JAKARTA - 5 jenis anggrek paling populer di Indonesia menjadi pilihan menarik bagi pencinta tanaman hias, mulai dari anggrek vanda yang memiliki beragam bentuk hingga anggrek hitam Papua yang bernilai fantastis. Selain keindahan bunganya, setiap jenis anggrek mempunyai karakteristik, kebutuhan perawatan, dan kisaran harga berbeda. Hal tersebut membuat anggrek diminati sebagai tanaman koleksi sekaligus peluang usaha bagi penggemar tanaman hias.
Anggrek atau orchid merupakan tanaman berbunga yang memiliki daya tarik tersendiri. Proses perawatannya membutuhkan ketelatenan dan kesabaran, terutama ketika menunggu bakal bunga tumbuh hingga mekar sempurna. Di Indonesia, anggrek telah lama dibudidayakan dan menjadi salah satu tanaman hias yang digemari masyarakat.
Ada berbagai jenis anggrek yang bisa ditemukan di pasaran. Namun, lima varietas berikut dikenal memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi warna, bentuk bunga, kemudahan perawatan, maupun nilai jualnya.
1. Anggrek Vanda, Favorit Kolektor Tanaman Hias
Anggrek vanda menjadi salah satu jenis yang banyak diminati para kolektor. Nama Vanda berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti indah. Anggrek ini pertama kali ditemukan pada 1795 oleh Sir William Jones dan memiliki sekitar 80 spesies dengan karakteristik yang beragam.
Baca Juga: Suzuki Vanguard 160 Muncul dengan Gaya Gahar, Honda ADV Disebut Jadi Lawan
Secara umum, anggrek vanda terbagi menjadi tiga kelompok, yakni vanda berdaun lebar, vanda berdaun pensil, serta hasil persilangan keduanya. Variasi bentuk dan warna bunganya menjadi daya tarik utama tanaman tersebut.
Anggrek vanda dapat berbunga dua hingga tiga kali dalam setahun. Berdasarkan informasi dalam video, harganya berkisar Rp30.000 untuk bibit hingga Rp200.000 untuk tanaman dewasa. Bagi pemula, membeli tanaman dewasa bisa menjadi pilihan karena lebih mudah menikmati bunganya tanpa harus menunggu terlalu lama.
2. Anggrek Hitam Papua, Harganya Bisa Mencapai Rp100 Juta
Anggrek hitam termasuk jenis yang menarik perhatian karena warna bunganya yang khas. Tanaman ini ditemukan di Papua dan Kalimantan, dengan perbedaan tampilan yang cukup mencolok.
Baca Juga: Suzuki Vanguard 160 Disebut Jadi Penantang Honda ADV, Desain Adventure Jadi Sorotan
Anggrek hitam Papua memiliki warna hitam kecokelatan atau keunguan pada bagian kelopak bunganya. Sementara itu, anggrek hitam Kalimantan memiliki bagian lidah bunga berwarna hitam, sedangkan kelopaknya didominasi warna hijau.
Perbedaan tersebut membuat anggrek hitam Papua lebih banyak diminati oleh sebagian kolektor. Selain tampilannya yang unik, bunga anggrek ini juga memiliki aroma harum yang khas.
Dalam video tersebut, harga anggrek hitam Papua disebut bisa mencapai Rp5 juta, bahkan ada yang ditawarkan hingga Rp100 juta. Adapun anggrek hitam Kalimantan memiliki harga lebih terjangkau, yakni sekitar Rp90.000 hingga Rp200.000. Bunganya biasanya mekar pada periode Maret hingga Juni.
3. Anggrek Oncidium, Cocok untuk Halaman Rumah yang Teduh
Anggrek oncidium bisa menjadi pilihan bagi pencinta tanaman hias yang menginginkan tanaman relatif mudah dirawat. Jenis ini dikenal rajin bertunas sehingga lebih mudah diperbanyak.
Meski berasal dari luar negeri, sejumlah varietas hibrida oncidium telah tersedia di Indonesia dan cocok ditanam di wilayah bercuaca panas. Tanaman ini tidak membutuhkan paparan sinar matahari sebanyak anggrek vanda.
Lokasi di bawah naungan pohon atau teras rumah yang teduh dapat menjadi pilihan penempatan. Akarnya juga memungkinkan tanaman tumbuh pada berbagai media, seperti kepingan kayu, pakis, dan sabut kelapa.
Ciri khas oncidium terletak pada bagian bibir bunga yang menonjol. Harganya relatif bervariasi, mulai Rp20.000 hingga Rp200.000, bergantung pada jenis dan ukuran tanaman.
4. Anggrek Bulan, Puspa Pesona dengan Warna Beragam
Anggrek bulan atau Phalaenopsis merupakan salah satu bunga nasional Indonesia yang dikenal sebagai Puspa Pesona. Keindahannya terlihat dari variasi warna bunga, mulai dari putih, kuning lembut, merah keunguan, hingga kombinasi ungu dan oranye bergaris.
Anggrek bulan menyukai kondisi dengan paparan sinar matahari terbatas. Bunganya memiliki aroma lembut dan dapat bertahan mekar cukup lama. Diameter bunganya bahkan bisa mencapai lebih dari 10 sentimeter.
Tanaman ini juga dikenal dapat berbunga dalam berbagai periode sepanjang tahun, terutama ketika kondisi pertumbuhannya mendukung. Di pasaran, anggrek bulan ditawarkan dengan harga sekitar Rp100.000 hingga Rp200.000, tergantung keunikan dan keindahan bunganya.
5. Anggrek Cattleya, Dijuluki Ratu Anggrek
Cattleya dikenal dengan sebutan The Queen of Orchids atau ratu anggrek karena ukuran bunganya yang relatif besar dan mencolok. Lebar bunga cattleya dapat mencapai sekitar 5 hingga 15 sentimeter.
Tanaman ini membutuhkan pencahayaan sekitar 20–30 persen. Cattleya juga masih toleran terhadap sinar matahari langsung pada pagi hari hingga sekitar pukul 09.00, sesuai penjelasan dalam video.
Untuk harga, bibit siap tanam cattleya disebut berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000. Sementara itu, tanaman dewasa dapat mencapai Rp200.000, dengan jumlah bunga dan karakteristik tanaman turut memengaruhi nilai jualnya.
Kelima jenis anggrek tersebut menawarkan pilihan bagi pencinta tanaman hias dengan kebutuhan dan anggaran berbeda. Sebelum membeli, calon kolektor sebaiknya mempertimbangkan kondisi lingkungan, kebutuhan cahaya, serta tingkat perawatan agar tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan bunga yang indah.
Editor : Maylanni Diana Fitri