Hari Baik Membeli Kendaraan Menurut Adat Jawa, Ada Hari yang Sebaiknya Dihindari

'Isyna Mufida Ma Radhita • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 12:00 WIB
Hari baik membeli kendaraan menurut adat Jawa, mulai dari neptu genap hingga hari yang dipercaya perlu dihindari.
Hari baik membeli kendaraan menurut adat Jawa, mulai dari neptu genap hingga hari yang dipercaya perlu dihindari.

 

JAKARTA - Hari baik membeli kendaraan menjadi perhatian dalam tradisi perhitungan Jawa. Menurut pengalaman Bataji dalam video yang dibagikan di kanalnya, pemilihan hari saat membeli kendaraan bermesin, baik roda dua maupun roda empat, dipercaya berkaitan dengan keselamatan pengendara, pemilik, serta keawetan kendaraan. Perhitungan tersebut menggunakan sejumlah pertimbangan, mulai dari jumlah neptu hari dan pasaran hingga hari yang dianggap naas atau terlarang.

Hari Genap Disebut Lebih Baik

Bataji menjelaskan, salah satu pertimbangan dalam menentukan hari baik membeli kendaraan adalah memilih hari dengan jumlah neptu genap. Perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan nilai hari dan pasaran dalam kalender Jawa.

Sebagai contoh, ia menyebut Minggu Legi. Dalam perhitungan yang disampaikan, Minggu memiliki nilai lima dan Legi juga bernilai lima. Jika dijumlahkan, hasilnya 10 atau angka genap.

Baca Juga: Hari Baik Membeli Motor Menurut Primbon Jawa, Sesuaikan dengan Tujuan Penggunaannya

Menurut Bataji, pemilihan hari dengan jumlah genap tersebut merupakan bagian dari pengalaman dan tukar kawruh dalam adat Jawa. Tujuannya, antara lain, agar kendaraan yang dibeli diharapkan lebih awet serta memberikan keselamatan bagi pemilik maupun orang yang mengendarainya.

Namun, perhitungan tersebut bukan sebuah keharusan. Bataji menegaskan bahwa dirinya hanya membagikan pengalaman yang berkaitan dengan tradisi perhitungan Jawa. Keputusan mengenai kapan membeli kendaraan tetap dikembalikan kepada masing-masing orang.

Jumat hingga Hari Naas Disebut Perlu Dihindari

Selain menyarankan memilih hari dengan jumlah neptu genap, Bataji juga menyebut beberapa waktu yang menurut perhitungan yang ia gunakan sebaiknya dihindari ketika membeli kendaraan bermesin.

Baca Juga: Hari Baik Membeli Motor Menurut Primbon Jawa, Begini Cara Menghitungnya

Salah satunya adalah Jumat. Dalam penjelasannya, Jumat disebut sebagai hari yang kurang baik karena kendaraan yang dibeli pada waktu tersebut dipercaya lebih mudah mengalami kerusakan. Kerusakan yang dimaksud bisa berkaitan dengan mesin maupun bagian kendaraan lainnya.

Selain Jumat, terdapat pula hari naas yang perlu diperhatikan. Bataji menjelaskan bahwa hari naas berkaitan dengan hari meninggalnya orang tua atau mertua. Dalam tradisi yang ia sampaikan, hari tersebut masuk dalam kategori hari yang sebaiknya tidak dipilih untuk membeli kendaraan.

Ada pula istilah hari sangar atau sangaran yang disebut dalam perhitungan tersebut. Salah satunya berkaitan dengan tanggal 1 Suro atau 1 Muharam dalam kalender Jawa. Hari tertentu dalam kategori sangaran juga dianggap perlu dihindari.

Baca Juga: Hari Baik Membeli Motor Menurut Primbon Jawa, Ada Hitungan untuk Kendaraan Pribadi hingga Cari Rezek

Dengan demikian, pemilihan waktu untuk membeli kendaraan dalam tradisi tersebut tidak hanya melihat angka genap atau ganjil. Pembeli juga perlu memperhatikan apakah tanggal yang dipilih masuk dalam kategori hari naas, hari sangar, maupun hari yang dianggap terlarang.

Tradisi Perhitungan Jawa untuk Membeli Kendaraan

Bataji menyampaikan bahwa perhitungan hari tersebut merupakan bagian dari pengalaman yang ditujukan kepada masyarakat yang masih menggunakan perhitungan Jawa. Ia tidak memaksakan cara tersebut kepada siapa pun.

Menurutnya, masyarakat yang ingin mengetahui apakah sebuah tanggal termasuk hari genap, ganjil, hari naas, atau hari sangar dapat menanyakan perhitungannya melalui kolom komentar.

Baca Juga: Hari Baik Beli Mobil Menurut Primbon Jawa, Kenali Hitungan Neptu Sebelum Membeli

Pada akhirnya, pemilihan hari baik membeli kendaraan merupakan bagian dari kepercayaan dan tradisi yang masih digunakan sebagian masyarakat Jawa. Sementara itu, keputusan pembelian kendaraan tetap dapat disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi kendaraan, anggaran, serta pertimbangan masing-masing calon pembeli.

Editor : 'Isyna Mufida Ma Radhita
Neptu Jawa Hari Sangar Adat Jawa Hari Baik Membeli Kendaraan Hari naas