BLITAR KAWENTAR - OnePlus 13 mungkin bukan lagi smartphone terbaru di lini flagship OnePlus. Namun, setelah digunakan dalam jangka panjang, perangkat ini masih dianggap memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya menarik untuk dipertimbangkan pada 2026.
Dalam review terbaru, OnePlus 13 bahkan disebut sebagai salah satu perangkat OnePlus yang terasa “membosankan” setelah melewati masa honeymoon. Namun, istilah tersebut justru digunakan dalam konteks positif karena performanya dianggap konsisten dan tidak banyak menimbulkan masalah dalam penggunaan sehari-hari.
Reviewer juga membandingkan perangkat ini dengan OnePlus 15 yang lebih baru, terutama dari sisi kamera, layar, baterai, dan desain.
Baca Juga: Xiaomi 17 Ultra by Leica Resmi Unboxing, Bawa Kamera dengan Zoom Optik Mekanis
Desain OnePlus 13 Masih Terasa Premium
OnePlus 13 hadir dengan desain yang cukup besar, tetapi tetap terasa nyaman ketika digenggam. Varian yang diuji menggunakan panel belakang kaca, sedangkan varian biru menggunakan material yang disebut berbasis silicon polymer atau vegan leather.
Ketebalan perangkat sekitar 8,5 mm dengan bobot sekitar 213 gram untuk varian kaca. Frame menggunakan aluminium dengan finishing polished.
Di bagian atas terdapat IR blaster yang memungkinkan ponsel digunakan sebagai remote televisi atau perangkat elektronik lainnya. Fitur ini masih cukup umum pada sejumlah smartphone dari produsen China, tetapi semakin jarang ditemukan pada flagship lainnya.
OnePlus juga mempertahankan alert slider yang menjadi salah satu ciri khas produknya. Menurut reviewer, keberadaan slider tersebut masih lebih praktis dibandingkan menggantinya dengan tombol seperti pada beberapa perangkat terbaru.
Baca Juga: iPhone 17 Pro Dipakai Setahun, Masih Worth Dibeli atau Tunggu iPhone 18 Pro?
Layar 2K 120Hz Jadi Salah Satu Kekuatan
Bagian depan OnePlus 13 dibekali layar OLED fleksibel 6,82 inci dengan resolusi 1440p, panel 10-bit, teknologi LTPO 4.1 dan refresh rate hingga 120Hz.
Kecerahan puncak yang diklaim berada pada rentang hingga 4.500 nits, meski angka tersebut tidak selalu tercapai dalam penggunaan normal. Reviewer menyebut tingkat kecerahan manual sekitar 800 nits sudah cukup untuk penggunaan sehari-hari.
Perangkat juga membawa ultrasonic fingerprint scanner yang ditempatkan di bawah layar. Face unlock tersedia sebagai alternatif dan dinilai cukup responsif.
Fitur lain yang menjadi perhatian adalah Aqua Touch 2.0 dan PWM dengan frekuensi tinggi. Aqua Touch memungkinkan layar tetap merespons ketika digunakan dalam kondisi basah.
Snapdragon 8 Elite Masih Bertenaga
Untuk performa, OnePlus 13 menggunakan Snapdragon 8 Elite yang dipadukan dengan RAM hingga 24GB dan penyimpanan hingga 1TB, meski konfigurasi yang lebih umum di Amerika Serikat adalah 256GB atau 512GB.
Varian yang diuji reviewer memiliki RAM 16GB dan penyimpanan 512GB UFS 4.0.
Performa perangkat masih terasa cepat untuk berbagai aktivitas. Multitasking, bermain game hingga menjalankan aplikasi berat dapat dilakukan tanpa kendala besar.
Konektivitas juga sudah mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. OnePlus turut menyematkan motor haptic yang memberikan respons getaran pada perangkat.
Baterai 6.000 mAh dan Charging Jadi Andalan
Salah satu keunggulan terbesar OnePlus 13 adalah baterai silicon-carbon berkapasitas 6.000 mAh. Teknologi tersebut memungkinkan penggunaan sel dengan kepadatan energi yang tinggi dalam bodi smartphone.
Reviewer menilai daya tahan baterainya sangat baik untuk penggunaan sehari-hari.
Pengisian daya juga menjadi bagian menarik. OnePlus 13 mendukung pengisian kabel hingga 80W secara resmi di konfigurasi tertentu, sementara dukungan 100W tersedia dengan charger tertentu dan bergantung pada kondisi serta wilayah.
Dalam pengujian reviewer, baterai naik dari 1 persen ke 20 persen dalam sedikit lebih dari empat menit. Kemudian mencapai 35 persen sekitar delapan menit, 50 persen dalam kurang dari 12,5 menit, 80 persen sekitar 22,5 menit, dan 100 persen dalam sekitar 36,5 menit.
Namun, angka watt yang terlihat secara langsung tidak selalu mencapai angka maksimal yang tercantum pada spesifikasi. Reviewer mencatat daya tertinggi yang terlihat sekitar 73W.
Kamera Hasselblad Masih Punya Karakter
OnePlus 13 menjadi salah satu generasi yang masih menggunakan penyetelan warna dan tuning Hasselblad. Di bagian belakang terdapat tiga kamera 50MP, yaitu kamera utama, ultrawide dan telefoto.
Kamera ultrawide memiliki bidang pandang 120 derajat dan mendukung autofocus. Sementara kamera telefoto menawarkan zoom optik 3x.
Kamera utama menjadi satu-satunya kamera belakang yang mendukung perekaman video hingga 8K 30fps. Seluruh kamera belakang juga dapat merekam video 4K 60fps.
Dalam kondisi pencahayaan yang baik, hasil kamera dinilai sangat bagus. Namun, performanya mulai menurun ketika kondisi cahaya rendah. Kamera lain selain kamera utama juga dianggap kurang meyakinkan ketika digunakan pada malam hari.
Reviewer turut menemukan adanya kemungkinan jeda ketika mengambil foto, sehingga hasil yang terlihat di layar tidak selalu persis sama dengan momen yang ingin ditangkap.
OnePlus 13 vs OnePlus 15
Dalam perbandingan dengan OnePlus 15, reviewer menilai generasi terbaru memang membawa sejumlah peningkatan. OnePlus 15 memiliki prosesor yang lebih baru, ketahanan air yang lebih baik, UFS 4.1, kamera depan autofocus dan telefoto 3,5x.
Namun, OnePlus 13 memiliki keunggulan tersendiri karena masih menggunakan sistem kamera dengan tuning Hasselblad. Menurut reviewer, perubahan tersebut membuat karakter warna pada OnePlus 15 terasa berbeda.
OnePlus 15 juga menawarkan baterai lebih besar dan charging yang sedikit lebih cepat. Akan tetapi, harga menjadi salah satu pertimbangan penting.
Reviewer menyebut dirinya mendapatkan OnePlus 13 dengan harga sekitar USD540 untuk varian 512GB, sementara OnePlus 15 dengan kapasitas yang sama saat itu berada di sekitar USD900.
Dengan selisih harga tersebut, OnePlus 13 masih dianggap memiliki kombinasi performa, kamera, layar, baterai dan charging yang menarik.
Pada akhirnya, OnePlus 13 memang bukan smartphone yang sempurna. Kamera malam masih bisa ditingkatkan dan desain layar yang sedikit melengkung dapat menyulitkan penggunaan screen protector tertentu.
Namun, Snapdragon 8 Elite, layar 2K 120Hz, kamera Hasselblad, baterai 6.000 mAh serta pengisian daya cepat membuat OnePlus 13 tetap relevan untuk pengguna yang mencari flagship dengan kemampuan tinggi tanpa harus selalu mengejar model terbaru.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest