Feda Ega Menang di Jepang Setelah Hampir Crash, Munyos dan Hakim Danish di Podium

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:05 WIB
Feda Ega menang di Jepang setelah hampir crash. Ia finis P1, disusul Munyos P2 dan Hakim Danish P3. (Pinterest)
Feda Ega menang di Jepang setelah hampir crash. Ia finis P1, disusul Munyos P2 dan Hakim Danish P3. (Pinterest)

JEPANG - Feda Ega Pratama berhasil meraih kemenangan dalam balapan Moto3 di Jepang setelah melewati persaingan ketat hingga lap terakhir. Pembalap Indonesia tersebut finis di posisi pertama setelah sempat mengalami momen menegangkan ketika motornya hampir kehilangan kendali. Feda mampu menyelamatkan situasi, kembali menjaga ritme, dan mempertahankan P1 sampai garis finis.

Sejak awal balapan, Feda sudah menghadapi tekanan dari para rival. Munyos menjadi salah satu pembalap yang terus memberikan tekanan, sementara Hakim Danish juga berada dalam persaingan posisi terdepan. Jarak yang rapat membuat perubahan posisi bisa terjadi hanya karena satu kesalahan.

Pada akhir balapan, Feda Ega berhasil mengamankan posisi pertama. Munyos finis di posisi kedua dan Hakim Danish menempati posisi ketiga. Ketiganya kemudian mengisi podium dalam balapan di Jepang tersebut.

Baca Juga: Feda Ega P1 di Jepang, Sempat Hampir Crash Sebelum Kunci Kemenangan

Persaingan Ketat Sejak Lap Awal

Balapan berlangsung dengan tempo tinggi sejak dimulai. Para pembalap langsung berusaha mendapatkan posisi terbaik dan tidak ingin kehilangan momentum.

Feda berusaha menjaga ritme sambil membaca pergerakan para pembalap di belakangnya. Munyos terus mengawasi posisi Feda dan memberikan tekanan. Hakim Danish juga tidak keluar dari persaingan.

Kondisi tersebut membuat setiap tikungan menjadi penting. Pengereman harus dilakukan dengan presisi, sementara akselerasi ketika keluar tikungan menjadi kesempatan untuk mempertahankan atau merebut posisi.

Feda tidak hanya berusaha bertahan. Ia juga mulai mencari kesempatan untuk menjaga posisi terdepan. Namun, tekanan dari Munyos dan Hakim Danish membuat pembalap Indonesia tersebut harus tetap fokus sepanjang balapan.

Situasi semakin sulit ketika Feda memasuki salah satu bagian lintasan dan hampir kehilangan kendali atas motornya.

Sempat Hampir Crash

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling menegangkan dalam balapan. Motor Feda terlihat berada dalam kondisi yang tidak stabil dan untuk sesaat posisinya berada dalam situasi berbahaya.

Jika gagal mengendalikan motor, Feda berpotensi kehilangan posisi, bahkan tidak dapat melanjutkan balapan. Namun, ia mampu bereaksi dengan cepat dan menstabilkan kembali motornya.

Feda tetap berada di atas motor dan melanjutkan balapan. Setelah melewati situasi tersebut, ia kembali membangun ritmenya.

Munyos masih memberikan tekanan dari belakang. Hakim Danish juga tetap berada dalam perebutan podium. Feda kemudian kembali fokus dan berusaha tidak memberikan celah kepada kedua rivalnya.

Momen hampir crash itu akhirnya tidak menghentikan perjuangan Feda. Justru setelahnya, ia kembali mempertahankan posisi terdepan hingga memasuki bagian akhir balapan.

Baca Juga: 17 Kades Petahana Kembali Bertarung di Pilkades Serentak Blitar 2026

Feda Bertahan hingga Garis Finis

Memasuki lap-lap terakhir, tekanan semakin besar. Feda mengetahui bahwa kemenangan belum sepenuhnya aman karena Munyos masih berada di belakangnya.

Setiap tikungan harus dilewati dengan hati-hati. Feda tidak boleh kehilangan konsentrasi karena kesalahan kecil dapat membuat jarak dengan rival kembali mengecil.

Pada lap terakhir, Feda tetap berada di posisi pertama. Munyos masih mengejar, sedangkan Hakim Danish mempertahankan posisi ketiga.

Feda kemudian melewati tikungan-tikungan terakhir tanpa kehilangan posisi. Ketika garis finis semakin dekat, ia tetap menjaga motornya berada di jalur yang tepat dan terus melaju hingga bendera finis dikibarkan.

Feda Ega Pratama akhirnya finis P1.

Hasil tersebut menempatkan Feda di posisi teratas podium Jepang. Munyos menyelesaikan balapan di posisi kedua, sementara Hakim Danish berada di posisi ketiga.

Kemenangan ini menjadi semakin menarik karena Feda harus melewati situasi sulit sebelum memastikan P1. Ia sempat hampir kehilangan kendali, tetapi mampu menyelamatkan motor dan kembali melanjutkan pertarungan.

Balapan tersebut juga memperlihatkan ketatnya persaingan hingga lap terakhir. Tidak ada pembalap yang bisa merasa aman sebelum benar-benar melewati garis finis.

Bagi Feda, hasil di Jepang ini menjadi momen penting dalam perjalanan balapnya. Ia mampu mempertahankan posisi terdepan meski mendapat tekanan dari Munyos dan Hakim Danish.

Persaingan berikutnya tentu masih akan menjadi tantangan. Namun, dalam balapan kali ini, Feda Ega berhasil mengakhiri pertarungan sebagai pemenang dengan P1, disusul Munyos di P2 dan Hakim Danish di P3.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : News Timnas
Hakim Danish Moto3 Jepang Munyos Feda Ega menang Feda Ega Pratama