BLITAR KAWENTAR - Google Pixel 10 Pro telah digunakan lebih dari 5.000 jam oleh seorang reviewer yang kemudian membagikan pengalaman panjangnya. Menurutnya, Google Pixel 10 Pro masih menawarkan pengalaman flagship meski harga jualnya kini jauh lebih rendah dibanding ketika pertama kali diluncurkan.
Reviewer tersebut bahkan menyebut Google Pixel 10 Pro sebagai salah satu perangkat yang menarik untuk dipertimbangkan ketika dibandingkan dengan flagship mahal seperti Galaxy S26 Ultra dan iPhone 17 Pro Max.
Setelah digunakan dalam waktu panjang, sejumlah aspek Pixel 10 Pro dinilai masih mampu bersaing, mulai dari performa, layar, kamera, baterai, software hingga fitur berbasis AI.
Baca Juga: iPhone 17 Pro Max Dipakai Hampir Setahun, Ini yang Mulai Bikin Pengguna Terganggu
Performa Tensor Makin Matang
Salah satu pertanyaan yang sering muncul mengenai Pixel adalah performanya. Google menggunakan chip Tensor yang memang tidak secara khusus ditujukan untuk mengejar skor benchmark tertinggi.
Namun, setelah mendapatkan berbagai pembaruan software, reviewer menilai performa Pixel 10 Pro terasa semakin matang. Penggunaan sehari-hari disebut berjalan lancar dan responsif, terutama untuk aktivitas non-gaming.
Google juga merancang perangkat dan chip Tensor secara terintegrasi sehingga software dapat dioptimalkan sesuai hardware yang digunakan.
Untuk pengguna yang tidak menjadikan gaming berat sebagai prioritas utama, performa Pixel 10 Pro disebut sudah mampu memenuhi kebutuhan harian.
Baca Juga: iPhone 17 Pro Dibanding iPhone 16 Pro, Upgrade Besarnya Terasa di Mana?
Layar Terang Jadi Salah Satu Kekuatan
Bagian lain yang mendapat perhatian adalah layar. Pixel 10 Pro disebut memiliki tingkat kecerahan yang sangat tinggi sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
Dalam pengalaman reviewer, layar Pixel 10 Pro bahkan terasa lebih terang dalam kondisi tertentu dibandingkan Galaxy Ultra. Namun, perangkat ini belum menggunakan lapisan anti-reflektif.
Reviewer juga menyoroti permukaan kaca yang menurutnya lebih mudah mengalami goresan dibandingkan ekspektasinya.
Terlepas dari kekurangan tersebut, kualitas panel, warna, dan tampilannya tetap menjadi salah satu aspek yang diapresiasi.
Material dan Software Terlihat Bersih
Dari sisi desain, Pixel 10 Pro mendapatkan apresiasi karena memiliki tampilan premium dengan beberapa pilihan warna yang menarik. Reviewer secara khusus menyukai pilihan warna yang disediakan Google.
Pengalaman visual tersebut kemudian dipadukan dengan Material 3. Antarmuka Pixel dinilai bersih dengan animasi, warna, dan haptic feedback yang terasa konsisten.
Pembaruan software juga menjadi salah satu daya tarik utama Pixel. Pengguna mendapatkan pengalaman Android yang terintegrasi langsung dengan perangkat Google.
Kamera Pixel 10 Pro Masih Jadi Andalan
Untuk fotografi, reviewer menyebut Pixel 10 Pro masih memberikan hasil yang memuaskan setelah digunakan dalam jangka panjang.
Kemampuan foto menjadi salah satu alasan utama perangkat ini tetap menarik. Namun, kemampuan videonya disebut belum menjadi bagian yang paling kuat karena masih terdapat sejumlah fitur yang dianggap belum tersedia.
Meski begitu, untuk pengguna yang lebih banyak mengambil foto dibanding video, kamera Pixel 10 Pro tetap menjadi salah satu fitur yang menonjol.
Baterai Mampu Bertahan Seharian
Menariknya, meskipun memiliki ukuran yang relatif kecil, Pixel 10 Pro disebut mampu digunakan seharian tanpa kesulitan berarti.
Reviewer bahkan mengatakan daya tahan baterainya dalam penggunaan sehari-hari terasa mirip dengan Galaxy S26 Ultra yang memiliki ukuran lebih besar.
Hal tersebut membuat kapasitas baterai bukan menjadi kekhawatiran utama selama penggunaan normal.
AI Jadi Salah Satu Daya Tarik Pixel
Google juga semakin agresif mengembangkan fitur AI pada Pixel 10 Pro. Beberapa fitur yang disebut antara lain Magic Cue, Pixel Studio, Add Me pada kamera, Call Screen, serta berbagai fitur untuk menangani panggilan spam.
Menurut reviewer, integrasi AI menjadi salah satu karakter utama Pixel. Samsung disebut sudah cukup dekat dalam menawarkan berbagai fitur AI, tetapi Pixel tetap memiliki pendekatan tersendiri melalui integrasi dengan layanan Google.
Pixel 10 Pro juga mendukung Pixel Snap, sistem magnet bawaan yang memungkinkan perangkat digunakan bersama berbagai aksesori kompatibel.
Harga Kini Jadi Pertimbangan
Salah satu alasan Pixel 10 Pro kembali menarik perhatian adalah penurunan harga setelah beberapa waktu beredar di pasaran. Saat peluncuran, perangkat ini dibanderol sekitar US$1.000, tetapi kini dapat ditemukan dengan harga yang lebih rendah melalui berbagai promo.
Reviewer menilai kondisi tersebut membuat Pixel 10 Pro memiliki nilai yang berbeda dibanding ketika pertama kali dirilis.
Namun, ketersediaan fitur juga dapat berbeda berdasarkan negara. Sejumlah fitur Pixel tidak tersedia secara lengkap di semua wilayah.
Setelah lebih dari 5.000 jam penggunaan, reviewer menyimpulkan bahwa Pixel 10 Pro masih menawarkan kombinasi performa harian, layar, kamera, baterai, software, dan AI yang kuat. Perangkat ini juga menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan pengalaman flagship tanpa harus selalu memilih perangkat dengan harga paling tinggi.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest