Kuliner Blok M, dari Dim Sum hingga Jajanan Kaki Lima yang Bikin Penasaran

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 19:20 WIB
Kuliner Blok M menyajikan dim sum, nasi cumi, cilok hingga jajanan kaki lima yang wajib dicoba.(gemini AI)
Kuliner Blok M menyajikan dim sum, nasi cumi, cilok hingga jajanan kaki lima yang wajib dicoba.(gemini AI)

JAKARTA - Kuliner Blok M kembali menjadi tujuan untuk berburu makanan sekaligus mengobrol santai. Dalam perjalanan tersebut, sejumlah kreator konten mencicipi dim sum, nasi cumi, nasi Tegal, nasi pedas Bali, cilok, tahu gejrot, telur gulung, ceker ayam, hingga onde-onde telur asin. Momen makan juga diisi cerita tentang kehidupan pertemanan dan pengalaman mengenalkan makanan Indonesia kepada orang asing.

Perjalanan dilakukan bersama Luna dan Marina, dua mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri. Keduanya kuliah di Vancouver, Kanada, sehingga kesempatan menikmati makanan Indonesia di Jakarta menjadi pengalaman yang cukup berbeda.

Antre Dim Sum hingga Nasi Cumi

Perjalanan kuliner dimulai dengan mengunjungi restoran dim sum yang disebut sedang ramai. Antrean terlihat cukup panjang dengan puluhan orang masih berada dalam daftar tunggu.

Baca Juga: Makanan Khas Daerah Indonesia dari Aceh hingga Papua, Ini Daftar 38 Provinsi

Daripada hanya menunggu, rombongan memilih membawa makanan untuk kemudian disantap sambil melanjutkan perjalanan. Beberapa menu yang dibawa antara lain ceker ayam dan dim sum dengan isian udang.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju tempat lain yang juga disebut sedang viral. Namun, tempat tersebut sedang tutup karena waktu istirahat sehingga rombongan mencari alternatif.

Mereka akhirnya tiba di Uma Oma. Tempat ini memiliki suasana seperti rumah dan menyajikan berbagai makanan Indonesia. Konsepnya juga membuat pengunjung merasa seperti sedang menikmati masakan rumahan.

Salah satu menu yang dipesan adalah nasi cumi. Selain itu, ada nasi Tegal dan nasi pedas Bali. Menu tersebut disantap bersama sambal yang berbeda.

Nasi Tegal Bikin Penasaran

Di sela makan, muncul pembahasan mengenai istilah warteg. Salah satu anggota rombongan baru mengetahui bahwa warteg merupakan singkatan dari warung Tegal.

Nasi Tegal yang dipesan kemudian menjadi salah satu menu yang dicoba. Suasana tempat makan yang dibuat menyerupai rumah semakin mendukung kesan makanan rumahan.

Selain menikmati makanan, percakapan juga membahas perjalanan pendidikan Luna dan Marina di Kanada, termasuk alasan memilih Vancouver serta pengalaman mereka berinteraksi dengan komunitas internasional.

Jajanan Kaki Lima Tak Kalah Menarik

Setelah makan di tempat tersebut, perjalanan berlanjut dengan berburu street food. Cilok menjadi salah satu jajanan yang dicoba.

Dalam obrolan, mereka membahas asal-usul istilah cilok yang dikaitkan dengan aci dicolok. Pembahasan kemudian melebar ke cireng dan cimol yang sama-sama menggunakan bahan dasar aci.

Tahu gejrot juga ikut dicicipi. Saus kacang, bawang, dan rasa asam dari kuah tahu gejrot menjadi bagian yang mendapat perhatian saat mereka mencoba menjelaskan rasa makanan tersebut dalam bahasa Inggris.

Jajanan lainnya adalah telur gulung. Rasa gurih menjadi salah satu hal yang dibicarakan ketika makanan tersebut dicicipi.

Ceker hingga Onde-Onde Telur Asin

Ceker ayam juga masuk dalam daftar makanan yang dicoba. Bagi salah satu anggota rombongan, ini merupakan pengalaman pertama menyantap ceker.

Cara memakannya pun menjadi momen tersendiri karena tulang dan bagian yang harus dimakan membuatnya perlu menyesuaikan diri.

Selain itu, ada dim sum dengan isian udang yang mendapat respons positif karena ukuran udangnya cukup besar. Rombongan juga mencicipi onde-onde telur asin. Teksturnya dinilai tetap terasa meski makanan tersebut sudah dibungkus sekitar satu jam sebelumnya.

Perjalanan kuliner Blok M tersebut tidak hanya memperlihatkan beragam makanan. Obrolan juga menyoroti upaya mengenalkan kuliner Indonesia kepada teman-teman dari negara lain. Makanan seperti nasi Padang, lele goreng, dan gado-gado disebut mendapat respons positif ketika diperkenalkan kepada orang asing.

Bagi Luna, membuat konten makanan Indonesia merupakan salah satu cara sederhana untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada audiens global.

Editor : Maylanni Diana Fitri
jajanan kaki lima kuliner Blok M Blok M Jakarta makanan Indonesia street food Jakarta