JAKARTA - Bonsai termahal di dunia bukan sekadar tanaman hias berukuran mini. Nilainya dapat melonjak karena usia, bentuk batang, karakter akar, keindahan tajuk, hingga tingkat kesulitan dalam proses pembentukan dan perawatannya. Sejumlah jenis bonsai bahkan memiliki usia ratusan tahun dan pernah mendapat tawaran dengan nilai fantastis. Mulai dari bonsai kelapa, serut, cemara udang, hingga pinus silvervise memiliki daya tarik yang membuatnya bernilai tinggi di kalangan pecinta tanaman.
Bonsai merupakan tanaman yang sengaja dirawat dan dibentuk agar tetap berukuran kecil, tetapi mempunyai karakter menyerupai pohon tua di alam. Proses tersebut membutuhkan ketelitian dan waktu panjang. Karena itu, semakin matang bentuk dan usia tanaman, nilai sebuah bonsai bisa semakin tinggi.
Bonsai Kelapa Berusia 800 Tahun
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah bonsai kelapa. Tanaman kelapa yang secara alami dapat tumbuh tinggi ternyata bisa dibentuk menjadi bonsai dengan ukuran yang jauh lebih kecil.
Baca Juga: Suzuki Vanguard 160 Muncul dengan Gaya Gahar, Honda ADV Disebut Jadi Lawan
Namun, tidak semua pohon kelapa dapat dijadikan bonsai. Teknik pembentukan harus dilakukan secara tepat agar tanaman tetap sehat sekaligus mempunyai tampilan yang menarik.
Dalam transkrip video disebutkan terdapat bonsai kelapa di Jepang yang diperkirakan berusia hingga 800 tahun. Bonsai tersebut dikaitkan dengan koleksi Kobayashi dan pernah ditawar perdana menteri Jepang hingga empat kali dengan nilai USD90 ribu.
Angka tersebut menunjukkan bagaimana usia dan nilai seni dapat membuat tanaman memiliki harga yang jauh berbeda dibandingkan tanaman hias biasa.
Bonsai Serut Bisa Tembus Puluhan Juta
Bonsai serut juga termasuk jenis yang memiliki nilai tinggi. Tanaman ini dikenal dengan batang berwarna putih, tekstur keras, serta daun kecil berwarna hijau.
Baca Juga: Samsung Galaxy A07s Bawa Android 16 dan Update 6 Tahun, Harga Rp2 Jutaan
Karakter tersebut membuat bonsai serut terlihat rindang sekaligus memiliki kesan pohon tua. Harga yang disebutkan dalam video berada di kisaran Rp2 juta hingga Rp6 juta untuk satu tanaman.
Namun, nilainya bisa meningkat hingga puluhan juta rupiah. Salah satu faktor yang memengaruhi harga adalah usia. Bonsai serut yang mampu bertahan hingga ratusan tahun memiliki nilai lebih tinggi karena proses pembentukannya membutuhkan waktu sangat panjang.
Beringin Kimeng Punya Karakter Kuat
Beringin merupakan tanaman yang sangat mudah dijumpai di Indonesia. Pohon ini dikenal memiliki ukuran besar, batang kokoh, dan tajuk yang rindang.
Ketika dijadikan bonsai, karakter tersebut berubah menjadi bentuk mini yang justru memiliki daya tarik tersendiri. Bonsai beringin kimeng memiliki daun hijau mengilap dan karakter akar yang menjadi salah satu ciri khasnya.
Perubahan bentuk dari pohon besar menjadi tanaman mini membuat bonsai beringin terlihat unik. Karakter batang dan akar yang kuat juga menjadi alasan tanaman ini banyak diminati penghobi bonsai.
Cemara Udang hingga Azalea
Jenis lain yang memiliki nilai tinggi adalah cemara udang. Bonsai ini dikenal relatif tahan terhadap hama, kekeringan, dan penyakit. Batangnya memiliki alur yang menarik, sedangkan daun kecil dan bonggol berlekuk memberikan kesan eksotis.
Ada pula azalea yang berasal dari tanaman perdu Jepang dan China. Tanaman tersebut umumnya tumbuh di daerah tinggi dan lembap. Setelah dibentuk menjadi bonsai, azalea dapat menghasilkan bunga berwarna merah hingga ungu sehingga tampilannya semakin menarik.
Sementara itu, bougenville juga dapat dijadikan bonsai. Bunga berwarna pink hingga ungu membuat tanaman tersebut cocok dijadikan penghias rumah. Usianya yang dapat mencapai puluhan tahun juga menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan nilai bonsai.
Bukan Sekadar Tanaman Hias
Daftar bonsai termahal di dunia menunjukkan bahwa harga tanaman tidak hanya ditentukan oleh jenisnya. Usia, bentuk, kelangkaan, proses perawatan, dan nilai artistik menjadi faktor penting.
Pinus silvervise menjadi contoh lainnya. Bonsai milik Stefano Frisoni tersebut dikenal karena bentuk tajuknya yang menyerupai awan. Perawatan dan pembentukan yang dilakukan dalam waktu panjang membuat tampilannya memiliki nilai seni tersendiri.
Bagi penghobi, bonsai akhirnya bukan sekadar tanaman untuk mempercantik halaman. Setiap lekukan batang dan bentuk tajuk merupakan hasil proses panjang yang membutuhkan kesabaran. Tak heran jika bonsai tertentu dapat memiliki nilai hingga puluhan ribu dolar.
Editor : Maylanni Diana Fitri