warna Phantom Black, sementara pilihan warna lainnya yang disebut masuk Indonesia adalah Cloud White dan Dune Brown.

Pada bagian depan, Vivo X300 Pro mengusung panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Layar tersebut menggunakan teknologi ZEISS Master Color Display yang dirancang menghasilkan tampilan natural tetapi tetap menarik.

Kecerahan puncaknya diklaim mencapai 4.500 nit. Perangkat juga telah memiliki sertifikasi IP68 dan IP69 untuk perlindungan terhadap air dan debu.

Baca Juga: iPhone 17 Pro Dibanding iPhone 16 Pro, Upgrade Besarnya Terasa di Mana?

Kamera 200 MP Jadi Senjata Utama

Sektor kamera menjadi bagian paling menonjol dari Vivo X300 Pro. Kamera utamanya menggunakan sensor 50 MP Sony LYT828 dengan teknologi gimbal stabilization.

Kamera tersebut ditemani telefoto periskop 200 MP dengan optical zoom 3,5x dan digital zoom hingga 100x. Menariknya, kamera telefoto juga dapat digunakan untuk kebutuhan telemakro.

Sementara itu, kamera ultrawide menggunakan sensor 50 MP Samsung JN1. Kamera depan juga memiliki resolusi 50 MP dengan dukungan autofocus.

Salah satu fitur yang terasa menonjol adalah perpindahan antar-lensa. Dalam pengujian, transisi zoom dari satu tingkat ke tingkat lainnya terasa sangat halus.

Untuk fotografi, kamera utama mampu mempertahankan detail pada kondisi cahaya rendah. Shadow dan highlight juga masih dapat dikendalikan dengan baik, sementara noise relatif terjaga.

Kamera telefoto memberikan perspektif yang menarik untuk foto portrait. Background blur terlihat natural dan hasilnya tetap mempertahankan detail.

Vivo juga menyediakan 11 gaya fotografi dan 15 gaya portrait. Pada mode portrait terdapat fitur AI Smart Visual yang memungkinkan pengguna mengubah nuansa foto, termasuk suasana musim dan latar belakang.

Fitur AI tersebut membutuhkan koneksi internet untuk proses pengolahannya.

Rekam Video hingga 8K dan 4K 120 FPS

Kemampuan videografi Vivo X300 Pro juga cukup lengkap. Kamera belakang mampu merekam video hingga resolusi 8K 30fps, sedangkan 4K dapat mencapai 120fps.

Kamera ultrawide maksimal merekam pada 4K 60fps. Kamera depan juga mendukung perekaman hingga 4K 60fps.

Fitur portrait video menjadi salah satu yang menarik karena mampu menghasilkan video bokeh hingga 4K 60fps. Sementara mode LOG tersedia untuk pengguna yang ingin melakukan proses color grading lebih lanjut.

Perpindahan kamera ketika merekam juga dapat dilakukan pada sejumlah mode. Namun, terdapat batasan tertentu, misalnya perpindahan langsung antara kamera depan dan belakang tidak tersedia pada mode 4K 60fps.

Pada kondisi malam, hasil video tetap terlihat baik, meski kualitas low light disebut masih sedikit lebih lembut dibanding beberapa kompetitor kelas atas.

Dimensity 9500 Dipadukan Chip Khusus Kamera

Untuk performa, Vivo X300 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 9500. Dalam pengujian ulang dengan kondisi baterai yang lebih memadai, skor AnTuTu disebut mendekati 3,4 juta.

Performa tersebut didukung chip tambahan Vivo bernama VS1 Pro Imaging Chip. Chip ini dirancang khusus untuk membantu pemrosesan data kamera sebelum diteruskan ke prosesor utama.

Dampaknya disebut terasa pada kecepatan pemrosesan, detail, noise pada kondisi low light, hingga pemisahan rambut pada foto portrait.

Untuk penggunaan harian, performanya terasa lancar. Game berat juga dapat dijalankan dengan pengaturan tinggi, meskipun thermal throttling tetap dapat terjadi ketika perangkat dipaksa bekerja dalam waktu lama.

Baterai 6.510 mAh dan OriginOS 6

Vivo X300 Pro membawa baterai 6.510 mAh. Dalam penggunaan campuran seperti bermain game, mengambil foto, media sosial, streaming, dan koneksi Wi-Fi maupun seluler, perangkat dapat mencapai sekitar 8–9 jam screen-on time.

Pengisian dari 1 persen hingga penuh menggunakan charger bawaan dengan fast charging dimatikan membutuhkan sekitar 1 jam 4 menit. Jika fast charging diaktifkan, proses pengisian dapat berlangsung lebih cepat.

Dari sisi software, Vivo X300 Pro menjalankan OriginOS 6. Sistem operasi ini membawa perubahan visual dan animasi yang lebih modern, termasuk kustomisasi lock screen, galeri, dan fitur Origin Island.

Vivo juga menjanjikan pembaruan mayor selama lima tahun serta security patch selama tujuh tahun.

Ada Kekurangan, tetapi Fokusnya Jelas

Meski membawa spesifikasi tinggi, Vivo X300 Pro bukan tanpa catatan. Speaker stereo dinilai masih kurang bertenaga pada sektor bass. Video low light juga terkadang menghasilkan footage yang lebih lembut.

Selain itu, thermal throttling masih dapat terjadi saat perangkat digunakan secara intensif dalam waktu panjang.

Aksesori Photographer Kit dengan telefoto extender juga dijual terpisah dan harganya tidak murah. Ukurannya membuat aksesori tersebut lebih cocok untuk pengguna yang memang serius membutuhkan kemampuan zoom tambahan.

Dengan harga sekitar Rp19 juta, Vivo X300 Pro menyasar pengguna yang membutuhkan smartphone dengan kemampuan kamera dan video serius. Kombinasi kamera 200 MP, kemampuan video hingga 8K dan 4K 120fps, performa Dimensity 9500, baterai 6.510 mAh, serta OriginOS 6 membuatnya menjadi salah satu flagship Vivo yang menawarkan spesifikasi lengkap di kelasnya.

 

Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest
kamera Vivo X300 Pro HP flagship Vivo OriginOS 6 Vivo X300 Pro Indonesia Vivo X300 Pro