BLITAR KAWENTAR - Usianya sudah sekitar 1,5 tahun, tetapi OnePlus 13 masih menjadi salah satu smartphone flagship yang menarik perhatian pada 2026. Bukan hanya karena spesifikasinya, tetapi juga karena harga perangkat tersebut kini jauh lebih rendah dibandingkan saat pertama kali dipasarkan.
Seorang reviewer mengaku mendapatkan OnePlus 13 dengan harga sekitar Rp47,5 juta? Bukan, harga yang dimaksud adalah 47.500 rupee di pasar India. Harga tersebut didapat setelah perangkat yang awalnya dibanderol sekitar 58.000 rupee memperoleh potongan langsung 8.000 rupee dan cashback kartu kredit.
Menurut reviewer, OnePlus 13 bahkan menjadi contoh flagship yang masih menawarkan banyak fitur premium tanpa harus mengikuti tren pengurangan fitur pada smartphone generasi baru.
Baca Juga: Xiaomi 17 Ultra by Leica Resmi Unboxing, Bawa Kamera dengan Zoom Optik Mekanis
Desain Premium dan Alert Slider
OnePlus 13 yang digunakan reviewer merupakan varian Black Eclipse dengan bagian belakang bertekstur matte. Kombinasi kaca dan logam memberikan kesan premium dengan kualitas finishing yang dianggap tetap meyakinkan.
Salah satu fitur yang paling disoroti adalah alert slider. OnePlus 13 menjadi salah satu generasi terakhir yang mempertahankan tombol khas tersebut sebelum digantikan tombol action button pada OnePlus 15.
Perangkat juga membawa motor haptic yang disebut memiliki respons tajam dan terasa lebih solid dibandingkan OnePlus 15.
Di bagian bawah terdapat port USB 3.2 Gen 1 yang mendukung transfer data sekaligus display output. Fitur tersebut dianggap semakin menarik karena cukup sulit ditemukan pada smartphone di kelas harga di bawah 50.000 rupee.
Kekurangannya adalah ukuran perangkat yang tergolong besar dan berat. Namun, reviewer menganggap kompromi tersebut sepadan dengan hardware yang ditawarkan.
Baca Juga: iPhone 17 Pro Dipakai Setahun, Masih Worth Dibeli atau Tunggu iPhone 18 Pro?
Layar QHD+ 120Hz dan Snapdragon 8 Elite
OnePlus 13 menggunakan layar QHD+ dengan refresh rate 120Hz. Panel tersebut disebut mampu menghasilkan gambar tajam dengan tingkat kecerahan tinggi serta dukungan HDR yang memberikan tampilan lebih hidup.
Reviewer bahkan menilai tampilan HDR pada OnePlus 13 masih memberikan dampak visual yang lebih kuat dibandingkan OnePlus 15 dalam kondisi tertentu.
Sementara itu, performa mengandalkan Snapdragon 8 Elite. Chipset tersebut disebut membawa peningkatan besar dibandingkan Snapdragon 8 Gen 3, terutama dalam kemampuan pemrosesan.
Dalam pengujian, OnePlus 13 juga mampu mempertahankan performa ketika digunakan untuk aktivitas berat. Pengelolaan panas dinilai cukup baik sehingga performa tidak langsung turun secara drastis.
Kemampuan tersebut membuat perangkat juga menarik untuk emulasi game konsol, terutama karena driver yang digunakan untuk chipset tersebut semakin matang.
OxygenOS 16 Masih Lancar
Untuk software, OnePlus 13 sudah menjalankan OxygenOS 16. Reviewer menyebut antarmukanya tetap terasa cepat, responsif dan memiliki tampilan yang menarik.
Salah satu fitur yang disukai adalah efek pencahayaan potret pada aplikasi Gallery. Fitur tersebut dapat membantu memperbaiki pencahayaan pada subjek foto secara lebih natural.
Meski demikian, terdapat beberapa catatan. Notifikasi WhatsApp disebut terkadang mengalami keterlambatan atau tidak konsisten.
Selain itu, meski perangkat memiliki port USB yang mendukung display output, OxygenOS 16 masih belum menghadirkan mode desktop Android terbaru secara penuh. Pengguna masih mengandalkan fitur mirroring atau solusi pihak ketiga untuk mendapatkan pengalaman desktop yang lebih lengkap.
Kamera Masih Mampu Bersaing
OnePlus 13 membawa konfigurasi kamera yang terdiri dari sensor utama berukuran sekitar 1/1,4 inci, telefoto 3x sekitar 1/1,95 inci dan ultrawide sekitar 1/2,75 inci.
Hasil foto pada kondisi siang dinilai tajam. Kamera utama juga mampu mempertahankan detail bayangan ketika digunakan pada malam hari tanpa membuat hasil terlihat terlalu artifisial.
Reviewer juga menilai pengolahan gambar pada perangkat tidak terlalu agresif dalam hal sharpening.
Kamera ultrawide menjadi bagian yang dianggap biasa saja. Sementara kamera selfie dinilai cukup, tetapi bukan menjadi keunggulan utama perangkat.
Namun, terdapat masalah yang baru-baru ini ditemukan reviewer, yaitu pemrosesan HDR yang terkadang tidak diterapkan dengan benar. Akibatnya, beberapa foto dapat kehilangan detail pada area highlight. Masalah tersebut disebut belum dapat direplikasi secara konsisten.
Untuk video, OnePlus 13 sudah memiliki mode Pro Video. Sayangnya, mode tersebut secara native masih dibatasi pada resolusi 4K dengan 30fps.
Pengguna yang menginginkan kemampuan lebih lanjut dapat memanfaatkan aplikasi pihak ketiga seperti MotionCam Pro. Reviewer menyebut aplikasi tersebut memungkinkan perekaman hingga 4K 60fps pada ketiga kamera belakang.
Baterai Tahan Lama dan Charging 100W
Baterai menjadi salah satu bagian yang mendapatkan penilaian positif. Berdasarkan penggunaan jangka panjang reviewer, OnePlus 13 mampu mencatat lebih dari 7,5 jam screen-on time pada hari yang banyak menggunakan jaringan seluler 4G dan 5G.
Ketika lebih banyak menggunakan Wi-Fi, screen-on time bahkan disebut dapat melewati sembilan jam.
Pengisian daya juga menjadi keunggulan karena perangkat dibekali adapter SuperVOOC 100W. Dalam penggunaan reviewer, pengisian dari sekitar 5 persen hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar 40–45 menit.
Kecepatan tersebut membuat pengguna tidak perlu terlalu khawatir ketika baterai mulai menipis.
Ramah untuk Pengguna yang Suka Modifikasi
Hal menarik lainnya adalah dukungan terhadap bootloader unlocking dan custom ROM.
Reviewer menyebut OnePlus masih menjadi salah satu merek flagship yang memungkinkan pengguna di India membuka bootloader dan melakukan berbagai eksperimen software tanpa langsung kehilangan garansi.
Dukungan komunitas aftermarket untuk OnePlus 13 juga dinilai cukup baik. Karena itu, perangkat ini dianggap cocok bagi pengguna yang senang melakukan modifikasi dan bereksperimen dengan sistem Android.
OnePlus 13 Masih Menarik di 2026
Dengan Snapdragon 8 Elite, layar QHD+ 120Hz, kamera yang mumpuni, baterai berdaya tahan panjang, charging 100W, USB 3.2 dengan display output, serta dukungan modifikasi software, OnePlus 13 masih menawarkan paket hardware yang lengkap.
Harga menjadi faktor yang semakin memperkuat daya tariknya. Reviewer menyebut harga sekitar 50.000–55.000 rupee masih dianggap menarik, sedangkan unit yang didapatnya seharga 47.500 rupee dinilai sangat kompetitif.
Untuk penggunaan jangka panjang, reviewer juga menyarankan mempertimbangkan varian RAM 16GB. Menurutnya, kapasitas RAM besar berpotensi semakin jarang ditemukan pada smartphone mendatang.
Dengan berbagai fitur tersebut, OnePlus 13 masih menunjukkan bahwa flagship generasi sebelumnya belum tentu kehilangan daya tarik ketika model baru bermunculan. Bagi pengguna yang mengutamakan hardware lengkap, performa tinggi dan harga yang lebih rendah, perangkat ini masih menjadi salah satu opsi yang patut diperhitungkan pada 2026.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest